Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Rudiantara Ditunjuk Sebagai Dirut PLN

- Apahabar.com Senin, 25 November 2019 - 14:19 WIB

Rudiantara Ditunjuk Sebagai Dirut PLN

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. Foto – Rmol.id

apahabar.com, JAKARTA – Sekretaris Kabinet Pramono Anung membenarkan bahwa mantan menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Mudah-mudahan segera dilantik, yang jelas saya sudah tanda tangan,” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di kantornya di Jakarta, Senin (25/11).

Menurut Pramono, sidang tim penilai akhir (TPA) yang salah satunya menentukan pos Rudiantara sudah selesai digelar.

“Mudah-mudahan segera dilantik, ini banyak perubahanlah di BUMN,” tambah Pramono.

Rudiantara adalah Menkominfo periode 2014-2019. Sebelum menjadi Menkominfo, Rudiantara pernah menjadi Wakil Dirut PT PLN pada 2008-2009 lalu.

Selama di PLN, ia terlibat dalam pencarian pendanaan perusahaan terutama pinjaman untuk proyek pembangkit listrik 10 ribu megawatt. Setelahnya, ia mengundurkan diri

“(TPA) sudah selesai. Bolanya di Menteri BUMN,” tambah Pramono.

Pramono mengakui bahwa Presiden Joko Widodo sedang berkonsentrasi untuk memperbaiki kondisi perekonomian.

“Salah satu yang ingin segera diselesaikan adalah BUMN karena di BUMN ini banyak BUMN besar yang memang perlu segera dilakukan pembenahan di antaranya yang sekarang sudah dilakukan Pertamina. Sebentar lagi PLN, kemudian Inalum, kemudian perbankan Mandiri, BTN dan beberapa bank lain,” ungkap Pramono.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan sejumlah nama yang menjadi komisaris maupun direksi BUMN.

Nama-nama tersebut adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina. Ahok akan didampingi Wakil Menteri BUMN Budi Gunawan Sadikin sebagai Wakil Komisaris sedangkan Direktur Keuangan adalah Emma Sri Martini.

Selanjutnya ada Pahala N Mansury sebagai Direktur Utama BTN sedangkan Komisaris Utama BTN adalah Chandra Hamzah. Erick Thohir juga mengangkat Orias Petrus Moedak menjadi Dirut PT Inalum (Persero).

“Proses rekrutmen seseorang menjadi direksi terutama direktur utama maupun komisaris utama di BUMN itu melalui tim penilai akhir (TPA). Dimana ketuanya Presiden, sekretarisnya saya, kemudian Pak Erick dan menteri terkait. Nah dalam proses itu, prosesnya panjang. Kita lihat berbagai faktor,” tambah Pramono.

Pramono menilai nama-nama tersebut sudah mempertimbangkan kebutuhan Indonesia saat ini.

“Kenapa diputuskan pak Ahok jadi komisaris utama di Pertamina, karena memang kita menyadari bahwa persoalan bangsa ini salah satunya mengenai ‘curent account deficit dan itu yang memberikan kontribusi cukup besar adalah Pertamina dan PLN. Maka dengan program B20, yang sekarang B30, kalau di internalnya Pertamina tidak dilakukan pembenahan, impor minyaknya sangat besar, inilah yang menyebabkan tekanan terhadap neraca transaksi berjalan kita sehingga dengan demikian penugasan Pak Ahok paling utama di Pertamina adalah hal-hal berkaitan dengan itu, untuk memberikan pengawasan jangan sampai Pertamina tidak mau berubah,” jelas Pramono.

Baca Juga: Ahok Nyatakan Siap Bantu Dirut Pertamina Nicke Widyawati

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

2020, Pemerintah Alokasikan Rp11 Triliun untuk Rumah Subsidi
apahabar.com

Ekbis

Bahan Pokok di Pasar Marabahan Diprediksi Aman Sebulan ke Depan
apahabar.com

Ekbis

BRI KC Marabahan Umumkan Pemenang Panen Hadiah Simpedes Periode II
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Awal Pekan Terkoreksi Dipicu Kekhawatiran Gelombang II Covid-19
apahabar.com

Ekbis

IHSG Menguat Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2020
tanaman hias

Ekbis

Selain Covid-19, Banjarbaru Juga ‘Pandemi’ Tanaman Hias
apahabar.com

Ekbis

2 Tambang Batu Bara RI Masuk 10 Besar Dunia, Salah Satunya di Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Pertegas Eksistensi Rupiah, BI Kalsel Lepas Tim Susur Sungai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com