Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Pengakuan Tersangka Pencabulan 15 Siswa SMA Di Tamban

- Apahabar.com Senin, 18 November 2019 - 16:37 WIB

Pengakuan Tersangka Pencabulan 15 Siswa SMA Di Tamban

Seorang guru agama di SMA Tamban mencabuli belasan anak muridnya sendiri. Tampak, tersangka S (50) saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Batola, Selasa (19/11) kemarin. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Sempat menjadi korban pencabulan, ikut melatarbelakangi perbuatan S (50) yang mencabuli belasan siswa SMA di Tamban.

S menghebohkan Kecamatan Tamban, setelah terbukti mencabuli 15 siswa SMA, sekaligus murid mengaji tersangka.

Perilaku tersebut teridentifikasi dilakukan sejak Mei hingga Oktober 2019 di rumah tersangka. Ironisnya tersangka masih beristri dan sudah memiliki dua anak.

S yang sehari-hari menjadi guru agama honorer SMA di Tamban, ditangkap Sat Reskrim Polres Batola di Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (16/11), sebelum ditahan untuk proses penyidikan selanjutnya di Marabahan.

“Saya tidak mengiming-imingi siapapun, ketika mengajak melakukan perbuatan itu. Saya juga tak memaksa dan melakukan semuanya bersama-sama,” jelas tersangka, Senin (18/11).

Ternyata perilaku seks berbeda ini tidak serta-merta terjadi. Tersangka mengaku pernah menjadi korban pencabulan oleh seorang pria, ketika masih kecil di Tamban.

Kemudian semasa kuliah, tersangka pernah melakukan aksi seksual sesama jenis, “Sebenarnya saya sedikit trauma, setelah kejadian di masa kecil,” beber tersangka.

“Tetapi terkadang muncul keinginan melakukan itu lagi dan terkadang bernafsu melihat laki-laki,” imbuh pria 50 tahun yang menjadi honorer sejak 2005 ini.

Namun nafsu tidak biasa tersebut berubah menjadi penyesalan. Mengingat mayoritas korban berusia dibawah umur, tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan anak dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun ditambah sepertiga.

“Saya benar-benar menyesal, karena telah melakukan tindakan ini. Terlebih keluarga saya juga terpukul dan malu,” tandas tersangka.

Baca Juga: Keji! Guru Ngaji di Tamban Cabuli Belasan Siswa SMA

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Kemenkumham DKI Berencana Rehabilitasi Pemakai Narkoba Tanpa Harus Menahannya
apahabar.com

Hukum

Wajah Pria HSU Ini Pucat, Saat Polisi Periksa Tas Selempang Miliknya
apahabar.com

Hukum

Tiga Penyuap Anggota DPRD Kalteng Dituntut 2,5 Tahun Penjara
apahabar.com

Hukum

Berkas Dinyatakan Lengkap, Pembunuh Levie Segera Diadili
apahabar.com

Hukum

Vanessa Angel Kuat Jadi Tersangka, Ini Faktanya
apahabar.com

Hukum

Bawa Kabur Motor Teman, Seorang Pria di Banjarmasin Dibekuk Polisi
apahabar.com

Hukum

Puluhan Pengendara di Tanbu Terjaring Razia
apahabar.com

Hukum

Asyik Malam Mingguan, Puluhan Pasangan Mesum Kaget Digerebek Tim Gabungan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com