2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Menjaga Wilayah Maritim Kotabaru Dari Ancaman

- Apahabar.com Jumat, 29 November 2019 - 09:18 WIB

Menjaga Wilayah Maritim Kotabaru Dari Ancaman

Komandan Lanal Kotabaru, Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto, didampingi Komandan KAL Kelambau Kapten Laut (P) Firmanul Firdaus, mengikuti table top exercise diikuti wet drill aksi penanggulangan tumpahan minyak di laut dengan men deploy oil spill boom dan skimmer di perairan Wilker Lanal Balikpapan. Foto-Hafidz for apahabar

apahabar.com, KOTABARU – Kotabaru boleh disebut daerah kaya dengan berbagai sumber daya alam yang dimiliki. Termasuk kekayaan bidang kemaritiman.

Saat Hari Nusantara tahun 2014 silam, Presiden Jokowi pernah menyebutkan masa depan bangsa Indonesia berada di bidang maritim, sehingga pengamanan wilayah maritim harus menjadi prioritas.

Mengantisipasi ragam ancaman untuk wilayah maritim ini, Pemerintah Daerah Kotabaru terus inten menggandeng jajaran Lanal, dan pihak terkait demi keutuhan wilayah maritimnya.

Tidak sampai di situ, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) sebagai satuan yang membawahi wilayah kerja di kawasan maritim Kotabaru – Tanah Bumbu terus berupaya maksimal mewujudkan maritim yang aman dari berbagai ancaman.

Memaksimalkan pengamanannya, Danlanal Kotabaru Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto tidak henti-hentinya mengintruksikan agar para prajuritnya terus meningkatkan sistem pengamanan wilayah maritim sebagai objek vital nasional.

“Pengamanan ekstra untuk wilayah maritim Kotabaru menjadi tugas utama kami. Makanya, setiap saat para prajurit tidak boleh lengah. Tetap menjaga akan keutuhan wilayah laut kita,” ujar Danlanal Guruh.

Hal itu dilakukan, menurut Guruh, karena padatnya aktivitas di wilayah maritim baik yang berkaitan dengan perkapalan, dan alat transpotasi penambangan batu bara di sejumlah titik di Kotabaru.

“Jadi, hal ini juga sejalan dengan pelatihan gabungan yang di gelar oleh SKK Migas. Sekaligus menjadi acuan kita dalam mengantisipasi terjadinya tumpahan minyak yang dapat mencemari maritim kita,” pungkas Guruh.

Baca Juga: Usung Ibu Kota Negara Maritim, Kalsel Usulkan Tanah Bumbu

Baca Juga: Menuju Tanah Bumbu Hebat (1), Maksimalkan Sektor Maritim untuk Kesejahteraan Masyarakat

Reporter: Ahc20
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kalsel Hari Ini Lebih Hangat Dibanding Kemarin
apahabar.com

Kalsel

Polisi Terapkan Disiplin Perbup HSU Saat Haul Syekh Samman Al Madani
apahabar.com

Kalsel

Institut Agama Islam Darussalam Martapura Bidik Status Universitas
apahabar.com

Kalsel

Polisi Selidiki Dugaan Madrasah Dijadikan Sarang Judi dan Miras
apahabar.com

Kalsel

Asyik Indehoi, Pasangan Mesum di Tanah Laut Gelagapan Saat Diamankan
apahabar.com

Kalsel

Pasca Remaja Tenggelam, Kapolres: Waspada Beraktifitas di Sekitar Sungai
apahabar.com

Kalsel

Pohon Beringin Tua Tumbang
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 di Kotabaru Naik Lagi, Kini Sudah 297 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com