Alasan MK Tolak Gugatan Khairil Soal Hasil Pilgub Kalsel Doktor Kehormatan Paman Birin Ditolak Usai Audiensi, Rektor Sutarto: BEM ULM ‘Maulu-ulu’ CATAT! Per Hari Ini Tarif PCR di Kalsel Wajib Rp 300 Ribu Realisasi Kompensasi Tambang Sebuku Macet, Aliansi Kotabaru Ancam Kerahkan Massa Blakblakan Ayah Pemenggal Kepala Ibu Muda di Belda Banjarmasin

Pilbup Kotabaru: Pecah Kongsi, Petahana Merapat ke Eks Rival

- Apahabar.com     Rabu, 13 November 2019 - 18:53 WITA

Pilbup Kotabaru: Pecah Kongsi, Petahana Merapat ke Eks Rival

Sayed Jafar saat berkunjung ke DPD PAN Kotabaru, Rabu siang. Foto-Awaludin for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Suhu politik di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kotabaru mulai mencair.

Siang tadi, Rabu (13/11), petahana Sayed Jafar menyambangi kantor DPC PAN Kotabaru.

Kunjungan bupati Kotabaru itu disambut hangat pemegang komando PAN Kotabaru, HM Iqbal Yudian Noor, yang tak lain bekas rivalnya di Pilbup 2015 lalu.

Kala itu, Sayed Jafar yang maju bersama Burhanudin menang tipis atas Iqbal. Maka tak heran, Iqbal menggugat hasil Pilkada itu ke Mahkamah Agung.

Isu keduanya bakal ‘main mata’ untuk berkongsi di Pilkada nanti pun mencuat. Namun kepada apahabar.com, Iqbal menjawab santai adanya kemungkinan tersebut.

“Ya. beliau daftar ke tim penjaringan tadi pagi. Saya dan kawan-kawan juga menyambut kedatangan beliau di PAN,” ujar Iqbal.

Ditanya soal kesiapan berkoalisi, dan sinyal untuk berpasangan dengan Sayed Jafar, lagi-lagi Iqbal bergeming.

“Yah, yang namanya politik kan apa yang tidak mungkin. Kalau soal diminta untuk mendampingi Sayed Jafar kita lihat gimana nanti. Saya akan koordinasi dulu dengan DPW dan militan PAN di Kotabaru,” pungkas pria yang baru dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi itu.

Sayed Jafar telah mantap maju kembali di kontestasi orang nomor satu di Kotabaru tahun depan. Namun, isyarat pecah kongsi dengan Wakil Bupati Burhanuddin menguat.

“Kita lihat saja nanti siapa yang mendampingi saya. Yang jelas, bukan yang dulu mendampingi saya. Bisa jadi yang muda, dan siap untuk membangun. Intinya jangan yang selalu mementingkan urusan pribadi semata,” tandas Sayed Jafar, belum lama ini.

Roni Safriansyah, akademisi, menilai mencairnya peta politik di Kotabaru tak terlepas dari kebutuhan Golkar, partai politik pengusung Sayed.

“Karena Golkar hanya 5 kursi, perlu tambahan untuk maju. Kalau ditambah PAN 3 kursi cukup untuk maju,” jelas dia dihubungi apahabar.com.

Kedua, menurut Roni, baik Sayed dan Iqbal sama-sama menjabat ketua DPC, figur yang memiliki pengaruh di partai.

Sayed, kata Roni, tentu memerlukan dukungan dari calon wakil yang tak hanya finansial, namun juga memiliki elektabilitas.

Melihat hasil survei terakhir, kata dia, keduanya sama-sama berada di 5 besar figur dengan elektabilitas tertinggi.

Keuntungan lainnya, pengaruh politik dinasti Sjahrani Mataja, mantan bupati Kotabaru dua priode akan mendongkrak suara pasangan ini.

“Nah, pertanyaan besarnya, maukah Iqbal hanya menjadi posisi wabup? Yang kedua, konsekuensinya juga Iqbal harus mundur dari DPRD Provinsi yg baru dilantik 9 bulan pada Juni 2020 nanti,” ujar Roni.

Baca Juga: Tak Cuma Petahana, Akademisi Juga Nyalon di Pilbup Kotabaru

Baca Juga: Bupati Kotabaru Ungkap Sosok Pendampingnya di Pilbup 2020

Baca Juga: Pilwali Banjarbaru: Kembalikan Berkas, PKS Istimewakan Ovie-Iwan

Baca Juga: Partai Gelora Hadir, Riswandi: Tak Berniat Gembosi PKS

Reporter: Ahc20
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Pidato di Depan Waketum, Ketua Nasdem Kalsel Isyaratkan Mundur
apahabar.com

Politik

Lebih Realistis, Cawabup Tanbu M Apliya Rakhman Enggan Kebanyakan Janji
apahabar.com

Politik

Pengamat Cium Gelagat KAMI Bakal Jadi Parpol
apahabar.com

Politik

Indeks Demokrasi Kalsel Menurun, KPU-Bawaslu Diminta Berbenah
apahabar.com

Politik

Pilkada 2020, Golkar Persilakan Kader Maju Independen
apahabar.com

Politik

Tiga Nama Calon Ketua DPRD Kalsel Diusulkan ke Golkar Pusat
Kotabaru

Politik

Alasan MK Mentahkan Permohonan 2BHD di Sengketa Pilbup Kotabaru
apahabar.com

Politik

Ganti Almarhum Wali Kota Nadjmi Adhani di Pilwali Banjarbaru 2020, Paslon Martinus-Jaya Resmi Daftar ke KPU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com