Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Tunggu Lawan dengan Sebilah Mandau, Pemuda Gambah “Diserbu” Polisi

- Apahabar.com     Kamis, 21 November 2019 - 15:29 WITA

Tunggu Lawan dengan Sebilah Mandau, Pemuda Gambah “Diserbu” Polisi

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BARABAI – Anggota Kepolisian Resort Hulu Sungai Tengah (HST) menangkap seorang pemuda, RS (22) yang membawa senjata tajam (sajam) di seputaran Kota Barabai, Kamis (21/11) pagi.

“Yang bersangkutan kami tangkap dan amankan karena membawa sajam jenis mandau. Saat itu dia berada di Siring depan Cafe Joewita,” kata Kasat Reskrim, Iptu Sandi melalui Ps Paur Humas Polres HST, Bripka Husaini, Kamis sore.

Ditangkapnya RS, kata Husaini, berasal dari laporan warga ke SPKT Polres HST di sekitar pukul 03.00 Wita di Jalan Brigjen H. Hasan Basri Kecamatan Barabai ada seorang pemuda berinisial RS lengkap dengan ciri-cirinya ingin berkelahi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun apahabar.com, RS merupakan warga Desa Gambah RT 3 Kecamatan Barabai.

“Yang bersangkutan menunggu lawannya untuk berkelahi di Siring Joewita itu,” kata Husaini.

Kemudian, anggota Polisi yang bertugas mendatangi tempat yang diberitahukan warga. Bersama dengan anggota Satpol PP yang bertugas di kawasan itu, anggota pun langsung menggeledah pemuda tersebut.

“Saat kami jumpai, RS sedang mabuk dan berbaring di siring sungai sambil memeluk parang. Saat kami tanyakan apakah ada izin untuk kepemilikan, yang bersangkutan tak bisa menunjukkan,” terang Husaini.

Setelah Polisi melakukan pemeriksaan, memang benar RS tak mengantongi izin Sajam tersebut.

“Selanjutnya tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Makopolres HST untuk proses hukum selanjutnya,” terang Husaini.

Adapun barang bukti yang diamankan itu yakni, sebilah mandau dengan panjang besi 52,5 cm, lebar besi 4 cm, hulu terbuat dari kayu warna coklat dengan panjang 13 cm, lengkap dengan sarungnya yang terbuat dari kayu warna coklat dengan panjang 54 cm.

Atas perbuatan yang dilakukan RS, Polisi menjerat tersangka pasal 2 ayat (1) UU. Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

“Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo, mengimbau kepada masyarakat agar jangan membawa senjata tajam tanpa ijin yang sah. Selalu taat dan patuh hukum. Jadilah masyarakat yang agamis sehingga tercipta keamanan dan ketertiban di masyarakat,” pesan Husaini.

apahabar.com

Tersangka RS serta barang bukti yang diamankan di Makopolres HST. Foto- Husaini for apahabar.com

Baca Juga: Polisi Amankan Ribuan Liter Bensin dari Pria di Banjarmasin Timur

Baca Juga: Guiding Blocks Dipasang Keliru pada Trotoar di Banjarmasin, Ketua PPDI: Ini Bahaya!

Reporter: HN Lazuardi

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Enam Kabupaten Berpotensi Hujan, BMKG: Waspada Bahaya Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Jasad Pria Mengambang di Sungai Barito

Kalsel

Kabar Duka, Ayah Pangeran Khairul Saleh Tutup Usia
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Kirim 100 Personel Kawal Aksi Demonstrasi di Jakarta
Banjir Kalsel

Kalsel

Hore! Pelindo III Bantu Korban Banjir Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Guru di Tabalong Sambut Gembira Rencana Sekolah Tatap Muka Januari 2021
apahabar.com

Kalsel

HUT Lantas ke-65, Pekerja Harian Dapat Sembako dan Masker
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 5 Agustus: Bertambah 54, Positif Jadi 6.411 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com