Jembatan Ambruk, Warga Pingaran Ilir Terpaksa Menyeberang Pakai Perahu Tali Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng

Serapan Rendah, Banjarmasin Bakal Disorot Mendagri Tito

- Apahabar.com     Sabtu, 2 November 2019 - 20:20 WITA

Serapan Rendah, Banjarmasin Bakal Disorot Mendagri Tito

Ilustrasi APBD. Foto-Bisnis.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Baru dilantik, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian langsung bikin gebrakan.

Eks Kapolri itu menginstruksikan anak buahnya untuk mengecek serapan anggaran di tiap pemerintah daerah.

Tujuannya, agar sisa lebih penggunaan anggaran di daerah tidak terlalu besar, mengingat kerja untuk APBD 2019 tinggal dua bulan lagi.

Jika penyisiran tersebut benar dilakukan eks Kapolda Metro Jaya itu, Pemkot Banjarmasin wajib was-was.

Catatan apahabar.com, serapan anggaran Pemkot Banjarmasin hanya mencapai 44,15 persen per 28 Oktober 2019.

Untuk Serapan Belanja Langsung mencapai kisaran Rp400 miliar dari alokasi APBD Murni Rp1,7 triliun.

Sedangkan, Belanja Tidak Langsung baru mencapai Rp700 miliar. Ketika dilihat lebih detail, serapan belanja tidak langsung yang meliputi biaya pegawai baru dibayar 10 bulan.

Artinya, serapan anggaran lebih banyak terpakai untuk gaji pegawai ketimbang realisasi program kerja.

Menanggapi kondisi yang tengah tersorot, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah angkat bicara. Ia meminta SKPD segera bekerja ekstra.

Herman menargetkan penutupan tahun 2019, serapan anggaran bisa mencapai 80 persen.

Jika tak menaikan serapan anggaran sekarang, tentu berpengaruh pada dana alokasi yang dikuncurkan pusat untuk Banjarmasin.

Terlebih, rancangan APBD murni 2020 yang menurun dengan menyikapi serapan anggaran 2019.

“Ini yang kita khawatirkan jika penyerapan anggaran rendah, dana dari pusat akan dikurangi dan juga berpengaruh APBD 2020,” ujarnya kepada apahabar.com, Sabtu (02/11).

Belum lagi, bagi Hermansyah dana kelurahan yang dialokasikan ke Pemkot belum tersalurkan sepenuhnya.

Harusnya dana yang sangat dibutuhkan masyarakat tersebut habis sesuai jadwal berdasarkan kebutuhan prioritasnya.

Baca Juga: Proyeknya Ancam Nyawa Warga, Manajemen Duta Mall Minta Maaf

Baca Juga: Warung Sedekah Hadir di Banjarbaru, Bayar Cukup Dengan Doa

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ruas Jalan Nasional di Angsana Mulai Dikerjakan, Simak Harapan Warga

Kalsel

Belasan Anggota Polisi di Kalsel Dipecat dengan Tidak Hormat Sepanjang 2021
apahabar.com

Kalsel

Heboh Ibu Pingsan di Kotabaru Diduga Covid-19, Cek Faktanya
apahabar.com

Kalsel

Sayed Jafar Wacanakan Bangun Pasar Modern di Setiap Desa
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS..! Tabrakan Maut di Basirih, Dua Tewas
aapahabar.com

Kalsel

Libur Tahun Baru, Basarnas Banjarmasin Waspadai Kawasan Pesisir
Tala

Kalsel

Jeng..Jeng…Ini Dia Calon Investor Kawasan Industri Jorong Tala
Lagi, Kalsel Diguyur Hujan

Kalsel

Lagi, Kalsel Diguyur Hujan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com