Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Sofyan Basir Divonis Bebas, KPK Pertimbangkan Ajukan Kasasi

- Apahabar.com Senin, 4 November 2019 - 15:18 WIB

Sofyan Basir Divonis Bebas, KPK Pertimbangkan Ajukan Kasasi

Mantan Dirut PLN Sofyan Basir (kiri) meluapkan kegembiraan bersama kerabat usai diputus bebas di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (04/11). Foto – Antara/Puspa Perwitasari

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertimbangkan untuk mengajukan kasasi menyusul vonis majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang membebaskan mantan direktur utama PT PLN Sofyan Basir.

“Nantinya akan menentukan langkah kami apakah kasasi atau yang lain. Kami pelajari dulu putusannya,” kata jaksa penuntut umum (JPU) KPK Ronald Worotikan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (04/11).

Majelis hakim dalam amar putusannya menilai Sofyan tidak terbukti melakukan pembantuan dalam tindak pidana korupsi terkait kesepakatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang RIAU-1 (PLTU MT RIAU-1).

“Kalau seperti itu kan sepenuhnya hak majelis. Bukan berarti bahwa putusan bebas ini artinya dakwaan lemah atau tidak, itu tidak benar karena kami sudah membuat surat dakwaan sesuai dengan hasil penyidikan,” tambah jaksa Ronald.

Namun Ronald mengaku pihaknya masih pikir-pikir selama 7 hari untuk menentukan sikap.

“Yang jelas kami mempelajari putusan hakim dulu, baru menyatakan sikap. Dari putusan itu akan mempelajari dulu pertimbangan-pertimbangannya, perkara ini kan cuma Sofyan Basir. Perkara lain yang tidak terkait Sofyan Basir akan terus berjalan,” ungkap Jaksa Ronald.

Ia mengaku cukup kaget dengan putusan bebas tersebut.

“Secara psikologis memang kami kaget ya dengan putusan ini tapi kami menghormati putusan majelis dan kami akan mempelajari putusan untuk menentukan langkah selanjutnya,” ungkap Ronald.

Terkait perkara ini sudah ada tiga orang yang divonis bersalah dan sedang menjalani hukuman.

Mereka adalah pemegang saham Blakgold Natural Resources (BNR) Ltd Johanes Budisutrisno Kotjo yang divonis 4,5 tahun penjara ditambah denda sejumlah Rp250 juta berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta.

Mantan Menteri Sosial Idrus Marham divonis 5 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Sedangkan Eni Maulani Saragih pada 1 Maret 2019 lalu telah divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan ditambah kewajiban untuk membayar uang pengganti sebesar Rp5,87 miliar dan 40 ribu dolar Singapura.

Baca Juga: Mantan Dirut PT PLN Sofyan Basir Divonis Bebas

Baca Juga: Polisi Buru Muncikari Utama Kasus Prostitusi Artis

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Busyro Artikan Sujud Syukur Prabowo Bukan Rayakan Kemenangan
apahabar.com

Nasional

Kalsel Waspada ‘People Power’, Kapolda: Masyarakat Sudah Pintar, Tak Terpengaruh
apahabar.com

Nasional

Mardani H Maming Puji Kemajuan Sektor Pelabuhan Era Jokowi
apahabar.com

Nasional

Hari Pers Nasional, Pertamina Ajak Jurnalis “Move On”
apahabar.com

Nasional

Mutilasi Warga dan Tembak Polisi, Ali Kalora Cs Diburu Satgas Tinombala
apahabar.com

Nasional

Kaset Pita Nasibnya Kini
apahabar.com

Nasional

PDIP: Tidak Boleh Ada Pembunuhan Tokoh Politik di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Dua Solusi Wapres JK untuk Perbaiki Pemilu Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com