Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Meski Lepas Target, Reforma Agraria Batola Paling Aktif

- Apahabar.com Rabu, 20 November 2019 - 20:11 WIB

Meski Lepas Target, Reforma Agraria Batola Paling Aktif

Ribuan bidang tanah sudah berhasil diredistribusi dan disertipikatkan Gugus Tugas Reforma Agraria Barito Kuala. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Hingga sidang terakhir, Selasa (19/11), Panitia Pertimbangan Landreform Gugus Tugas Reforma Agraria Barito Kuala berhasil mensertipikatkan 1.536 bidang tanah.

Dengan demikian, total tanah yang sudah disertipikatkan berdasarkan tiga kali persidangan mencapai 4.053 bidang tanah.

Namun hasil tersebut masih belum mencapai target 5.000 bidang tanah yang dipasang Gugus Tugas Reforma Agraria, atau dengan tingkat keberhasilan 81 persen.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan target gagal dicapai. Salah satu penyebab krusial adalah beberapa lahan pertanian yang diukur, dikuasai warga di luar kawasan. Hal ini berbeda dengan lahan perumahan yang dapat dikuasai siapapun.

“Sesuai ketentuan landreform, lahan pertanian yang akan disertipikatkan tak boleh dikuasai personal dari kabupaten/kecamatan lain, kecuali Pegawai Negeri Sipil,” papar Ahmad Suhaimi, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batola.

“Kami ingin menghindari masalah dikemudian hari, daripada fokus mengejar target penerbitan sertipikat,” tegasnya.

Adapun tanah objek landreform hasil persidangan ketiga berada di Desa Balukung sebanyak 98 bidang, Desa Patih Selera 95 bidang dan Desa Suryakanta 5 bidang.

Kemudian Desa Pantai Hambawang 13 bidang, Desa Tabungan Pemurus 31 bidang, Desa Cahaya Baru 1 bidang dan Desa Tinggiran Darat 1.293 bidang.

“Semestinya jumlah sertipikat untuk Tinggiran Darat jauh lebih banyak. Namun dari 1.500 bidang pengukuran, cuma 1.293 bidang yang benar-benar dikuasai warga kecamatan setempat,” papar Suhaimi.

Meski gagal mencapai target, Batola diklaim sebagai kabupaten di Indonesia yang aktif mengerjakan redistribusi tanah dalam reforma agraria yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo.

Sebagai bentuk penghargaan, penyerahan ribuan sertipikat tanah di Tinggiran Baru direncanakan dilakukan Menteri Agraria dan Tata Ruang di awal Desember 2019.

“Selanjutnya mulai 2020, kami sudah mencanangkan penyertipikatan tanah plasma, tanah transmigrasi dan pelepasan tanah kawasan hutan,” tandas Suhaimi.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Puja Mandela

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Batola

SAKIP Batola 2018, Distan TPH Pecah Rekor
apahabar.com

Batola

Dari 611 Kasus Covid-19 di Batola, Tersisa 49 Pasien Positif
apahabar.com

Pemkab Batola

Demi Kesatuan Bangsa, Masyarakat Batola Nyatakan Sikap
apahabar.com

Pemkab Batola

Dimulai Hari Ini, Berikut Alokasi CPNS di Barito Kuala
apahabar.com

Pemkab Batola

Puluhan Warga Batola Sudah Dijamah Bedah Rumah
apahabar.com

Pemkab Batola

Resmi, Batola Laksanakan PSBB Jilid Kedua
apahabar.com

Pemkab Batola

Sekali Klik Silada Jamutaru, Seisi PUPR Batola Terbuka
apahabar.com

Pemkab Batola

Menjelang SKD CPNS, Ini Pesan Bapegdiklat Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com