ga('send', 'pageview');
Cerita Sukses Pemuda Kotabaru di Jepang dan Gaet Wanita Mualaf Ribuan Gram Sabu Gagal Edar, BNN Kalsel Diapresiasi Pusat Banjir di Pelaihari, Warga Diminta Waspada Hujan Susulan Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin




Home Habar

Kamis, 28 November 2019 - 05:45 WIB

Siapakah yang Dimaksud Golongan Kiri Menurut Alquran?

Redaksi - Apahabar.com

Ilustrasi umat muslim membaca Alquran atau tadarusan di sebuah masjid. Foto – Antara/Jojon

Ilustrasi umat muslim membaca Alquran atau tadarusan di sebuah masjid. Foto – Antara/Jojon

apahabar.com, JAKARTA – Dikatakan di dalam Alquran bahwa ashaabul syimal (golongan kiri) sangat sengsara ketika di akhirat. Sebab, berbagai siksaan yang tak terbayangkan ada di sana.

Hal tersebut juga dikatakan Guru Besar Agama Islam dari IPB, Prof Didin Hafiduddin. Dia menuturkan, Alquran sudah secara gamblang menjelaskan ashaabus syimaal (golongan kiri).

Menurut dia, di dalam Alquran surah al-Waqiah ayat tujuh, telah disebutkan juga, bahwa manusia akan dibagi ke dalam tiga kelompok di akhirat kelak.

“Yaitu ashaabul maimanah (golongan kanan) ashaabul masy amah atau disebut ashaabul syimal (kiri) dan assaabiqun saabiqun (generasi terdahulu yg pertama masuk Islam)” ujar dia seperti dilansir dari Republika,co.id, Rabu (27/11).

Baca juga :  Saudi Terbitkan Panduan Jemaah Haji di Tengah Pandemi

Mantan ketua umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia itu juga memaparkan, di dalam surah yang sama dari ayat 41 hingga 57 dijelaskan juga keadaan golongan “kiri” itu di dalam neraka.

Hal tersebut nyatanya, berkaitan dengan perilaku golongan itu ketika masih berada di dunia yang bertentangan dengan ajaran Islam. “Mereka adalah yang didunia nya berbuat kerusakan, kejahatan, kemaksiatan dan bahkan tidak mempercayai kebangkitan setelah kematian,” kata dia.

Baca juga :  Jelang Terima Jemaah Haji, Makkah-Madinah Bersolek

Dia menambahkan, secara umum golongan “kiri” tersebut merupakan pendusta agama. Namun demikian, ketika ditanya terkait golongan kiri yang identik dengan sifat negatif dalam terminologi Alquran, dia menampiknya. “Jangan disamakan “golongan kiri” itu dengan kiri bahasa Indonesia. Karena ini berkaitan dengan perilaku manusia,” ungkap dia.

Baca Juga: Warganet Puji Aksi Mencegah Pembakaran Alquran di Norwegia

Baca Juga: Soal Pembakaran Alquran, MUI Minta Pemerintah Panggil Dubes Norwegia

Sumber: Khazanah Republika.co.id
Editor: Aprianoor


There is no ads to display, Please add some

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Menjelang Haul Ke-7 Tuan Guru H Bawai, Seorang Ulama Konsultatif
apahabar.com

Habar

Di Bawah Pantauan Kamera Thermal, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Segera Dibuka
apahabar.com

Habar

Ribuan Jamaah Hadiri Peringatan Haul Guru Cantung ke 16
apahabar.com

Habar

Lirik Dakwah di Media Sosial, LDNU Banjar: Tetap Mengutamakan Kesantunan
apahabar.com

Habar

115 Tandon Disediakan untuk Haul Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Habar

Diam-Diam Ikut Haul, Jonri yang Non-Muslim Mulai Tertarik dengan Islam
apahabar.com

Habar

Kenang NU Banua di Harlah ke 94; Masyarakat Banjar Loyal dengan NU
apahabar.com

Habar

Perkirakan 2 Juta Lebih Jemaah Hadir, Wakapolda Kalsel Tinjau Kesiapan Pengamanan Haul Sekumpul ke 15
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com