BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

Terungkap, Motif Pembunuhan Sadis di Kotabaru Versi Polisi

- Apahabar.com Rabu, 27 November 2019 - 17:42 WIB

Terungkap, Motif Pembunuhan Sadis di Kotabaru Versi Polisi

 Penangkapan terduga pelaku pembunuhan seorang pemuda di Kotabaru berlangsung dramatis. Nyaris mampus tenggelam, pelaku sempat dilarikan kerabatnya menuju Kotabaru sebelum akhirnya ditangkap tim gabungan di kawasan Desa Hijrah. Foto- Imam for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Polisi memastikan pembunuhan sadis di Desa Sigam, Pulau Laut, Kotabaru, dipicu oleh persoalan sepele.

“Bukan karena dendam lama,” jelas Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, melalui Kasat Reskrim Iptu Imam Wahyu Pramono dihubungi apahabar.com, Rabu (27/11) sore.

Terungkap, dari hasil pendalaman polisi jika pelaku dan korban sempat terlibat cekcok mulut usai berpesta minuman keras.

“Hasil interogasi terhadap pelaku membunuh karena cekcok mulut,” jelas Imam.

Imam tak menjelaskan gamblang motif cekcok mulut tersebut. Yang pasti keduanya sempat ribut usai pesta miras.

Sempat coba dilerai oleh para saksi, pelaku yang terlanjur naik pitam geram langsung menghabisi korban secara membabibuta.

Saksi menemukan sekujur tubuh korban penuh luka sayat terbaring di atas sofa. Dari wajah hingga bagian dada.

Usai membunuh pelaku kemudian melarikan diri bersama seorang rekannya.

“Ya. Tidak ada dendam sebelumnya. Kan namanya lagi mabuk. Soal kecil bisa saja dibesar-besarkan, dan berujung fatal,” katanya.

Meski begitu, Imam menyebut pelaku pembunuhan hanya berjumlah satu orang.

“Untuk sementara, hanya Sangkala pelaku utama pembunuhan ini,” pungkas Imam.

Seperti diwartakan sebelumnya, polisi akhirnya meringkus Asdar alias Sangkala terduga pembunuh Sarmani.

Sebelumnya, warga Kotabaru dihebohkan oleh kematian Sarmani pada Kamis (21/11) dini hari, sekitar pukul 02.30 silam.

Pria 41 tahun itu tewas penuh luka sayat di rumah seorang warga, kawasan Desa Sigam, Pulau Laut Utara. Rumah tersebut dijadikan tempat untuk pelaku dan korban, serta dua rekannya menggelar pesta miras.

Tiga hari buron, penangkapan Sangkala dilakukan Unit Buser Polres Kotabaru di kawasan Pulau Laut Timur.

“Dalam penangkapan kami di-backup anggota Polsek Pulau Laut Timur,” ujar Imam.
Pengejaran terhadap Asdar berlangsung dramatis. Dua hari mencari, penyisiran polisi di Pulau Kapuk berakhir nihil.

Pun begitu, di kawasan Pulau Auran, pencarian dengan menggunakan perahu balapan.

Asdar rupanya cukup lihai kabur dari kejaran petugas. Ia terlebih dulu kabur dengan cara berenang begitu tahu petugas datang.

Tak mau kehilangan jejak buruan, Tim Buser tak mau pasrah. Selang pengejaran dilakukan, didapat informasi pelaku sempat ditolong oleh nelayan setempat saat berenang di perairan Pulau Auran.

Sesampainya di kawasan Teluk Keminting, Unit Buser mendapatkan informasi jika Sangkala pergi ke rumah kerabatnya.

Kemudian, ia dilarikan kerabatnya menggunakan mobil Carry putih ke arah Desa Hijrah, menuju pusat Kotabaru.

Tim Buser semakin tertantang dengan kelincahan Asdar. Mereka pun berkoordinasi dengan jajaran Unit Reskrim Polsek Pulau Laut Timur hingga dilakukan hunting atau sweeping di jalan.

Nah, akhirnya pada sekitar pukul 21.30, Minggu (24/11), polisi berhasil menghentikan mobil yang ditumpangi pelaku. “Asdar berhasil kami amankan, untuk proses hukum lebih lanjut,” terang Imam.

Baca Juga: Pembunuhan Sadis di Tapin, Pelaku Tak Terima Ditampar Korban

Baca Juga: Shinchan, Si Pembunuh Sadis Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Reporter: Ahc20
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dipolisikan, Eks Kasat Pol PP Siap Bongkar Aib Masa Lalu
apahabar.com

Kalsel

Aksi Anti Omnibus Law Berlanjut, Buruh di Kalsel Rencanakan Gelar Unjuk Rasa Pada 10 November
apahabar.com

Kalsel

Tambah 109 Positif, Covid-19 di Kalsel Sentuh 4.488 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Hanya Sekejap, 1.400 Tabung ‘Melon’ di Rantau Ludes Diborong Pemesan
PSBB

Banjarbaru

Jawa dan Bali Terapkan PSBB, Banjarbaru Mulai Ancang-Ancang
apahabar.com

Kalsel

Minibus Guru Danau Terperosok di Kandangan, Air Bag Gagal Fungsi
apahabar.com

Kalsel

Saniah Tak Kuasa Menahan Tangis di Hadapan Dandim Martapura, Ini Sebabnya
Denny

Kalsel

Sengketa Pilgub Kalsel: Denny Tambah Alat Bukti, Supian HK Makin Bingung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com