Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung

Sengketa Lahan Kelumpang Hulu dan Hampang, RBH: Tidak Ada Kaitan dengan Suku

- Apahabar.com Selasa, 19 November 2019 - 19:25 WIB

Sengketa Lahan Kelumpang Hulu dan Hampang, RBH: Tidak Ada Kaitan dengan Suku

Ketua Rumah Bantuan Hukum Laskar Bamega, Tri Wahyudi Warman. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Rumah Bantuan Hukum (RBH) Laskar Bamega Kotabaru tidak mencium adanya kaitan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dengan sengketa lahan di Kelumpang Hulu dan Hampang.

Karenanya, Ketua Tri Wahyudi Warman menyesalkan termuatnya isu sara oleh salah satu media online di Kalimantan Selatan yang mengaitkan suku Dayak dan Bugis dengan konflik lahan tersebut.

“Entah ada motif apa sebenarnya berita itu, sehingga pemberitaannya malah mengaitkan dua suku Dayak dan Bugis. Ini tidak benar. Dari dulu di Kotabaru dua suku ini selalu rukun dan damai,” ujar Tri menyesalkan.

“Meski saya melihat link pemberitaannya di media online itu sudah dihapus, tapi saya pribadi sangat menyesalkan berita itu tayang. Isinya malah memuat isu SARA dan membawa nama dua suku,” ujar Tri Wahyudi Warman kepada apahabar.com Selasa (19/11).

Persoalan sengketa lahan, menurutnya, sama sekali tidak ada kaitannya dengan suku, dan bisa diselesaikan dengan cara musyawarah dan jalur hukum.

Tri percaya seharusnya media menjadi penyebar informasi yang faktual, tidak berasumsi, dan bernuansa provokatif.

“Sebenarnya ini secara tidak langsung menciderai profesi jurnalis lainnya yang berkompeten. Harusnya juga Dewan Pers segera turun tangan menyikapi pemberitaan itu,” ujarnya mengakhiri.

Sebelumnya, menyikapi persoalan pemberitaan itu, Ketua Majelis Umat Kepercayaan Kaharingan Indonesia (MUKKI) mewakili suku Dayak bersama Keluarga Kerukunan Sulawesi Selatan (KKSS) suku Bugis bertandang ke Mapolda Kalsel bertemu langsung dengan Wakapolda Kalsel.

Mereka juga sempat menggelar jumpa pers dan menyatakan suku Bugis dan Dayak di Kotabaru tidak pernah bermasalah dan tetap rukun, dan hidup berdampingan dalam NKRI.

“Selama ini, kami suku Dayak dan Bugis di Kotabaru dan Kalimantan tidak pernah memiliki masalah. Tetap rukun, dan damai,” ujar Sukirman, saat jumpa pers di Mapolda Kalsel beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Gerakan Sadar dan Tertib Arsip di Kalsel Disosialisasikan

Baca Juga: Resapan Anggaran APBD 2019 Jauh Dari Target, Hermansyah: Kepala SKPD Jangan Diberi Cuti!

Reporter: Ahc20
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Akhirnya, Insentif Petugas Medis di Kotabaru Cair Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Di Depan Ribuan Jemaah Batola Berselawat, Intip Pesan Habib Syech
apahabar.com

Kalsel

Dorong Banjarmasin Jadi Kota Inklusi, Kelurahan Pelambuan Jadi Contoh Awal
apahabar.com

Kalsel

Pembunuhan Istri Muda Pembakal HST, Polisi Dalami Pelaku Lain
apahabar.com

Kalsel

Seminar Pendidikan Inklusi, Kampus UIN Antasari ‘Belum’ Ramah Disabilitas?
Belasan Positif Covid-19, Banjarbaru Juga Siap Terapkan PSBB

Kalsel

Belasan Positif Covid-19, Banjarbaru Juga Siap Terapkan PSBB
apahabar.com

Kalsel

Pesan Bupati Chairansyah di Hari Kesaktian Pancasila 2020
apahabar.com

Kalsel

Kampanye di Pulau Satu, SHM-MAR Akan Tingkatkan Infrastruktur Jalan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com