Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel Terpapar Covid-19, Kemenag Tutup Satu Ponpes di Palangka Raya Cobain Bikin Video Berkualitas Film dengan Galaxy Note20 Series

Penutupan U-Turn Depan ULM Dinilai Tak Ampuh Urai Kemacetan

- Apahabar.com Rabu, 13 November 2019 - 19:18 WIB

Penutupan U-Turn Depan ULM Dinilai Tak Ampuh Urai Kemacetan

Kemacetan di Jalan Brigjend Hasan Basri, Kayutangi atau tepatnya di depan ULM Banjarmasin terus dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Foto-apahabar.com/ Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Penutupan U-Turn atau jalur putar balik di depan Universitas Lambung Mangkurat, Jalan Brigjen Hasan Basri oleh Dinas Perhubungan Banjarmasin dinilai tak berdampak banyak dalam mengurai kemacetan.

Pasalnya, antrean kendaraan terjadi setiap jam sore -saat masyarakat umumnya selesai beraktifitas. Baik roda 2 maupun roda 4 mengular di kedua ruas jalan.

“Putar arah itu kan jaraknya ada di depan kantor Jamsostek atau SMKN 4, jadi ada kendaraan yang mau putar balik, tapi karena padat justru menunggu dulu, sehingga antrean berjubel, sementara di sini wilayah perkantoran dan juga kampus, jadi mungkin itu yang bikin macet,” beber Ruswan warga setempat kepada apahabar.com, Rabu (13/11) sore.

Sementara, pengendara yang singgah menilai lebar luas jalan sudah tak sesuai dengan volume kendaraan yang lalu lalang saat memasuki sore hari.

“Bisa saja alasannya karena di sini berbenturan jam pulang mahasiswa, kantor dan sekolah, jadi faktor penyebab macet. Apalagi putar baliknya cuma ada satu, jadi bisa menumpuk kendaraan kalau melintas di jam padat,” ucap pengendara tersebut.

Sementara, Kepala Dishub Banjarmasin, Ichwan Noor Khalik berdalih penutupan U-Turn di depan ULM dan Dinas Pendapatan adalah langkah jitu menghindari kemacetan.

Dia mengaku pihaknya tetap akan menutup secara permanen U-Turn di depan Dispenda Provinsi Unit III dan di depan Komplek Kejaksaan dengan taman median jalan, sekalipun keluhan masyarakat kerap timbul.

“Tetap kami tutup, karena kalau dibuka pasti akan menambah kemacetan yang luar biasa di depan ULM. Berdasarkan perhitungan, ada 13 titik konflik di depan ULM tersebut jika dibuka,” diakui Ichwan.

Terkait keluhan masyarakat, Ichwan menjelaskan, rekayasa di Jalan Brigjend Hasan Basri segera dibuat.

“Selesai melakukan penutupan itu, baru kami (Forum LLAJ) merekayasa lanjutan di Brigjen Hasan Basri,” pungkasnya tanpa memerinci skema rekayasa tersebut.

Baca Juga: Gelar Musdes, Rumuskan RPJMDes Sungai Awang

Baca Juga: Sosok Aminuddin Latif di Mata Paman Birin

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jangan Sepelekan DBD di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Prihatin Dampak Corona, Dit Intelkam Polda Kalsel Salurkan Bantuan untuk Warga Jorong

Kalsel

Kasus Harian Kembali Melonjak, 35 Warga Balangan Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Sasar Warga Pesisir Sungai Barito, Sat Polairud Polres Batola Sosialisakan ‘Ayo Pakai Masker’
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Cuaca Ekstrem dan Ombak Tinggi Ancam Perairan Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Dear Warga Banua, Yuk Dukung Suci Rabella Asal Kalsel di Final Indonesia Teacher Prize 2020
apahabar.com

Kalsel

PNS Dapat THR, Ribuan Guru Honorer Kalsel Gigit Jari
apahabar.com

Kalsel

Alasan Warga Terdampak Pembangunan RSUD Sultan Suriansyah Masih Usahakan Banding
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com