Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Pendidikan Sentuh Pelosok Desa, Sistem Zonasi Buat Orang Tua Murid Selektif

- Apahabar.com Selasa, 5 November 2019 - 09:43 WIB

Pendidikan Sentuh Pelosok Desa, Sistem Zonasi Buat Orang Tua Murid Selektif

Foto bersama relawan Kelas Inspirasi bersama SDN Taniti 2 HSS. Foto-Kelas Inspirasi for apahabar.com

apahabar.com, KANDANGAN – Kesenjangan pendidikan di Indonesia bukan hal baru. Namun perlahan, pemerintah terus berupaya menyentuh langsung ke pelosok desa untuk meningkatkan kualitas peserta didik.

Satu di antaranya adalah SDN Taniti 2. Berlokasi di Jalan Sungai Durian, Desa Gumbil, Kecamatan Telaga Langsat. Sekolah dasar berjarak sekitar 24 km dari pusat kota Kandangan, hanya memiliki 31 peserta didik.

Kelihatannya miris, namun kenyataannya sejumlah SD lainnya pun demikian.

apahabar.com

Kepala bidang pendidikan SD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Mardani. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

“Jumlah murid memang naik turun karena wilayah yang sempit. Satu desa bisa memiliki 3 hingga 4 SD,” ucap Kepala SDN Taniti 2, H Mulyadi kepada apahabar.com belum lama ini.

Sedikitnya jumlah murid tidak menjadikan sekolah ini minim fasilitas. Tidak mewah, namun infrastruktur cukup memadai untuk dikatakan sekolah yang layak. Pembangunan akses jalan pun mulai dikerjakan secara merata.

“Yang kurang sih cuma masalah tempat terbatas. Seperti UKS dan gudang yang jadi satu atau kantor khusus Kepsek dan TU,” lanjut dia.

Senada, Kepala bidang pendidikan SD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Mardani yang media ini temui di tempat terpisah turut menambahkan. Sekolah yang berdekatan dalam satu wilayah menjadikan masyarakat bebas untuk menentukan pilihan mereka.

“Mereka membandingkan mana yang terbaik atau lebih aktif pembelajarannya. Sehingga sekolah yang agak jauh jadi lebih sedikit jumlah muridnya,” bebernya.

Hal itu, ungkapnya, menyebabkan terhambatnya sertifikasi guru. Sehingga pihaknya mengadakan pelatihan untuk peningkatan kompetensi pengajar.

“Ada sekitar 200 guru yang dipanggil untuk meningkatkan kompetensi mengajar di daerah HSS,” sebutnya.

Mayoritas penduduk setempat adalah petani atau pekebun. Tingkat ekonomi cukup rendah, namun bukan penghalang pendidikan menyebar di wilayah sana. Mardani menyebut hampir tidak ada lagi anak yang putus sekolah.

“Rata-rata sudah melek pendidikan. Lulus SMA bahkan banyak juga yang berkuliah,” imbuh dia.

Keduanya, media ini temui di tempat yang berbeda namun dalam satu kegiatan sama yaitu Hari Inspirasi. Ini adalah gerakan mengajar yang digagas oleh beberapa relawan lintas profesi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Kami dari dinas pendidikan mengucapkan terima kasih kepada para relawan Kelas Inspirasi HSS 4. Kedatangan mereka membantu dan membangkitkan semangat anak-anak dalam menggapai cita-cita mereka,” kata dia mengakhiri.

Baca Juga: Pendidikan Karakter Berpusat pada Hati

Baca Juga: Demi Pendidikan, DPRD Kalsel Dukung Mushaf Al Banjari

Reporter: Musnita Sari
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Cegah Covid-19, RZ Kalsel Kembali Disinfeksi Dua Mesjid di Banjarmasin

Kalsel

Cegah Covid-19, RZ Kalsel Kembali Disinfeksi Dua Mesjid di Banjarmasin  
apahabar.com

Kalsel

Petakan Daerah Rawan Karhutla, BPBD Catat 52,445 Hektar Lahan di Kalsel

Kalsel

Tolak Omnibus Law Cipta Kerja, Simak Isi Tuntutan Massa di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Debit Air Sungai Hantakan Meningkat, Peserta JMTs Terpaksa Diungsikan
apahabar.com

Kalsel

Bupati HST Saksikan Penampilan Sanggar Ading Bastari Barikin di Surakarta
apahabar.com

Kalsel

Tiga Raperda Usulan Pemko Banjarbaru Mulus, Satu Tentang Kota Layak Anak
apahabar.com

Kalsel

Pemicu Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Banjarmasin Memanas
apahabar.com

Kalsel

Replika Pilkada 2020, Kalsel dan Dinasti Politik Muhidin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com