3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Tagih Lemari Baru, Remaja di Amuntai Nyaris Sembelih Ibu Kandungnya

- Apahabar.com Selasa, 26 November 2019 - 21:00 WIB

Tagih Lemari Baru, Remaja di Amuntai Nyaris Sembelih Ibu Kandungnya

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, AMUNTAI – Entah setan apa yang merasuki R (22) hingga berbuat durhaka kepada ibu kandung sendiri. Hanya karena permintaannya tidak bisa dipenuhi, dia nekat ingin menganiaya orang yang sudah berjuang melahirkannya.

Kejadian ini terjadi di Desa Tiguran, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Jumat (22/11) siang. Pada saat itu, R sempat menagih dibelikan lemari baru kepada ibunya.

Sang ibu yang kesehariannya sebagai buruh rumah tangga, tidak bisa memenuhi permintaan R. Dengan alasan tidak punya uang.

Rupanya, hal itu membuat R kalap. Sehingga berusaha menganiaya ibunya. Selain itu, dia juga berusaha mengejar sang ibu yang lari ke rumah kerabatnya, dengan pisau terhunus. Untungnya aksi R tersebut diketahui dan dilaporkan ke polisi. Kini R sudah ditahan di Mapolres Hulu Sungai Utara.

Kasat Reskrim Polres HSU Iptu komaruddin kepada apahabar.com mengatakan, pelaku awalnya menanyakan kepada ibunya kapan akan dibelikan lemari baru. Namun, ibu korban yang hanya bekerja sebagai buruh rumah tangga tidak punya uang seperti yang diminta pelaku.

“Tidak berapa lama pelaku mengamuk hingga berusaha menganiaya sang ibu yang telah melahirkannya. Sambil mengambil sebilah pisau dapur, dia mengatakan ingin menyembelih pelapor (ibu kandung) dan saksi-saksi dengan pisau tersebut,” ucap Iptu Komaruddin, Selasa (26/11).

Dari pengakuan pelaku, kata dia, diketahui perbuatan kasar pelaku terhadap orang tuanya sudah dilakukan beberapa kali. “Pengakuannya baru satu kali. Jadi, tiap kali pelaku minta lemari baru namun tak dituruti oleh sang ibu langsung mengamuk kepada si ibunya,” tuturnya.

Atas perbuatannya, kata dia, pelaku dijerat Pasal 335 Ayat (1)Ke-1 KUHPidana dan atau Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

apahabar.com

Pelaku R yang tega ingin menghabisi ibu kandung sendiri. Foto-Istimewa.

Baca Juga: Laka Kerja Pelabuhan Peti Kemas Banjarmasin, Polsek KPL Periksa Sejumlah Saksi

Baca Juga: Nekat Bakar Lahan, Dua Pria di Batulicin Diciduk Polisi

Reporter : Eddy Andriyanto
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Letkol Arm Siswo Budiarto: Jangan Paksa Buka Pesantren
apahabar.com

Kalsel

Duh, Lahan Terbakar di Tabalong Diduga Sengaja Dibakar Pemiliknya
apahabar.com

Kalsel

Pangdam VI/Mulawarman ‘Larang’ Warga Kalsel ke Jakarta 22 Mei

Kalsel

Jelang Pileg dan Pilpres 2019, Persiapan KPU Kabupaten Banjar 90 Persen
apahabar.com

Kalsel

Tak Jemu, Sat Sabhara Polres Batola Ingatkan Warga akan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Batola: Transmisi Lokal Kluster Gowa Tambah Pasien Positif
apahabar.com

Kalsel

Belasan Lurah dan 5 Camat Banjarbaru Liburan ke LN, Begini Penjelasan Kabag Tapem Kota
apahabar.com

Kalsel

Pilwali Banjarmasin, Ibnu Belum Pastikan Duet Lagi dengan Hermansyah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com