Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan

Pelamar Formasi CPNS Disabilitas di Batola Masih Kosong

- Apahabar.com     Selasa, 19 November 2019 - 17:25 WITA

Pelamar Formasi CPNS Disabilitas di Batola Masih Kosong

Salah seorang pelamar CPNS 2019 menyerahkan berkas pendaftaran ke Bapegdiklat Barito Kuala, Selasa (19/11). Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Disediakan 3 formasi, belum seorang pun disabilitas yang memasukkan berkas maupun mendaftarkan diri dalam CPNS Barito Kuala.

Dari 175 formasi, Batola membutuhkan 1 pelamar disabilitas untuk mengisi pelaksana asisten apoteker dengan kualifikasi pendidikan D III farmasi.

Kemudian 1 analis perencanaan, evaluasi dan pelaporan dengan kualifikasi pendidikan S1 akutansi dan S1 ekonomi manajemen.

Formasi terakhir adalah 1 ahli pertama analis kepegawaian dengan kualifikasi pendidikan S1 administrasi publik, S1 pemerintahan dan S1 administrasi negara.

Namun sejak pendaftaran dibuka 11 November hingga sepekan pengembalian berkas pendaftaran, Selasa (19/11), belum seorang pun yang mengisi formasi tersebut.

Demikian pula data pelamar yang dipantau melalui dashboard Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSACN).

“Berdasarkan berkas yang dikembalikan maupun data dari SSCASN, belum seorang pun pelamar untuk formasi disabilitas,” papar H Aspur, Kabid Diklat dan Formasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (Bapegdiklat) Batola.

“Namun demikian, masih tersisa sepekan masa pendaftaran sehingga formasi tersebut masih berpeluang terisi,” imbuhnya.

Seandainya sampai batas akhir tidak diperoleh seorang pun pelamar, 3 slot tersebut diberikan kepada formasi umum berdasarkan passing grade.

“Situasi tersebut terjadi dalam penerimaan CPNS terakhir. Akhirnya kami terpaksa memberikan formasi disabilitas kepada pelamar umum,” jelas Aspur.

Sebaliknya 1 dari 2 formasi khusus lulusan terbaik atau cumlaude, sudah diisi seorang pelamar ahli perama analis anggaran dengan kualifikasi pendidikan S1 akutansi.

Sedangkan formasi ahli pertama perencana yang mencari kualifikasi pendidikan S1 teknik informatika dan S1 teknik sipil, belum memiliki peminat.

“Andai jumlah tersebut tidak berubah, bukan berarti pelamar langsung lulus. Penentu kelulusan tetap passing grade,” tegas Aspur.

Sementara total pelamar yang sudah menyerahkan berkas pendaftaran ke Bapegdiklat Batola berjumlah sekitar 150 orang. Rinciannya 57 tenaga guru, 60 tenaga teknis dan 33 tenaga kesehatan.

“Sedangkan pelamar yang sudah mengisi formulir berjumlah sekitar 1.185
, dengan 691 di antaranya tinggal menyerahkan berkas,” beber Aspur.

“Adapun batas waktu penerimaan berkas lamaran mulai 11 November sampai 27 November 2019 sesuai jam kerja. Tetapi pendaftaran SSCASN sudah ditutup 26 November pukul 00.00 Wita,” tandasnya.

Baca Juga: Sepekan CPNS Banjarmasin, Formasi Ini Kurang Peminat

Baca Juga: Ribuan Pendaftar CPNS Kalsel Dalam Sepekan, BKD: Dominan Guru

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tanam Pohon Ulin

Kalsel

Lepas Jabatan Gubernur Kalsel, Paman Birin Tanam Pohon Ulin
apahabar.com

Kalsel

Mayat Waria di Banjarmasin Selatan, Polisi: Korban Pembunuhan
Kotabaru

Kalsel

Truk Vs Jupiter di Cantung Kotabaru, Remaja Putri Alami Pendarahan
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Batola Menyoroti Pemilih Berkelanjutan
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Jasad di Bawah Jembatan Dewi Ternyata Korban Pembunuhan!
apahabar.com

Kalsel

Ngeri, Truk BBM Terjun ke Sungai di Kandangan
apahabar.com

Kalsel

148 Warga Binaan Rutan Pelaihari Terima Remisi Umum, Satu Dinyatakan Bebas!
Tersetrum

Kalsel

Seorang Relawan Meninggal Tersetrum Saat Cek Rumah Banjir di Martapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com