Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan Daftar Lengkap 64 Link Pengumuman CPNS 2019, sscn.bkn.go.id & Berkas Online yang Harus Disiapkan! Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru

Tunggu Lawan dengan Sebilah Mandau, Pemuda Gambah “Diserbu” Polisi

- Apahabar.com Kamis, 21 November 2019 - 15:29 WIB

Tunggu Lawan dengan Sebilah Mandau, Pemuda Gambah “Diserbu” Polisi

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BARABAI – Anggota Kepolisian Resort Hulu Sungai Tengah (HST) menangkap seorang pemuda, RS (22) yang membawa senjata tajam (sajam) di seputaran Kota Barabai, Kamis (21/11) pagi.

“Yang bersangkutan kami tangkap dan amankan karena membawa sajam jenis mandau. Saat itu dia berada di Siring depan Cafe Joewita,” kata Kasat Reskrim, Iptu Sandi melalui Ps Paur Humas Polres HST, Bripka Husaini, Kamis sore.

Ditangkapnya RS, kata Husaini, berasal dari laporan warga ke SPKT Polres HST di sekitar pukul 03.00 Wita di Jalan Brigjen H. Hasan Basri Kecamatan Barabai ada seorang pemuda berinisial RS lengkap dengan ciri-cirinya ingin berkelahi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun apahabar.com, RS merupakan warga Desa Gambah RT 3 Kecamatan Barabai.

“Yang bersangkutan menunggu lawannya untuk berkelahi di Siring Joewita itu,” kata Husaini.

Kemudian, anggota Polisi yang bertugas mendatangi tempat yang diberitahukan warga. Bersama dengan anggota Satpol PP yang bertugas di kawasan itu, anggota pun langsung menggeledah pemuda tersebut.

“Saat kami jumpai, RS sedang mabuk dan berbaring di siring sungai sambil memeluk parang. Saat kami tanyakan apakah ada izin untuk kepemilikan, yang bersangkutan tak bisa menunjukkan,” terang Husaini.

Setelah Polisi melakukan pemeriksaan, memang benar RS tak mengantongi izin Sajam tersebut.

“Selanjutnya tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Makopolres HST untuk proses hukum selanjutnya,” terang Husaini.

Adapun barang bukti yang diamankan itu yakni, sebilah mandau dengan panjang besi 52,5 cm, lebar besi 4 cm, hulu terbuat dari kayu warna coklat dengan panjang 13 cm, lengkap dengan sarungnya yang terbuat dari kayu warna coklat dengan panjang 54 cm.

Atas perbuatan yang dilakukan RS, Polisi menjerat tersangka pasal 2 ayat (1) UU. Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

“Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo, mengimbau kepada masyarakat agar jangan membawa senjata tajam tanpa ijin yang sah. Selalu taat dan patuh hukum. Jadilah masyarakat yang agamis sehingga tercipta keamanan dan ketertiban di masyarakat,” pesan Husaini.

apahabar.com

Tersangka RS serta barang bukti yang diamankan di Makopolres HST. Foto- Husaini for apahabar.com

Baca Juga: Polisi Amankan Ribuan Liter Bensin dari Pria di Banjarmasin Timur

Baca Juga: Guiding Blocks Dipasang Keliru pada Trotoar di Banjarmasin, Ketua PPDI: Ini Bahaya!

Reporter: HN Lazuardi

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Keluhan Warga Handil Tiga Terjawab, Pemkab Banjar Perbaiki Jalan
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS! Api Berkobar di Wildan Sari
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Ucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2020 kepada Warga Banua
apahabar.com

Kalsel

Proyek KA Tabalong-Banjarmasin Potensial, Jika….
apahabar.com

Kalsel

Guru Wildan Serukan Warga Banua Tidak Terprovokasi Ajakan People Power
apahabar.com

Kalsel

Pasca Kisruh Pengepungan Mahasiswa Papua, Cipayung Plus dan Imapa Ajukan Beberapa Tuntutan
apahabar.com

Kalsel

Aksi Tolak Omnibus Law di Kalsel, Mahasiswa Ancam Duduki Gedung Dewan
apahabar.com

Kalsel

Genjot Sektor Pariwisata, Simak Kalender 33 Even di Kalsel Tahun Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com