Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah

Pelamar Formasi CPNS Disabilitas di Batola Masih Kosong

- Apahabar.com Selasa, 19 November 2019 - 17:25 WIB

Pelamar Formasi CPNS Disabilitas di Batola Masih Kosong

Salah seorang pelamar CPNS 2019 menyerahkan berkas pendaftaran ke Bapegdiklat Barito Kuala, Selasa (19/11). Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Disediakan 3 formasi, belum seorang pun disabilitas yang memasukkan berkas maupun mendaftarkan diri dalam CPNS Barito Kuala.

Dari 175 formasi, Batola membutuhkan 1 pelamar disabilitas untuk mengisi pelaksana asisten apoteker dengan kualifikasi pendidikan D III farmasi.

Kemudian 1 analis perencanaan, evaluasi dan pelaporan dengan kualifikasi pendidikan S1 akutansi dan S1 ekonomi manajemen.

Formasi terakhir adalah 1 ahli pertama analis kepegawaian dengan kualifikasi pendidikan S1 administrasi publik, S1 pemerintahan dan S1 administrasi negara.

Namun sejak pendaftaran dibuka 11 November hingga sepekan pengembalian berkas pendaftaran, Selasa (19/11), belum seorang pun yang mengisi formasi tersebut.

Demikian pula data pelamar yang dipantau melalui dashboard Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSACN).

“Berdasarkan berkas yang dikembalikan maupun data dari SSCASN, belum seorang pun pelamar untuk formasi disabilitas,” papar H Aspur, Kabid Diklat dan Formasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (Bapegdiklat) Batola.

“Namun demikian, masih tersisa sepekan masa pendaftaran sehingga formasi tersebut masih berpeluang terisi,” imbuhnya.

Seandainya sampai batas akhir tidak diperoleh seorang pun pelamar, 3 slot tersebut diberikan kepada formasi umum berdasarkan passing grade.

“Situasi tersebut terjadi dalam penerimaan CPNS terakhir. Akhirnya kami terpaksa memberikan formasi disabilitas kepada pelamar umum,” jelas Aspur.

Sebaliknya 1 dari 2 formasi khusus lulusan terbaik atau cumlaude, sudah diisi seorang pelamar ahli perama analis anggaran dengan kualifikasi pendidikan S1 akutansi.

Sedangkan formasi ahli pertama perencana yang mencari kualifikasi pendidikan S1 teknik informatika dan S1 teknik sipil, belum memiliki peminat.

“Andai jumlah tersebut tidak berubah, bukan berarti pelamar langsung lulus. Penentu kelulusan tetap passing grade,” tegas Aspur.

Sementara total pelamar yang sudah menyerahkan berkas pendaftaran ke Bapegdiklat Batola berjumlah sekitar 150 orang. Rinciannya 57 tenaga guru, 60 tenaga teknis dan 33 tenaga kesehatan.

“Sedangkan pelamar yang sudah mengisi formulir berjumlah sekitar 1.185
, dengan 691 di antaranya tinggal menyerahkan berkas,” beber Aspur.

“Adapun batas waktu penerimaan berkas lamaran mulai 11 November sampai 27 November 2019 sesuai jam kerja. Tetapi pendaftaran SSCASN sudah ditutup 26 November pukul 00.00 Wita,” tandasnya.

Baca Juga: Sepekan CPNS Banjarmasin, Formasi Ini Kurang Peminat

Baca Juga: Ribuan Pendaftar CPNS Kalsel Dalam Sepekan, BKD: Dominan Guru

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Promosikan Wisata Lokal, PDIP Banjar Kibarkan Merah Putih di Puncak Bukit Batas
apahabar.com

Kalsel

BMKG Prakirakan Kalsel Siang Hari Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Akhir 2020, Jembatan Mandastana di Batola Berpotensi Dibangun Lagi
apahabar.com

Kalsel

Rutin Sambangi Warga, Polsek Karang Bintang Ingatkan Penerapan Prokes
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Burung ‘Serang’ Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan
apahabar.com

Kalsel

Ditinggal Warga ke Haul Guru Sekumpul, Banjarmasin Mendadak Lengang
apahabar.com

Kalsel

Respon Polda Kalsel Lelucon Bom Pesawat di Syamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

Curah Hujan Tinggi, Pengendara di Kotabaru Diminta Ekstra Waspada
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com