Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

RS Bhayangkara Banjarmasin Terima Pasien Penderita Napza

- Apahabar.com Rabu, 20 November 2019 - 11:03 WIB

RS Bhayangkara Banjarmasin Terima Pasien Penderita Napza

Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes Pol ErwinnZainul Hakim

apahabar.com, BANJARMASIN – Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso Banjarmasin merupakan salah satu dari sembilan rumah sakti di Kalimantan Selatan yang ditunjuk sebagai tempat untuk rehabilitasi narkoba.

Penetapan tersebut berdasarkan Rujukan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/701/2018 tentang penetapan institusi penerima wajib lapor – IPWL dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pengampu dan Satelit Program Terapi RumatanMetadona.

“Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin telah tetapkan sebagai IPWL untuk melayani dan penanganan para pecandu narkoba ringan dan berat,” kata Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes Pol ErwinnZainul Hakim kepada apahabar.com di ruang kerjanya, Rabu

RIS bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalsel secara sukarela memberikan pelayanan dan penanganan para korban narkoba yang ada di daerah tersebut. Hal ini dilakukan dalam rangka menekan angka pecadu narkoba di Bengkulu.

“Sebenarnya, pada 11 Maret 2014 lalu telah diterbitkan peraturan bersama tentang penanganan pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika ke dalam lembaga rehabilitasi yang ditandatangani MA, Kemenkumham, Kejagung, Polri, Kemenkes, Kemensos dan BNN. Upaya promotif-preventif pada penanggulangan narkoba ini sangat penting,” tuturnya.

Bagi korban narkoba yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso Banjarmasin, tidak dikenakan biaya sama sekali alias gratis. Namun demikian, sampai saat ini belum ada yang melayani pasien pecandu.

“Hal ini kemungkinan karena masyarakat belum mengetahui bahwa di Banjarmasin, Kalimantan Selatan ada RS khusus yang bisa menangani korban pecandu narkoba,” terangnya.

Erwin berharap masyarakat yang kecanduan untuk tidak usah takut berobat untuk lepas dari jeratan narkoba. Selain itu, pihaknya siap merahasiakan identitas. “Masyarakat tidak perlu kuatir, karena identitasnya akan kita rahasiakan,” tandas Erwin.

Sedangkan syarat masyarakat pecandu atau pasien sukarela/keluarga yang ingin direhabilitasi wajib menyiapkan kelengkapan administrasi yakni fotocopy KTP pasien dan penanggung jawab, dan fotocopy kartu keluarga.

Kemudian untuk pasien kiriman instansi Pemerintah atau BNN, yakni  fotocopy KTP pasien dan penanggung jawab, fotocopy kartu keluarga, surat keterangan izin dari instansi yang bersangkutan.

Lalu untuk pasien status hukum atau Terdakwa atau tersangka penyidik kepolisian, harus mempersiapkan fotocopy KTP pasien dan penanggung jawab, fotocopy kartu keluarga, surat keterangan rekomendasi dari tim Assesment Terpadu (TAT), surat Assesment medis dan hukum yang bersangkutan dan berita acara serah terima dari penyidik kepada pihak rumah sakit.

Dan terakhir, pasien status hukum atau terpidana. Diantaranya,fotocopy KTP pasien dan penanggung jawab, fotocopy kartu keluarga, surat acara penetapan pengadilan yang ditanda tangani kejaksaan dan tenaga medis yang terima pasien dan salinan putusan hakim serta surat pernyataan dari pihak pelaku atau pasien untuk menjalani rehab.

Baca Juga: HUT Bhayangkara Ke 73, Polda Kalsel Panen Ucapan Selamat

Baca Juga: Kapolda Kalsel: Momentum HUT Ke-73 Bhayangkara Tingkatkan Pelayanan pada Masyarakat

Reporter : Eddy Andriyanto
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Operasi Yustisi Prokes Covid-19 di Banjarmasin Barat, 28 Warga Dijaring
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Kuin Cerucuk, HMY Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Pemkab HSS Hibahkan Bangunan Sekolah untuk Pesantren
apahabar.com

Kalsel

Pengunjung Balai Kota Banjarmasin Wajib Masuk Bilik Disinfektan
apahabar.com

Kalsel

Ulfah Prihatin Kondisi Sungai Pekapuran Raya Banjarmasin Sekarang
apahabar.com

Kalsel

Dari 12 Formasi, KASN Hanya Rekomendasi 11 Pejabat Tabalong untuk Dilantik
apahabar.com

Kalsel

Diduga karena Overdosis, KNPI Desak Polisi Usut Kematian PA di HBI
apahabar.com

Kalsel

Masker Langka di Pasaran, Dinkes Kota: Masyarakat Galau
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com