Kebakaran Jalan Manggis, Los Bedakan Diduga Sengaja Dibakar Sopir di Banjarmasin Setop Logistik ke Palangka Raya, Ada Apa? Resmi, Batola Laksanakan PSBB Jilid Kedua Horee, Insentif Tenaga Medis di Banjarmasin Segera Dibayar Kebakaran Jalan Manggis, Korban Tinggal Baju di Badan




Home Sirah

Minggu, 17 November 2019 - 06:30 WIB

Sebab Abu Thalhah Disegani Rasulullah

nazmudin - Apahabar.com

Ilustrasi orang-orang miskin dan lemah. Foto–Osher Shalom

Ilustrasi orang-orang miskin dan lemah. Foto–Osher Shalom

apahabar.com, JAKARTA – “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (Ali Imran: 92).

Betapa banyaknya sahabat Nabi yang mendermakan sebagian bahkan seluruh harta yang dimiliki dan dicintainya kepada orang lain, lantaran Nabi menyampaikan ayat di atas dan mereka ingin mendapatkan manfaatnya. Mereka mendermakan kebun, kuda kesayangan, separo hartanya bahkan satu-satunya makanan yang dimilikinya kepada tamu yang datang ke rumahnya.

Adalah Abu Thalhah beserta istrinya yang melakukan perbuatan mulia dan penuh pengorbanan itu, menjamu tamunya. Suatu hari Nabi SAW kedatangan tamu (orang Muhajirin) di masjid.

Setelah melakukan jamaah salat Magrib dan dilanjutnya salat Isya, Nabi meminta Abu Thalhah menjamu tamu itu di rumahnya. Sesampainya di rumah, betapa sedih hati Abu Thalhah mendapatkan bisikan istrinya bahwa makanan yang tersedia tinggal satu porsi saja.

Baca juga :  Gus Muwafiq Klarifikasi Ceramah yang Dianggap Hina Rasulullah

Sebagai mukmin yang taat, tak mudah bagi Abu Thalhah dan istri melupakan ayat tersebut di atas. Tentu mereka tak ingin tamunya mengetahui keadaan yang sesungguhnya. Setelah berembug mengatur siasat baik dengan istrinya, Abu Thalhah segera kembali ke ruang tamu. Thalhah pun memanggil sang istri dan memintanya menyiapkan makan malam bersama.

Ketika makam malam akan dimulai, tiba-tiba lampu di rumah itu padam (dimatikan oleh istri Abu Thalhah). Abu Thalhah segera menyodorkan satu porsi makanan untuk tamunya. Sementara itu, ia berpura-pura memegang satu porsi makanan juga dan seolah makan malam seperti tamunya itu. Padahal piring yang dipegangnya itu kosong. Segera setelah makan malam usai, Abu Thalhah pun mengantarkan tamunya ke ruang istirahat.

Malam itu berlalu dan tak seorang pun mengetahui perbuatan mulia yang penuh pengorbanan itu. Tibalah saatnya shalat Subuh, Abu Thalhah membangunkan sang tamu dan mengajaknya ke masjid. Dari kejadian itu, Allah SWT mewahyukan sebuah ayat dalam surat al-Hasyr: 9, kepada Rasulullah SAW.

Baca juga :  Istirahat di Siang Hari, Umar bin Abdul Aziz Ditegur Putranya Sendiri

Ketika Nabi SAW melihat Abu Thalhah di masjid, beliau berkata: “Wahai Abu Thalhah, Allah SWT kagum dengan perbuatanmu menjamu tamu semalam.” Bahkan Allah menurunkan sebuah ayat tentang hal itu kepadaku: “Mereka lebih mengutamakan (orang Muhajirin) daripada dirinya sendiri, sekalipun mereka memerlukannya,” (al-Hasyr: 9).

Hadis Nabi: “Jika ada orang yang sangat ingin dengan sesuatu yang membangkitkan selera, kemudian ia tahan keinginan itu dan tidak mementingkan dirinya sendiri, maka dosanya akan diampuni Allah.” (HR. Ibnu Hibban).

Baca Juga: Mengenang Dinasti Abbasiyah pada Masa Gemilang

Baca Juga: Awal Mula Persahabatan Datu Kelampayan dan Datu Sanggul yang Melegenda

Sumber: Khazanah Republika.co.id

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

Sirah

Kejadian Ganjil Saat Pemindahan Jenazah Istri dan Anak Datuk Kelampayan
apahabar.com

Sirah

Masjid Ini Dipercaya Mengeluarkan Minyak, Benarkah?
apahabar.com

Sirah

Tidak Mudah Menjadi Pendakwah di Zaman Dulu, Tunji Abbas Mengalaminya

Sirah

Masjid Jami Sungai Jingah (2),‘Saksi’ Warga Banjar Tak Sudi Dibantu Penjajah
apahabar.com

Religi

Susuri Jalan Tasawuf Tak Biasa, Guru Seman Beri Makan Semut ‘Wadai Kelemben’
Awal Munculnya Istilah Tarawih

Sirah

Awal Munculnya Istilah Tarawih
apahabar.com

Sirah

Ini Karomah Datuk Kelampayan yang Tidak Banyak Diketahui
apahabar.com

Sirah

Berikut 7 Golongan yang Akan Mendapat Payung di Padang Mahsyar