Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh LIBUR PANJANG, Bandara Syamsudin Noor Mulai Bersiap BNNP Kalsel Sukses Gagalkan Transaksi 1 Kilogram Sabu di Komplek Citra Garden Kabupaten Banjar Pejabat Terpapar Covid-19, Pjs Wali Kota Banjarbaru Minta ASN Pedomani Prokes BREAKING NEWS! Kepala Bappeda Tanbu Meninggal Dunia

Peringati Maulid bersama Pengurus Kwarda Pramuka, Acil Odah Singgung Soal Stunting

- Apahabar.com Rabu, 20 November 2019 - 18:50 WIB

Peringati Maulid bersama Pengurus Kwarda Pramuka, Acil Odah Singgung Soal Stunting

Istri Gubernur Kalsel, Hj Raudatul Jannah Sahbirin yang biasa disapa Acil Odah. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Permasalahan stunting di Kalimantan Selatan masih menjadi perhatian sejumlah pihak, termasuk pemerintah daerah.

Dalam hal ini, istri Gubernur Kalsel, Hj Raudatul Jannah Sahbirin, yang juga selaku ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalsel menaruh perhatian besar dalam upaya mencetak generasi muda yang sehat dan berkarakter.

“Melalui gerakan pramuka, kita berharap bisa menjadi garda terdepan dalam melakukan upaya-upaya penurunan angka stunting. Seperti kegiatan sosialisasi atau keterlibatan aktif,” ungkap dia usai mengisi acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus silaturahmi pengurus Kwarda Kalsel dengan Kepala Sekolah penerima Kartu Indonesia Anak (KIA), di Gedung Kwarda Pramuka Kalsel, Rabu (20/11).

Selain stunting, wanita yang akrab disapa Acil Odah ini juga mengungkapkan bahwa masih banyak permasalahan di Banua yang belum terselesaikan. Diantaranya pernikahan usia anak, angka rata-rata lama sekolah, kematian ibu dan bayi, narkoba, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

“Sangat diperlukan gerakan bersama untuk bisa mengatasi persoalan tersebut minimal bisa menurunkan. Mari kita maksimalkan kepedulian dan sinergitas dari semua,” imbau dia.

Eksistensi gerakan pramuka kata dia, mempunyai kontribusi besar untuk membentuk karakter generasi muda. Pramuka menjadi sebuah gerakan yang bermanfaat, bernilai positif serta mampu memaksimalkan potensi pada anak untuk berkembang lebih baik dan positif.

“Kita berharap mereka bisa saling mengingatkan, terutama pola makan yang baik yang dapat mencegah stunting,” lanjutnya.

Dalam jangka waktu lama, stunting dapat menyebabkan penurunan tingkat kecerdasan yang sulit untuk disembuhkan. Gejala lain juga dapat dilihat dari bentuk tubuh anak yang lebih pendek dari anak-anak seusianya.

“Kita pemerintah akan diupayakan bantu dalam menurunkan stunting melalui edukasi dan keterlibatan aktif peserta pramuka,” tutup dia.

Baca Juga: Penyebab Kebakaran Pasar di Kotabaru Mulai Ada Sinyal Terang

Reporter: Musnita Sari
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sosialisasikan Perwali Banjarmasin, 250 Personel Gabungan Menyebar di Tempat Keramaian
apahabar.com

Kalsel

Jaring Ikan, Pria Banjar Temukan Mayat Perempuan
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Gelar Bazar Ramadan
apahabar.com

Kalsel

Idul Fitri 1441 H, Ribuan Napi di Banjarmasin Diusulkan Terima Remisi
apahabar.com

Kalsel

Waspada Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Naik Ratusan Ribu, Ibnu Sina Jamin Kesejahteraan Guru Honorer Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Perkara Pembunuhan Istri Muda Pembakal HST Sudah Masuk PN Barabai, Kapan Disidang?
apahabar.com

Kalsel

Andalkan Influencer, Target Partisipasi Pemilih KPU Banjarmasin 77,5 persen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com