Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Sejumlah Desa di Barut Kelola Mata Air Pegunungan dari Dana Desa

- Apahabar.com Rabu, 20 November 2019 - 16:41 WIB

Sejumlah Desa di Barut Kelola Mata Air Pegunungan dari Dana Desa

Plt Kepala Dinas Sosial dan PMD Barut, Eveready Noor saat mengecek swadaya masyarakat dalam mendapatkan air bersih. Foto - Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Letak geografis Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, berbeda dengan daerah lain, selain kondisinya berbukit-bukit juga keberadaan tanah yang hampir merata dipenuhi bebatuan.

Kondisi itulah membuat pemerataan air bersih yang dikelola PDAM Muara Teweh tidak terjangkau hingga ke desa-desa. Meski demikian hal tersebut tidak menyurutkan keinginan warga untuk mendapatkan air bersih untuk desa mereka.

Warga desa pun secara gotong royong dengan menggunakan Dana Desa (DD) telah melakukan terobosan untuk memanfaatkan sumber mata air pegunungan yang ada di daerah mereka, yakni dengan cara memasang sambungan pipa besar yang jaraknya ratusan meter hingga beberapa kilometer ke pemukiman di desa.

Plt Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Barut , Eveready Noor, mengatakan yang sudah memanfaatkan sumber mata air pegunungan di daerah mereka, yakni Desa Baliti, Malungai di Kecamatan Lahei dan Desa Pendreh Kecamatan Teweh Tengah.

“Dengan demikian maka warga tersebut tidak lagi mengambil air bersih ke sungai. Kami dari Dinas Sosial PMD mengharapkan kepada pihak desa agar bisa mengelola sumber mata air ini dengan bijak, artinya jangan menggunakan air yang berlebihan, dijaga sumber airnya, di jaga hutan-hutan yang ada sumber mata air, karena hutan merupakan tempat menyimpan air,” kata Eveready Noor, Rabu (20/11).

Dia juga meminta kepada desa lain untuk membuat tempat agar sumber mata air terlindung dari binatang-binatang ataupun dari kotoran-kotoran, karena sumber mata air itu yang dinikmati oleh masyarakat di desa.

Sumber mata air yang berada di kawasan hutan lindung Pararawen di Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah juga sudah dimanfaatkan warga masyarakat setempat untuk kebutuhan sehari-hari.

“Sumber mata air ini berjarak sekitar empat kilometer dari desa. Dan Alhamdulillah, walapun sejauh itu, karena itu menyangkut kebutuhan masyarakat akhirnya dapat dilaksanakan dengan menyambung pipa paralon yang cukup besar hingga sampai ke desa,” katanya.

Sementara, Kepala Desa Pendreh, Sugian mengatakan program air bersih ini sangat membantu warga Desa Pendreh. Di mana program ini sangat begitu penting bagi Desa Pendreh. Sebelum adanya program air bersih ini warga sangat kesulitan dengan air bersih.

“Dengan adanya program air bersih dari pemerintah, kami warga Desa Pendreh bisa menikmati air bersih. Kami ucapan terima kasih atas program bantuan air bersih ini. Air bersih dari pegunungan hutan lindung Pararawen ini bisa langsung di konsumsi,” kata Sugian.

Sugian juga mengatakan bahwa hampir seluruh warga Desa Pendreh telah menikmati air bersih ini. Hanya tinggal beberapa persen yang belum menikmati air bersih.

“Warga Desa Pendreh ini dihuni sekitar 600 lebih kepala keluarga, dan yang sudah menikmati air bersih kurang lebih sekitar 500 KK dan sekitar 100 KK yang masih belum menikmati air bersih, dan diharapkan pada tahun ini dengan dana desa (DD) tahap tiga kami akan menuntaskan program air bersih ini agar seluruh warga di desa kami bisa menikmati air bersih,” katanya.

Sufaat warga Desa Pendreh menyampaikan ucapan terima kasih dengan adanya program air bersih ini. Sebelumnya warga sangat kesulitan dengan air bersih. Dan dengan adanya program air bersih ini kami merasa terbantu.

“Dengan adanya program ini warga tidak lagi BAB di sungai. Warga sangat terbantu dengan program air bersih ini. Dan kita meminta agar ke depannya program air bersih ini lebih ditingkatkan agar semua warga di desa bisa menikmati air bersih dikarenakan  air dari pegunungan ini bisa langsung di konsumsi,” kata Sufaat.

Baca Juga: KemenPAN-RB: Kejari Banjarbaru Jadi Kandidat Kantor Percontohan se-Indonesia

Reporter: Ahc17
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Rapid Test Massal Gratis di Kumai, 1 Reaktif
apahabar.com

Kalteng

BKSDA Kalteng Lakukan Observasi di Lokasi Serangan Buaya
apahabar.com

Kalteng

PSBB Kapuas Jilid II, Jam Operasional Pasar Modern Ditambah
apahabar.com

Kalteng

Dipastikan, Golkar-Nasdem Usung Petahana Sugianto-Edy Pratowo di Pilgub Kalteng 2020
apahabar.com

Kalteng

Kantongi Identitas Pelaku, Polisi Buru Pencuri Uang di Mobil Barito Utara
apahabar.com

Kalteng

Plt. Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya Tinjau Rapid Test Massal Di Barito Utara
apahabar.com

Kalteng

Lihat Pelayanan Perizinan Dinas PMPTSP Kapuas Saat Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Jalan Strategis di Kalteng 2019 Tidak Kebanjiran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com