Ganti Rugi Lahan HSS, Perusahaan Sawit PT SAM Mangkir Saat Mediasi Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas

Polres Batola Fokus Keamanan Markas, Pengamanan Tetap Humanis

- Apahabar.com Kamis, 14 November 2019 - 13:10 WIB

Polres Batola Fokus Keamanan Markas, Pengamanan Tetap Humanis

Selain kegiatan pengamanan, Polres Batola sering melakukan latihan bela diri bareng di halaman markas. Foto-Humas Polres Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Kejadian bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11), membuat semua jajaran kepolisian bersiaga, termasuk Polres Barito Kuala.

Selain menewaskan pelaku, ledakan bom tersebut melukai enam orang lain. Empat korban merupakan anggota Polrestabes Medan, sedangkan dua korban lain adalah warga sipil.

Dari analisis kejadian, pelaku masuk melalui pintu depan Mapolrestabes Medan dengan menggunakan atribut ojek online. Pelaku diduga memanfaatkan momen ketika sejumlah warga membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Kemudian pelaku yang belakangan diidentifikasi berinisial RMN dan berstatus mahasiswa, berjalan menuju Kantor Bagian Operasi Polrestabes Medan. Tidak lama berselang, pelaku meledakkan diri.

Tidak menginginkan peristiwa tersebut terulang, semua jajaran kepolisian meningkatkan kesiagaan, meski mereka sudah memiliki standar pengamanan.

“Tentunya kami berusaha meningkatkan pengamanan markas. Itu sebenarnya sudah merupakan kegiatan rutin,” papar Kapolres Batola, AKBP Bagus Suseno, Kamis (14/11).

Terkait peningkatan pengamanan markas sebagai tindakan antisipasi, Polres Batola tetap mempertimbangkan situasi dan kondisi.

“Tindakan yang dilakukan situasional. Sebagai salah satu bentuk pelayanan, kami juga harus berperilaku humanis terhadap masyarakat yang datang ke markas. Kami berharap masyarakat Batola tetap tenang dan tidak terganggu aksi teror,” jelas Bagus.

Terlepas dari bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Polres Batola sendiri sudah lama menerapkan sistem satu pintu masuk dan keluar, sekalipun terdapat dua pintu masuk kawasan.

Parkir kendaraan juga berada di luar area markas, sehingga pengunjung harus melewati pos penjagaan, sebelum memasuki ruang pelayanan publik seperti layanan SIM dan SKCK.

Baca Juga: Tekan Risiko Blackspot, Polres Batola Tunggu Reaksi Instansi Terkait

Baca Juga: Kampanye Safety Riding, Satlantas Polres Batola Masuk Sekolah

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kelayan

Kalsel

Enggan Beri Uang, Kaki Montir di Kelayan Banjarmasin Ditebas
apahabar.com

Kalsel

Simak Penjelasan Ibnu Sina Tentang Peran Pemuda Membangun Kota
Selama Tiga Hari, Rest Area di Batola Buang 4 Ton Sampah

Kalsel

Selama Tiga Hari, Rest Area di Batola Buang 4 Ton Sampah
apahabar.com

Kalsel

HIMPSI Kalsel: Remaja Paling Rentan Bunuh Diri
apahabar.com

Kalsel

Sempat Mangkrak, Mega Proyek Kantor Bupati Kotabaru Dilanjutkan Tahun Depan
apahabar.com

Kalsel

Kolaborasi WALHI dan IPNU, Dialog Melawan Sampah Digelar Besok
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel Hari ini: Ada 63 Kasus dan 37 Pasien Sembuh
Tim Pemenangan

Kalsel

Tim Pemenangan BirinMu Siap Hadapi Keputusan Hasil Pleno KPU Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com