Baru Bebas, Napi di Banjarmasin Tusuk Kekasih Eks Istri Ada Ancaman Baru, Banjarmasin Coret 2 Kluster Penyebar Covid-19 Pasien Covid-19 Kabur, RSDI Banjarbaru Gembok Pintu Lagi, Kluster Gowa Tambah Pasien Covid-19 Kotabaru Waspada, Warga Banjarmasin Diancam Kluster Baru Covid-19




Home ACT

Kamis, 7 November 2019 - 16:46 WIB

Peduli Santri, ACT Kalsel Distribusikan Satu Ton Beras

nazmudin - Apahabar.com

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan distribusikan satu ton beras untuk santri-santri Pondok Pesantren Nurul Hidayah di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (07/11). Foto – ACT Kalsel for apahabar.com

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan distribusikan satu ton beras untuk santri-santri Pondok Pesantren Nurul Hidayah di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (07/11). Foto – ACT Kalsel for apahabar.com

apahabar.com, MARTAPURA – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan distribusikan satu ton beras untuk santri-santri Pondok Pesantren Nurul Hidayah di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (07/11).

Aksi tersebut merupakan implementasi dari program Beras Untuk Santri (BERISI) dimana sasaran program ini adalah pesantren-pesantren yang berada di pedalaman atau di pelosok yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur maupun kebutuhan pangan.

“Ponpes Nurul Hidayah berada jauh dari pusat kota dengan kondisi bangunan yang sudah cukup tua, maka program ini sangat layak untuk disalurkan ke sana,” ungkap Zainal Arifin selaku Kepala Cabang ACT Kalimantan Selatan.

Zainal menyebut, di Indonesia khususnya di Kalimantan Selatan ada 215 pondok pesantren yang berdiri dan masih banyak yang dalam kondisi prasejahtera. “Program ini diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan pangan santri serta turut membantu perjuangan para santri dalam menuntut ilmu dan meluaskan dakwah mereka,” ujarnya.

Baca juga :  Aksi Pemulihan Dampak Asap ACT Disambut Bahagia Warga Banjarbaru

Kepala Yayasan Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Yusdi Sofiani, menyampaikan terima kasih atas bantuan BERISI dari ACT. “Alhamdulillah bantuan ini akan kami gunakan buat keperluan santri yang ada disini,” ucapnya.

“Semoga program BERISI ini lancar dan bisa menyapa lebih banyak pondok pesantren di Indonesia khususnya yang ada di Kalimantan Selatan ini,” imbuhnya.

Yusdi mengatakan rata-rata yang masuk dan belajar di Ponpes Nurul Hidayah ialah santri dari kalangan menengah ke bawah. “Selain itu, banyak dari mereka tidak lagi mempunyai orang tua (meninggal dunia), namun di sini kami ajarkan mereka untuk saling berbagi satu sama lain,” jelasnya.

Baca juga :  Humanity Food Van Sapa TPA Basirih Banjarmasin

Ponpes Nurul Hidayah mempunyai jumlah santri laki-laki dan perempuan sebanyak 844 orang dan tidak semua dari mereka bisa mondok karena kapasitas bangunan sudah penuh. “Total santri yang mondok sebanyak 210 santri, 60 santri perempuan dan 150 santri putra,” tutupnya.

apahabar.com

Dua santri penerima Beras Untuk Santri (BERISI) yang disalurkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan. Foto – ACT Kalsel for apahabar.com 

Baca Juga: Malnutrisi Masih Membelenggu Anak-anak Gaza

Baca Juga: ACT Santuni Keluarga Almarhum Alfin Lestaluhu

Sumber: ACT Kalsel
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

ACT

ACT Pasok Bantuan Korban Terdampak Banjir Tanah Bumbu
apahabar.com

ACT

Pascabanjir, ACT-MRI Cek Kesehatan Warga Tanah Bumbu
apahabar.com

ACT

Sambangi Korban Kebakaran Banjarmasin, ACT Distribusikan Logistik
apahabar.com

ACT

Bersama ACT, Havaianas Ajak Donasikan Sandal Layak Pakai
apahabar.com

ACT

DMII dan ACT Gelar Disaster Outlook 2019
apahabar.com

ACT

Kapal Ramadan Hadirkan Tawa di Muara Sungai Kelayan
apahabar.com

ACT

ACT bersama 5 NGO Internasional Raih Penghargaan dari Pemerintah Sigi
apahabar.com

ACT

Lanjutkan Sinergi, MRI-ACT Bagi 190 Paket Pangan