Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Pemkot Banjarmasin Respons Keluhan Penyandang Disabilitas

- Apahabar.com Minggu, 24 November 2019 - 08:25 WIB

Pemkot Banjarmasin Respons Keluhan Penyandang Disabilitas

 Trotoar di Jalan Ahmad Yani, Banjarmasin dianggap belum ramah bagi penyandang disabilitas. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota atau Pemkot Banjarmasin memastikan penyandang berkebutuhan khusus atau disabilitas mendapatkan hak setara.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR menyediakan guiding blocks atau pemandu bagi penyandang tunanetra pada sejumlah fasilitas umum seperti trotoar.

Ketua Perkumpulan Penyandang Cacat Indonesia (PPDI) Kota Banjarmasin, Slamet menilai sejumlah guiding blocks berada dalam kondisi memprihatinkan karena diletakkan dalam posisi yang salah. Itu dinilai membahayakan penyandang disabilitas.

“Memang banyak yang terputus, karena trotoar menyambung dengan jalan masuk kantor. Ada yang ditaruh sembarangan dengan posisi enggak benar,” katanya.

Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Banjarmasin, Chandra akan berkoordinasi lebih lanjut untuk menangani kondisi itu.

“Harap maklum saja, saat ini memang jalur disabilitas belum sambung semua, karena ada yang dalam proses pengerjaan,” terangnya.

Sedangkan untuk akses kendaraan keluar masuk bangunan kantor yang juga dikeluhkan, ia bakal menyinkronkan dengan kepandaian yang nyaman untuk akses kendaraan.

Langkah demikian turut memastikan untuk trotoar Jalan Ahmad Yani akan ramah bagi penjalan kaki terutama kaum disabilitas.

“Desain trotoar yang kita lanjutkan ini untuk kaum difabel dan akses bangunan akan ikut menyesuaikan,” katanya.

Hal demikian, lanjut Chandra sudah mendapatkan rekomendasi teknis dari Balai Jalan. Desain trotoar dengan tinggi 25 meter dan lebar 3 meter ini mengutamakan jalur penyandang disabilitas yang rata dan tidak turun naik.

Belum lagi desain penambahan lampu hias sekitar 208 buah yang dipasang sepanjang trotoar lengkap dengan kursi tamannya.

Jika mobil terbiasa keluar masuk dengan trotoar terdahulu, maka dengan desain sekarang perlu sedikit pelan untuk melewati hambatan itu.

“Tentu desainnya sangat aman bagi difabel dan pejalan kaki,” tegasnya.

Meski begitu, pengerjaan Dinas PUPR menghadapi beberapa kendala. Contohnya, Chandra menerangan banyaknya akses jembatan terdahulu yang tinggi dan masuk ke badan jalan.

Hal itu tentu perlu disinkronkan dengan bentuk desain trotoar yang ramah terhadap pejalan kaki dan kaum difabel.

“Besar harapan kami dukungan dan bantuan masyarakat untuk pembangunan trotoar yang ramah difabel,” katanya.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Pulau Sebuku Kotabaru, Api Masih Membara

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Usai Kebakaran Lahan, Batola Diancam Banjir Kiriman
apahabar.com

Kalsel

Kakek Banjarbaru Tewas di Tepi Jalan, Polisi: Korban Kecelakaan
apahabar.com

Kalsel

Hari Kedua KH Ma’ruf Amin di Kalsel, Silaturrahmi dengan Santri Hingga Pengusaha Muda

Kalsel

Update terbaru Jumlah Korban Kebakaran di Kelayan Luar
apahabar.com

Kalsel

Lantik Dewan Pendidikan, Harapkan IPM Kalsel Meningkat
Kecam Tindakan Amoral Ketua KPU Banjarmasin, GMNI: DKPP Harus Turun Tangan!

Kalsel

Kecam Tindakan Amoral Ketua KPU Banjarmasin, GMNI: DKPP Harus Turun Tangan!
apahabar.com

Kalsel

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tatakan Tapin
apahabar.com

Kalsel

Angkasa Pura Salurkan Ratusan Juta Kepada 32 UMKM Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com