Pal 4 Banjarmasin Masih Terendam, Pemkot Gelar Rapat Dadakan Alhamdulillah, Ribuan Pengungsi di Liang Anggang Mulai Kembali ke Rumah Target Sore Ini, Jembatan Mataraman Kalsel Kembali Bisa Dilewati Banjar Kebanjiran, Duh Buaya Sungai Tabuk Ditinggal Pemilik Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik

Sebut Polisi Monyet, Pemuda di Banjarmasin Tak Berkutik Saat Diamankan

- Apahabar.com Rabu, 13 November 2019 - 21:16 WIB

Sebut Polisi Monyet, Pemuda di Banjarmasin Tak Berkutik Saat Diamankan

Pelaku penghinaan petugas lalu lintas Polresta Banjarmasin diamankan dari kediamannya di kawasan Sungai Bilu, Banjarmasin Timur, Rabu sore. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Mulutmu harimau-mu. Pepatah kuno itu cukup pas disematkan ke Muhammad Mahendra.

Tak terima ditilang polisi, pemuda 21 tahun itu memaki petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banjarmasin.

“Kemarin kena tilang guys sama monyet-monyet ini. Disuruh motoin mereka guys ka***et,” jelas Mahendra dalam video di akun Instagram miliknya, @mahen.muhammad, Selasa 12 Oktober kemarin,

Bisa ditebak. Postingan di Instagram story itu kemudian beredar luas hingga sampai ke tangan polisi.

Dalam postingannya, Mahendra yang hendak mengambil SIM juga tak terima ketika diminta memotokan personel Lantas yang sedang melakukan apel di halaman parkir Mapolresta Banjarmasin.

Mahendra merupakan warga Jalan Keramat, Kelurahan Sungai Bilu, Banjarmasin Timur. Karena video kontroversinya itu, ia ditangkap sejumlah petugas berpakaian preman di kediamannya pada Rabu (13/11) sore.

Sebelum menangkap Mahendra, polisi sempat mencarinya di sebuah gerai ponsel ternama, Jalan Ahmad Yani, Km 2, Banjarmasin. Namun, ia tidak sedang di tempat kerja.

Tak cuma saat menghina polisi saja, video Mahendra saat diamankan petugas ikut viral. Saat ditangkap, Mahendra terlihat ketakutan untuk diminta mengulangi perkataannya.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi mengatakan unggahan Mahendra mengandung unsur pidana UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). “Masuk pidana,” ujarnya kepada apahabar.com, Rabu malam.

Mahendra, kata Ade, akan dijerat dengan Pasal 45 Ayat 3 UU ITE karena mendistribusikan dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan atau pencemaran nama baik.

“Pidananya penjara paling lama empat tahun dan/atau denda paling banyak Rp750 juta,” jelas Ade.

Baca Juga: Kena Serangan Jantung, 2 Pejabat di Kalsel Meninggal

Baca Juga: Esok, Vivi Zubedi Luncurkan Kerajinan Purun di Pentas Internasional

Baca Juga: BNN: Banyak Pegawai dan Driver Tambang di Kalsel Gunakan Narkotika

Baca Juga: Pilbup Kotabaru: Pecah Kongsi, Petahana Merapat ke Eks Rival

Reporter: Riyad Dafhi R.
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Honorer

Banjarmasin

1.376 Guru Honorer di Banjarmasin Diusulkan Berubah Status ke Pusat
Pembuatan SKCK, STTP dan SIK di Banjarmasin Diliburkan

Kalsel

Pembuatan SKCK, STTP dan SIK di Banjarmasin Diliburkan  
apahabar.com

Kalsel

Malam Ramadan, Puluhan Pemuda di Kotabaru Malah Pesta Miras
apahabar.com

Kalsel

Sukses Perangi Sampah Plastik, IGES Jadikan Banjarmasin Percontohan
apahabar.com

Kalsel

Imbas Covid-19, Pembangunan Siring Muara Kelayan Ditunda
apahabar.com

Kalsel

Mahelat Lebo, Tekad Dua Desa di Batola Menekan Penyebaran Covid-19
Pilkada Serentak 2020

Kalsel

Cek Kesiapan Pilkada Serentak 2020, Wakapolda Kalsel Beri Arahan Polres Banjarbaru
Kerugian Negara Ratusan Juta, Ini Hasil Ops Antik Intan 2020 Polres Banjarbaru

Kalsel

Kerugian Negara Ratusan Juta, Ini Hasil Ops Antik Intan 2020 Polres Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com