Ganti Rugi Lahan HSS, Perusahaan Sawit PT SAM Mangkir Saat Mediasi Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas

Tagih Lemari Baru, Remaja di Amuntai Nyaris Sembelih Ibu Kandungnya

- Apahabar.com Selasa, 26 November 2019 - 21:00 WIB

Tagih Lemari Baru, Remaja di Amuntai Nyaris Sembelih Ibu Kandungnya

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, AMUNTAI – Entah setan apa yang merasuki R (22) hingga berbuat durhaka kepada ibu kandung sendiri. Hanya karena permintaannya tidak bisa dipenuhi, dia nekat ingin menganiaya orang yang sudah berjuang melahirkannya.

Kejadian ini terjadi di Desa Tiguran, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Jumat (22/11) siang. Pada saat itu, R sempat menagih dibelikan lemari baru kepada ibunya.

Sang ibu yang kesehariannya sebagai buruh rumah tangga, tidak bisa memenuhi permintaan R. Dengan alasan tidak punya uang.

Rupanya, hal itu membuat R kalap. Sehingga berusaha menganiaya ibunya. Selain itu, dia juga berusaha mengejar sang ibu yang lari ke rumah kerabatnya, dengan pisau terhunus. Untungnya aksi R tersebut diketahui dan dilaporkan ke polisi. Kini R sudah ditahan di Mapolres Hulu Sungai Utara.

Kasat Reskrim Polres HSU Iptu komaruddin kepada apahabar.com mengatakan, pelaku awalnya menanyakan kepada ibunya kapan akan dibelikan lemari baru. Namun, ibu korban yang hanya bekerja sebagai buruh rumah tangga tidak punya uang seperti yang diminta pelaku.

“Tidak berapa lama pelaku mengamuk hingga berusaha menganiaya sang ibu yang telah melahirkannya. Sambil mengambil sebilah pisau dapur, dia mengatakan ingin menyembelih pelapor (ibu kandung) dan saksi-saksi dengan pisau tersebut,” ucap Iptu Komaruddin, Selasa (26/11).

Dari pengakuan pelaku, kata dia, diketahui perbuatan kasar pelaku terhadap orang tuanya sudah dilakukan beberapa kali. “Pengakuannya baru satu kali. Jadi, tiap kali pelaku minta lemari baru namun tak dituruti oleh sang ibu langsung mengamuk kepada si ibunya,” tuturnya.

Atas perbuatannya, kata dia, pelaku dijerat Pasal 335 Ayat (1)Ke-1 KUHPidana dan atau Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

apahabar.com

Pelaku R yang tega ingin menghabisi ibu kandung sendiri. Foto-Istimewa.

Baca Juga: Laka Kerja Pelabuhan Peti Kemas Banjarmasin, Polsek KPL Periksa Sejumlah Saksi

Baca Juga: Nekat Bakar Lahan, Dua Pria di Batulicin Diciduk Polisi

Reporter : Eddy Andriyanto
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Simpan Sabu dalam Bungkusan Permen Hexos, Nor Halimah Diamankan
apahabar.com

Kalsel

Program Pengerasan Jalan TMMD Kodim 1022/Tanah Bumbu Mendapat Apresiasi Tim Wasev Mabesad

Kalsel

Produsen Tempe Tahu Menjerit, PSI Kalsel Dorong Pemerintah Kendalikan Harga Kedelai
apahabar.com

Kalsel

Ketua DPRD Batola di Tangan Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Masih Berduka, Kotabaru Kembali Geger Api!
apahabar.com

Kalsel

Terapkan Perbup Tala, Polres Tala Sebut Ada Denda Biaya Bagi Pelanggarnya
Dinas PUPR

Kalsel

Mei 2021, Pembangunan Gedung Baru Dinas PUPR Banjarbaru Dimulai
Pangdam

Kalsel

Pangdam VI Mayjen Heri Wiranto Letakan Batu Pertama Musala Saijaan di Mokodim Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com