Adaro-PAMA ‘Cerai’, Bagimana Nasib 4.850 Karyawannya? Tertular dari Istri, Mantan Wagub Kalsel Rudy Resnawan Positif Covid-19 Hari Ini, Giliran Perwira dan Prajurit Lanal Kotabaru Divaksin Covid-19 Sempat Lambat Panas, Dwigol Garuda Muda Gasak Tira Persikabo Terungkap, 8 DPC Demokrat Kalsel Membelot Ikuti KLB Sumut!

Pemegang ‘Kartu Kuning’, Kebal Hukum? Simak Penjelasan Kasat Reskrim Banjarmasin

- Apahabar.com Jumat, 29 November 2019 - 13:34 WIB

Pemegang ‘Kartu Kuning’, Kebal Hukum? Simak Penjelasan Kasat Reskrim Banjarmasin

Ilustrasi pasien di rumah sakit jiwa. Foto- Tribun Kaltim

apahabar.com, BANJARMASIN – Belakangan ini, merebak kembali fenomena pelaku kejahatan dengan modus mantan pasien rumah sakit jiwa.

Beberapa pelaku bahkan berkoar tak bisa dipidana karena memegang kartu sakti, atau kartu berwarna kuning yang dikeluarkan rumah sakit jiwa.

Merespons fenomena tersebut, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi angkat bicara.

Menurut Ade, tak semua pemilik kartu kuning kebal di mata hukum.

Masyarakat harus bisa memahami isi dari Pasal 44 Ayat (1) dan (2) KUHP.

“Tak semua orang yang sakit atau kurang sempurna akalnya tidak dapat dipidana atau hanya dimasukan rumah sakit jiwa jika melanggar,” jelas Ade.

“Kita jangan serta merta percaya jika menemukan pelaku kejahatan yang memiliki kartu kuning,” sambung Ade, kepada apahabar.com Jumat (29/11) pagi

Saat memproses pelaku yang memiliki kartu kuning, kepolisian akan berkoordinasi dengan tempat di mana dia pernah dirawat.

Tujuannya, untuk melihat riwayat penyakit dari pelaku tindak pidana tersebut terlebih dahulu.

Selain itu, kata dia, penyidik akan meminta dokter, untuk memeriksa kejiwaan pelaku.

Apakah penyakit yang disandangnya kumat saat melakukan kejahatan, sehingga bisa ditentukan apakah bisa diproses hukum apa tidak.

Apalagi kartu kuning bukan hanya dipegang oleh jebolan rumah sakit jiwa, melainkan pasien ketergantungan narkoba.

“Jadi kita harus melakukan pendalaman terlebih dulu. Dan sudah ada beberapa kasus seperti itu yang kita tangani dan jalan di pengadilan,” ujar Ade mengakhiri.

apahabar.com

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi. Dok.apahabar.com

Baca Juga: Gangguan Jiwa Berat, Bagaimana Penjagal Bocah SD Limpasu Ditahan?

Baca Juga: Gangguan Jiwa Anak Akibat Gadget, Ibnu Sina: Perlu Pengendalian Orangtua

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kodim 1007/Banjarmasin

Kalsel

Gerak Cepat, Babinsa Kodim 1007/Banjarmasin Suplai Makanan Siap Saji untuk Korban Banjir
mobil dinas

Kalsel

Mobil Dinas Lexus Batal, Waket DPRD Kalsel Bakal Terima Tunjangan Rp 17 Juta
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari ini, Simpan Potensi Hujan
apahabar.com

Kalsel

Jemaah Membludak, Ternyata Masjid Hasanuddin Madjedi Belum Gelar Salat Jumat
apahabar.com

Kalsel

Subhanallah, Sebuah Al Quran Selamat dari Amukan Api di Kampung Arab
apahabar.com

Kalsel

Pria Bersajam Ngamuk di Kotabaru, Ibu Kandung Dipalu hingga Tumbang
apahabar.com

Kalsel

Pakar Ingatkan Masker Jangan Sampai Memberikan Perlindungan Semu
apahabar.com

Kalsel

Cukup Beli Baju, Pejuang Medis Banjarmasin Bakal Terbantu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com