Heboh! Polisi Kotabaru Gerebek Perusahaan Jasa Penagih Hutang Pinjol Setelah DMI Kalsel, Giliran Satgas Soroti Saf Rapat Al-Jihad Status PPKM Kotabaru Naik Level 3, Kadinkes Beberkan Penyebabnya Jelang Peresmian, Penutupan Total Jembatan Sei Alalak Tunggu Instruksi Paspampres Viral! Video Sepasang Muda-Mudi Diduga Berbuat Mesum, Polres HST Turun Tangan

Selama 3 Hari Uji Kelaikan, 130 Angkutan Terjaring di Kintap

- Apahabar.com     Sabtu, 30 November 2019 - 10:50 WITA

Selama 3 Hari Uji Kelaikan, 130 Angkutan Terjaring di Kintap

Petugas Lalu Lintas dan Jalan Raya Kalsel menandai bak truk dengan cat semprot dalam operasi razia.Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sebanyak 130 kendaraan angkutan terjaring pada hari ketiga razia uji kelaikan di Jembatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut.

Razia angkutan itu digalakkan oleh Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XV Kalimantan Selatan (Kalsel), sejak Rabu (27/11) hingga Jumat (29/11) tadi.

Dari data yang dihimpun, pada hari pertama atau Rabu (27/11) dari 188 kendaraan angkutan yang diperiksa, 69 diantaranya tidak memenuhi syarat layak dari BPTD XV Kalsel.

Kemudian, di hari kedua Kamis (28/11) dari 173 angkutan yang di uji, petugas menjaring sebanyak 46 angkutan.

Sementara pada hari ketiga atau Jumat (29/11) dari 63 angkutan yang diperiksa oleh petugas, 15 masuk kategori tidak layak jalan.

Adapun operasi tersebut hanyalah tahap pendampingan awal terhadap petugas penjaga di sana. “Ke depannya, di lokasi ini akan diberlakukan penegakkan hukum setiap hari,” kata Kepala Seksi Lalu Lintas dan Jalan Raya (LLAJ), Ade Supriadi.

Oleh karena itu, dihimbaunya kepada masyarakat, khususnya pengusaha angkutan atau pengemudi untuk menjaga kendaraannya agar tetap dalam kondisi layak jalan. Baik secara adminstrasi maupun teknis agar tercipta keamanan, kenyamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalu-lintas.

Harapannya, kata dia, guna meningkatakan keselamatan berlalu-lintas di jalan, terutama bagi pengguna jalan lain.

Membantu menjaga kondisi jalan agar tidak cepat rusak akibat operasional angkutan barang yang ‘over loading’ dan ‘over dimension’.

Mencegah terjadinya kemacetan, demi mewujudkan keteraturan dalam berlalu lintas yang aman, nyaman, selamat, tertib dan lancar.

Memberikan pengayoman dan pelayanan keamanan atau keselamatan, bagi pengguna jalan lainnya, sehingga tetap terjaga tingkat produktifitas masyarakat.

Membangun budaya tertib berlalu-lintas. Memberikan edukasi, khususnya kepada pengusaha atau pengemudi angkutan barang serta kepada seluruh masyarakat pengguna jasa angkutan barang.

Baca Juga: BPTD XV Kalsel Tindak 69 Pelanggar di Jembatan Timbang Kintap

Baca Juga: Hari Kedua Uji Kelaikan di Kintap, Ratusan Angkutan Terjaring

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Bentrok di Pesta Pernikahan, Dua Pria di Martapura Mandi Darah
apahabar.com

Kalsel

Swab 500 Warga Banjarmasin, Polda Kalsel Serahkan Dinkes Umumkan Hasilnya
Harga Gas Melon

Kalsel

Pasca-Banjir, Harga Gas Melon di Banjarmasin Meroket
apahabar.com

Kalsel

Kotabaru Banyak Temukan Surat Suara Rusak
apahabar.com

Banjarbaru

Keluh Pedagang Soal Penutupan Pasar Bauntung Lama ke Pemkot Banjarbaru: Kami Makan Apa?
apahabar.com

Kalsel

Tak Betah, Ratusan Mama Muda di Tapin Gugat Cerai Suaminya
ppdi

Banjarbaru

Wacana Bentuk Komisi Disabilitas Daerah, PPDI Minta Saran KIP Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Suspect Corona, Asisten Barito Putera: Harus Punya Tekad Sembuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com