Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Perubahan Status PDAM Bandarmasih Telah Masuk Propemperda

- Apahabar.com Sabtu, 30 November 2019 - 10:18 WIB

Perubahan Status PDAM Bandarmasih Telah Masuk Propemperda

Status PDAM Bandarmasih bakal berubah jadi Perumda 2020 mendatang. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Status Badan Hukum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih di tahun 2020 nanti akan segera berubah jadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

Pasalnya, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) atas perubahannya sendiri sudah dimasukan dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) di DPRD Banjarmasin.

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah menjelaskan, desakan perubahan status badan hukum PDAM itu mengacu pada diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor : 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Sehingga kita melihat perubahan status PDAM Bandarmasih ini harus segera dilaksanakan,” ujar Awan Subarkah.

apahabar.com

Anggota Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah. Foto- apahabar.com/ Ahya Firmansyah

Menurut anggota Komisi II ini ada dua pilihan badan hukum yang bisa diterapkan jika mengacu pada PP tersebut. Yakni, menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda), atau Perseroan Daerah (Perseroda).

“Namun dari dua kemungkinan itu disepakati perubahan status Badan Hukum PDAM akan menjadi Perumda, sehingga nantinya pemilik saham bisa berstatus tunggal yakni Pemkot Banjarmasin,” ungkapnya.

Dikatakan Awan, ke depan perubahan status badan hukum itu berdampak pada perubahan fungsi dan tatanan organisasi di PDAM Bandarmasih. Mulai dari Kuasa Pemilik Modal (KPM) utama dalam hal ini Pemkot Banjarmasin, Dewan Pengawas dengan sejumlah komite di dalamnya, serta Direksi Perusahaan.

Jika status badan hukum PDAM sudah berubah menjadi Perumda, maka saham keseluruhan perusahaan yang melayani penyediaan air bersih ini sepenuhnya akan menjadi milik Pemkot Banjarmasin.

Pihak Pemerintah Provinsi Kalsel tambahnya, memiliki penyertaan modal sekitar 15 persen di PDAM, sehingga bila status Badan Hukum menjadi Perumda, tentunya harus dilakukan kajian secara matang dan dikoordinaskan dengan pihak Pemprov Kalsel.

“Sekarang tinggal bagaimana upaya kita untuk bisa meminta hibah modal Pemprov yang sekarang masih ada di perusahaan itu,” pungkasnya.

Baca Juga: PDAM Bersujud Serahkan Dana untuk Korban Kebakaran Pulau Sebuku  

Baca Juga: PDAM Intan Banjar Lelang Proyek Miliaran Rupiah ke Bandara Syamsudin Noor

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Saat Kesulitan Air Baku, Karhutla Masih Ada di Tala
apahabar.com

Kalsel

Pemandu Wisata di Banjarmasin Latihan Pertolongan Pertama
apahabar.com

Kalsel

Habar Haji 2019; Seorang Jemaah Haji Asal Tabalong Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

RDP Agency Bertekad Tingkatkan Prestasi Hingga Nasional
apahabar.com

Kalsel

Sungai Baru Heboh, Seorang Pria Diduga Tenggelam
apahabar.com

Kalsel

Keuangan RSUD Ulin ‘Di Ujung Tanduk’, Memelas BPJS Kesehatan Bayar Tunggakan
apahabar.com

Kalsel

Pantau Pasar Saat PSBB Banjarmasin, Masih Ada Warga Tanpa Masker
Dewan Minta Disdukcapil Banjarmasin Tingkatkan Pelayanan

Kalsel

Dewan Minta Disdukcapil Banjarmasin Tingkatkan Pelayanan  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com