Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan Kapolresta Palangka Raya: Langgar PPKM Bakal Ditindak Tegas! Kasus Covid-19 Meningkat, Palangka Raya Resmi Terapkan PPKM Duka Awal Tahun, Dahsyatnya Banjir Kalsel hingga Sriwijaya Jatuh Peduli Banjir Kalsel, Relawan Barut Siap Salurkan Bantuan Puluhan Juta

Presiden dan Wapres Berbagi Tugas, Ma’ruf Amin Urus SDM Hingga Ekonomi  

- Apahabar.com Jumat, 1 November 2019 - 22:12 WIB

Presiden dan Wapres Berbagi Tugas, Ma’ruf Amin Urus SDM Hingga Ekonomi   

Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin berbagi tugas di Kabinet Indonesia Maju. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres KH Ma’ruf Amin berbagi tugas di pemerintahan. Ma’ruf Amin ditugasi mengurus pembangunan sumber daya manusia (SDM) hingga ekonomi.

“Secara khusus saya dapat beberapa tugas, salah satunya kemiskinan, stunting, mungkin juga nanti penanggulangan bencana, kemudian juga pemberdayaan ekonomi masyarakat karena berkaitan dengan kemiskinan, dan juga ada pendidikan,” kata Ma’ruf kepada wartawan di Kantor Wapres, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Terkait pembangunan SDM, khususnya penanggulangan kemiskinan dan penanganan stunting atau kekerdilan pada anak, Ma’ruf telah memimpin rapat koordinasi perdana dengan memanggil sejumlah menteri.

Usai rakor tersebut, Ma’ruf mengatakan penanggulangan kemiskinan dan penanganan kekerdilan akan menjadi program gerakan nasional dan diprioritaskan, sehingga angka kemiskinan dan stunting di Indonesia bisa dihilangkan.

“Penanggulangan kemiskinan ini dan stunting merupakan gerakan nasional. Karena kita ingin membangun Indonesia maju, maka tentu kita harus menekan sekecil mungkin, bahkan menghilangkan, kemiskinan yang sekarang masih sekitar 9 persen,” tuturnya.

Untuk penanganan kekerdilan pada anak, Ma’ruf telah memerintahkan Mendagri Tito Karnavian untuk menjadi koordinator tim yang membawahi antara lain Kementerian Kesehatan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Semua kementerian berkomitmen untuk menjadikan kedua masalah itu menjadi programnya. Yang menjadi hal penting adalah yaitu koordinasi, supaya kerjanya dilakukan secara bersama dengan kerja yang terkoordinasi dari Pusat sampai ke daerah,” ujarnya.

Terkait anggaran, Ma’ruf mengatakan Pemerintah akan menganggarkan Rp320 triliun untuk penanggulangan kemiskinan dan Rp60 triliun untuk penanganan kekerdilan pada anak, yang akan dimasukkan dalam APBN Tahun Anggaran 2020.

Baca Juga: Wartawan Korea Kunjungi Kementerian Pariwisata, PWI Dan Dewan Pers

Baca Juga: Penerimaan CPNS 2019, Kementerian Agraria dan Tata Ruang Cari 727 Orang

Sumber: Detik.com
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Membanggakan, Dokter Praktik Mandiri Terbaik Indonesia Ada di Balangan
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota ke Kalimantan, Kodam VI Mulawarman Prioritaskan Rekrut Putra Daerah
apahabar.com

Nasional

Jemaah Haji Diminta Waspada Dehidrasi
apahabar.com

Nasional

Natal, Wilayah Jakarta Diguyur Hujan
apahabar.com

Nasional

Babak Baru, Massa Gelombang Kedua Penyerang Polsek Ciracas
apahabar.com

Nasional

Kunjungan Jokowi ke Canberra Tandai 70 Tahun Indonesia-Australia
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Indonesia Butuh Pahlawan Pemberantas Kemiskinan
apahabar.com

Nasional

Siang Hari, Tim Patroli Berhasil Menemukan 25 Titik Hotspot di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com