3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Tak Ber-IMB, Inspektorat Turun Tangan Menyingkap Tabir Sejarah Banjar (1): Misteri Makam Demang Lehman Luna Maya Pakai Dress Rp 44 Juta dan Handbag Rp 383 Juta, Netizen Kira Mantan Ariel Noah Tenteng Kaleng Cat! Kejutan! OPIN Susul Insan Kotabaru Dukung 2BHD Jadwal Liga Champions Malam Ini, Liverpool, City, Real Madrid, Inter, Live SCTV, Barcelona vs Juventus Besok!

Sangkala, Pembunuh Rekan Saat Pesta Tuak di Kotabaru Ditangkap!

- Apahabar.com Senin, 25 November 2019 - 20:09 WIB

Sangkala, Pembunuh Rekan Saat Pesta Tuak di Kotabaru Ditangkap!

Penangkapan terduga pelaku pembunuhan seorang pemuda di Kotabaru berlangsung dramatis. Nyaris mampus tenggelam, pelaku kemudian dilarikan kerabatnya menuju Kotabaru sebelum akhirnya ditangkap tim gabungan di kawasan Desa Hijrah, Senin. Foto: Imam for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Polisi akhirnya meringkus terduga pembunuh Sarmani. Pelaku bernama Asdar alias Sangkala.

Sebelumnya, warga Kotabaru dihebohkan oleh kematian Sarmani pada Kamis (21/11) dini hari, sekitar pukul 02.30 silam.

Pria 41 tahun itu tewas penuh luka sayat di rumah seorang warga, kawasan Desa Sigam, Pulau Laut Utara.

Diduga kuat ia ditusuk rekannya sendiri usai berpesta minuman keras atau miras. Jasad Sarmani dibiarkan terlentang begitu saja di atas sebuah sofa, bersama rekannya yang sedang mabuk berat.

Tiga hari buron, penangkapan Asdar dilakukan Unit Buser Polres Kotabaru di kawasan Pulau Laut Timur, Minggu (24/11).

“Dalam penangkapan kami di-backup anggota Polsek Pulau Laut Timur,” ujar Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin melalui Kasat Reskrim Iptu Imam Wahyu Pramono kepada apahabar.com, Senin malam.

Pengejaran terhadap Asdar berlangsung dramatis. Selama dua hari mencari, polisi memulai penyisiran di Pulau Kapuk.

Tak membuahkan hasil, penyisiran berlanjut ke kawasan Pulau Auran, dengan menggunakan perahu balapan.

Lagi-lagi, penyisiran di pulau itu juga berakhir nihil. Asdar disebut terlebih dulu kabur dengan cara berenang.

Tak mau kehilangan jejak buruan, Tim Buser terus melakukan pengejaran. Selang kemudian, didapat informasi pelaku sempat ditolong oleh nelayan setempat saat berenang di perairan Pulau Auran.

Sesampainya di kawasan Teluk Keminting, Unit Buser mendapatkan informasi jika Asdar pergi ke rumah kerabatnya.

Kemudian, Asdar disebut dilarikan kerabatnya menggunakan mobil Carry putih ke arah Desa Hijrah, menuju pusat Kotabaru.

Tim Buser semakin tertantang dengan kelincahan Asdar. Mereka pun berkoordinasi dengan jajaran Unit Reskrim Polsek Pulau Laut Timur hingga dilakukan hunting atau sweeping di jalan.

Nah, akhirnya pada sekitar pukul 21.30, Minggu (24/11), polisi berhasil menghentikan mobil yang ditumpangi pelaku. “Asdar berhasil kami amankan, untuk proses hukum lebih lanjut,” terang Imam.

Dari hasil pemeriksaan, rupanya Asdar tega menghabisi korban Mani lantaran sakit hati. “Untuk sementara pengakuannya begitu [sakit hati], kami masih lakukan pendalaman,” jelas Imam.

Untuk diingat, Mani terbunuh usai ia dan tiga rekannya termasuk pelaku menggelar pesta miras tradisional atau tuak. Ketika hari semakin malam, mereka berempat lalu bernyanyi bersama di bagian dapur rumah tersebut.

Lantaran sudah larut malam, Eliya, pemilik rumah, meninggalkan mereka untuk menemani anaknya yang sedang tidur di kamar.

Memasuki dini hari, Eliya keluar kamar hendak pergi ke kamar mandi. Kaget bukan kepalang, Eliya melihat Mani sudah bersimbah darah di sebuah sofa panjang.

Di saat bersamaan, Eliya melihat tepat ada Baha — rekan korban — terkapar akibat mabuk berat, di sebelah jasad. Sementara pelaku Asdar dan seorang rekan korban lain sudah menghilang entah ke mana.

Dalam keadaan panik, Eliya menghubungi suaminya yang sedang bekerja. Selang kemudian, Eliya langsung menjemput suaminya dan menghubungi bekas kepala Desa Sigam untuk melapor ke anggota Polres Kotabaru.

Baca Juga: Duel Maut di SPBU Liang Anggang, 1 Orang Tewas

Baca Juga: Pesta Tuak, Pemuda di Kotabaru Tewas Penuh Luka Sayat

Baca juga: Demo Penajam, dan Alasan Dewan Pengupahan UMK Tak Naik

Baca Juga: Nafsu Cium Perempuan, Dua Pemuda Basirih Keroyok Teman

Baca Juga:  Hari Guru Nasional, Kesejahteraan Belum Merata Honorer di Kalsel

Baca Juga: Klarifikasi Disdik, Guru Honorer di Banjarmasin Diupah Rp 150 Ribu

Baca Juga: Nasib Mahendra, Pemuda Banjarmasin yang Maki Polisi ‘Monyet’ Usai Ditilang

Baca Juga: Cerita Musala Hidayatul Selamat dari Kebakaran Hebat Kotabaru

Reporter: Ahc20
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, ‘Roda 4’ Dilarang Masuk Komplek Rahayu Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Polres Balangan Salurkan 10 Ton Beras kepada Warga Terdampak Covid-19
apahabar.com

Kalsel

PMI Balangan Salurkan Bantuan Kebakaran ke Desa Terpencil
apahabar.com

Kalsel

Mengantuk, Tiang Listrik di Skip Lama Ditabrak hingga Roboh
apahabar.com

Kalsel

Edukasi New Normal Makin Masif Dilakukan Polisi HSU
apahabar.com

Kalsel

Sayyid Ismail Distribusikan Air Bersih ke Rumah Warga
apahabar.com

Kalsel

Bocah Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa
apahabar.com

Kalsel

Sembuh dari Covid-19, Belasan Warga Kalsel Segera Dipulangkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com