ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Kalsel

Kamis, 28 November 2019 - 18:02 WIB

Puluhan Ribu Pendaftar CPNS Provinsi, Formasi Dokter Spesialis Nihil Pelamar

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi CPNS 2019. Foto – Kompas.com

Ilustrasi CPNS 2019. Foto – Kompas.com

apahabar.com, BANJARBARU – Puluhan ribu pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) tercatat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel selama masa pendaftaran CPNS 2019.

Namun ada satu formasi yang nihil pelamar sampai waktu pendaftaran tutup.

Kepala BKD Kalsel, Sulkan, mengatakan sampai penutupan pendaftaran di (26/11) lalu, jumlah pelamar online melalui situs SSCASN BKN di https://sscasn.bkn.go.id. tercatat sebanyak puluhan ribu orang.

“Per tanggal 26 November 2019, total pendaftar online 10.990 orang. Berkas yang masuk hingga saat ini sudah 8.639, jadi sekarang kita sedang tahap proses verifikasi,” ujarnya saat ditemui apahabar.com, Kamis (28/11) siang.

“Kami sudah memverifikasi sebanyak 3.885 berkas, yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) 3.921 dan yang tidak memenuhi syarat 763 berkas,” sambungnya.

Ia menjelaskan, jika tahap verifikasi sudah selesai lalu dibuatkan berita acara.

“Berita acaranya seperti jumlah masuk pendaftar online, berkas yang masuk, yang sudah diverifikasi, yang memenuhi syarat dan tidak. Kemudian, berita acara itu dilaporkan ke BKN. Setelah itu baru diumumkan hasilnya,” papar Sulkan.

Setelah pengumuman seleksi administrasi, dikatakan Sulkan, para peserta nantinya akan diberikan kartu peserta untuk mengikuti seleksi selanjutnya.

Namun ia menyayangkan satu formasi yang dibuka tapi nihil pelamar, yaitu Dokter Spesialis.

Baca juga :  Upaya Dini Polsek Martapura Kota Cegah Karhutla

“Dokter spesialis kuotanya ada sebanyak 24 disediakan. Namun kosong, tak ada yang mendaftar. Ya memang setiap tahun kosong untuk fomasi itu dan bukan hanya daerah kita saja, melainkan daerah lainnya pun juga sama,” ucapnya.

Sedangkan formasi yang paling banyak diminati yakni guru dan tenaga kesehatan. Sebab, dari segi kuota memang guru di prioritaskan.

Untuk tingkat kesulitan soal sendiri, Sulkan membeberkan bahwa pada tahun ini tidak sesulit pada sebelumnya. “Passing grade untuk tahun ini memang lebih rendah, jika dibanding tahun lalu,” lanjutnya.

Sementara itu, BKD Kalsel hingga saat ini belum mendapat bocoran kapan seleksi selanjutnya yang meliputi seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) dilaksanakan.

Sulkan mengatakan tahapan SKD dan SKB masih dibahas di tingkat pusat. Pihaknya memperkirakan dua seleksi ini akan dihelat tahun depan. “Kalau sekadar perkiraan, dilaksanakannya dua seleksi ini bisa di bulan Februari atau awal Maret tahun 2020 mendatang,” sebutnya.

Untuk diketahui, materi ujian SKD meliputi tes karakteristik pribadi (TKP), tes intelegensi umum (TIU) dan tes wawasan kebangsaan (TWK). Sama seperti tahun sebelumnya, ujian SKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) online.

Baca juga :  Update Covid-19 Kalsel 5 Agustus: Bertambah 54, Positif Jadi 6.411 Kasus

Dengan sistem itu, begitu peserta selesai mengikuti ujian mereka bisa langsung melihat nilai atau hasilnya.

Hasil ini mengacu nilai ambang batas/passing grade yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Nilai ambang batas untuk TKP, pada seleksi CPNS tahun ini sebesar 126, sementara untuk TIU 80 dan TWK 65. Nilai ambang batas sendiri diterapkan berbeda kepada peserta disabilitas. Nilai kumulatif SKD bagi peserta ini, paling rendah 260 dengan nilai TIU paling rendah 70.

Untuk diketahui, jumlah soal keseluruhan yang disajikan kepada peserta sebanyak 100 butir. Terdiri dari soal TKP 35 butir, soal TIU 35 butir, dan sebanyak 30 butir soal TWK. Penilaiannya, untuk materi soal TIU dan TWK apabila peserta menjawab benar, akan mendapat nilai 5 dan apabila salah atau tidak menjawab, nilainya 0.

Sedangkan penilaian untuk materi soal TKP, apabila peserta menjawab, nilai terendah 1, dan nilai tertinggi 5. Sedangkan jika peserta tidak menjawab, nilainya 0.

apahabar.com

Kepala BKD Provinsi Kalsel Sulkan saat ditemui apahabar.com di kantornya, Kamis (28/11) siang. Foto – apahabar.com/Nurul Mufidah

Baca Juga: Jelang Tes CPNS 2020, Bimbel di Banjarbaru Diserbu Ratusan Peminat

Baca Juga: Ini 10 Instansi dan Formasi CPNS yang Sepi Peminat, Buruan Mendaftar

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Breaking News! Berawal dari Sebuah Ledakan, Warung Malam di Balangan Tiba-tiba Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lagi Siang Ini, 4 Wilayah di Kalsel Disertai Petir
apahabar.com

Kalsel

Curhat di Puncak Harsiarnas ke 86, Paman Birin: Saya Terinspirasi Jokowi
apahabar.com

Kalsel

Sosok Aminuddin Latif di Mata Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Dini hari, Dua Rumah di Balangan Rata dengan Tanah
apahabar.com

Kalsel

Diduga akibat Korsleting, Amuk Api di Veteran dari Bedakan
apahabar.com

Kalsel

KNPI Sesalkan Minimnya Dana Sosial Korban Kebakaran di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Rumah Jagal Unggas Terbengkalai, Peran Ibnu dan Ananda Disorot
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com