Dikabarkan Tertangkap Pesta Sabu, SRN Anggota DPRD Tanah Laut Buka Suara MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru!

Rilis Single “Rimba Membara”, Band Indie Banjarmasin Kritik Pelaku Pembakar Hutan

- Apahabar.com Selasa, 5 November 2019 - 20:23 WIB

Rilis Single “Rimba Membara”, Band Indie Banjarmasin Kritik Pelaku Pembakar Hutan

Muram, band indie asal Banjarmasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Band independen asal Banjarmasin, Muram, merilis single “Rimba Membara” di Youtube. Single tersebut diluncurkan sejak Senin, (04/11) kemarin.

Seperti namanya, Rimba Membara memang terlihat muram. Layaknya band-band bergenre hard rock, lagu berdurasi 3 menit 21 detik itu diisi dengan riff gitar yang berat dengan nuansa yang suram.

Sementara liriknya sangat jelas dan gamblang bercerita tentang bahaya dan dampak dari kebakaran lahan dan hutan yang sampai saat ini masih menjadi momok menakutkan masyarakat di Kalimantan. Video klip yang dibuat pun terlihat sejalan dengan tema besar yang diusung band tersebut.

Gorey, sang vokalis, bercerita tentang lagu Rimba Membara. Lagu itu dibuat karena ia dan personel Muram merasakan secara langsung akibat dari pembakaran hutan.

“Bisa ngebayangin gak, orang yang asmanya makin parah akibat asap, anak kecil, dan balita. Atau mungkin malah ada tabrakan dikarenakan terbatasnya pandangan gara-gara asap,” katanya, kepada apahabar.com, Selasa (05/11).

Gorey menyebut musik yang diusung band-nya masih dalam genre rock. “Di lagu rimba membara mungkin rada terdengar stoner rock, rock tempo lambat dengan riff-riff gitar mengigit,” jelasnya.

Sementara pada lagunya yang lain yakni “Persiapan”, kental dengan unsur punk rock dan hardcore yang memacu adrenaline. “Kami akan eksplor seluasnya dan semampu kami,” katanya.

Lalu, bagaimana Gorey memandang persaingan musik rock di tengah demam “musik kopi dan senja” serta musik “ambyar” Didi Kempot yang sedang digandrungi banyak orang?

“Tentang itu kami kembalikan pada pendengar. Kami yakin masih banyak yang nyari musik rock di antara keambyaran ini. Yang pasti kami terus bergerak. Mohon dukungannya,” tandasnya.

Sejak dirilis dini hari Senin, 4 November 2019, Rimba Membara telah ditonton 776 views. Pencapaian yang cukup lumayan untuk band independen yang memiliki keterbatasan dalam hal promosi.

Di Banjarmasin, band beranggotakan Gorey (Vokal), Feri (Bass), Paboesky (Gitar), dan Aulia (Drum) tercatat telah malang melintang di dunia musik kota Banjarmasin bersama band mereka terdahulu: the Rindjink, Dead Bunny, Rock N Roll Jahat!, dan Carantivore.

Baca Juga: Alasan GIGI Rilis Album dalam Format Kaset Pita

Baca Juga: Unik, Coldplay Promosikan Album Baru Lewat Iklan Baris Koran

Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hiburan

Ayo Buruan ke Even Japan Festival SMAN 2 Banjarmasin, Sekarang!
apahabar.com

Hiburan

Di Rutan, Lucinta Luna Minta Dibawakan Bulu Mata Palsu hingga Teh Diet
apahabar.com

Hiburan

Lima Fakta Menarik ‘Koboy Kampus’, Film Nostalgia Kampus Era 90-an
apahabar.com

Hiburan

Ke Istana Presiden, Agnes yang Terlihat Lebih Elegant Minta Dukungan Jokowi
apahabar.com

Hiburan

Penampakan Steve Emmanuel Diperiksa Terkait Penyelundupan Narkoba
apahabar.com

Hiburan

Keluarga Terlihat di Bandara, Syahrini-Reino Barack Nikah di Jepang?
apahabar.com

Hiburan

Ditanya Status, Eko Jawab Duda Beranak Satu Lalu Cium Tangan Siti Badriah
apahabar.com

Hiburan

Alternatif Bioskop Hadir di Banjarmasin, KCM Siap Beroperasi Besok!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com