ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Kalsel

Minggu, 24 November 2019 - 08:25 WIB

Pemkot Banjarmasin Respons Keluhan Penyandang Disabilitas

Redaksi - apahabar.com

 Trotoar di Jalan Ahmad Yani, Banjarmasin dianggap belum ramah bagi penyandang disabilitas. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

 Trotoar di Jalan Ahmad Yani, Banjarmasin dianggap belum ramah bagi penyandang disabilitas. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota atau Pemkot Banjarmasin memastikan penyandang berkebutuhan khusus atau disabilitas mendapatkan hak setara.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR menyediakan guiding blocks atau pemandu bagi penyandang tunanetra pada sejumlah fasilitas umum seperti trotoar.

Ketua Perkumpulan Penyandang Cacat Indonesia (PPDI) Kota Banjarmasin, Slamet menilai sejumlah guiding blocks berada dalam kondisi memprihatinkan karena diletakkan dalam posisi yang salah. Itu dinilai membahayakan penyandang disabilitas.

“Memang banyak yang terputus, karena trotoar menyambung dengan jalan masuk kantor. Ada yang ditaruh sembarangan dengan posisi enggak benar,” katanya.

Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Banjarmasin, Chandra akan berkoordinasi lebih lanjut untuk menangani kondisi itu.

“Harap maklum saja, saat ini memang jalur disabilitas belum sambung semua, karena ada yang dalam proses pengerjaan,” terangnya.

Baca juga :  Kontroversi Pernyataan Sukrowardi, GP Al Washliyah: Anggota Dewan Harusnya Santun

Sedangkan untuk akses kendaraan keluar masuk bangunan kantor yang juga dikeluhkan, ia bakal menyinkronkan dengan kepandaian yang nyaman untuk akses kendaraan.

Langkah demikian turut memastikan untuk trotoar Jalan Ahmad Yani akan ramah bagi penjalan kaki terutama kaum disabilitas.

“Desain trotoar yang kita lanjutkan ini untuk kaum difabel dan akses bangunan akan ikut menyesuaikan,” katanya.

Hal demikian, lanjut Chandra sudah mendapatkan rekomendasi teknis dari Balai Jalan. Desain trotoar dengan tinggi 25 meter dan lebar 3 meter ini mengutamakan jalur penyandang disabilitas yang rata dan tidak turun naik.

Belum lagi desain penambahan lampu hias sekitar 208 buah yang dipasang sepanjang trotoar lengkap dengan kursi tamannya.

Baca juga :  Seleksi Penugasan ke Sudan dan Afrika Dimulai, Karo SDM Polda Kalsel Pantau Tes Psikologi Peserta

Jika mobil terbiasa keluar masuk dengan trotoar terdahulu, maka dengan desain sekarang perlu sedikit pelan untuk melewati hambatan itu.

“Tentu desainnya sangat aman bagi difabel dan pejalan kaki,” tegasnya.

Meski begitu, pengerjaan Dinas PUPR menghadapi beberapa kendala. Contohnya, Chandra menerangan banyaknya akses jembatan terdahulu yang tinggi dan masuk ke badan jalan.

Hal itu tentu perlu disinkronkan dengan bentuk desain trotoar yang ramah terhadap pejalan kaki dan kaum difabel.

“Besar harapan kami dukungan dan bantuan masyarakat untuk pembangunan trotoar yang ramah difabel,” katanya.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Pulau Sebuku Kotabaru, Api Masih Membara

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tambah 67 Kasus, Kapan Kalsel Bebas Covid-19?
apahabar.com

Kalsel

Genjot Renovasi Stadion 17 Mei, Kontraktor Bakal Kerja Siang-Malam
apahabar.com

Kalsel

BMKG Prakirakan Kalsel Siang Ini Diguyur Hujan
apahabar.com

Kalsel

“Ada Warik Datang”, Pemuda Banjarmasin Diamankan Polisi
apahabar.com

Kalsel

Bawa Anak Kecil, Pasutri di Amuntai Nekat Edarkan Uang Palsu
apahabar.com

Kalsel

Proses Pencarian Korban KM Pieces Berlanjut
apahabar.com

Kalsel

Tanpa Internet, Bagaimana Nasib Siswa di Pinggiran Banjarmasin Saat Pandemi?
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Kelayan B Diamuk Si Jago Merah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com