Kabar Baik, Tanbu Tambah Pasien Sembuh dari Covid-19 Kurang dari Sehari, Kalsel Tambah Puluhan Kasus Baru Covid-19 Hotspot Terdeteksi, Puncak Kemarau Kalsel Diprediksi Sebentar Lagi Lapas Banjarmasin Terpapar Covid-19, Satu Positif dan 8 Reaktif ‘Olahraga’ Malam, Ratusan Pemuda di Tapin Arak Motor Sampai Polres




Home Nasional

Kamis, 7 November 2019 - 20:47 WIB

Viral, Video Polisi Diduga Jebak Warga dalam Kasus Narkoba, Ini Penjelasan Polisi

Redaksi - Apahabar.com

Penangkapan seorang pemuda di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, terekam kamera CCTV. Foto-Facebook

Penangkapan seorang pemuda di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, terekam kamera CCTV. Foto-Facebook

apahabar.com, JAKARTA – Sebuah video rekaman CCTV penangkapan pemuda berinisial AD viral di media sosial. AD disebut dijebak polisi dalam kasus narkoba.

Peristiwa itu disinyalir terjadi di Kalideres, Jakarta Barat.

Dalam video yang diunggah oleh Munx Guevara di media sosial Facebook itu, AD diduga dijebak oleh polisi karena dalam video itu terlihat polisi menaruh paket yang diduga berisi narkoba tak jauh dari tempat AD dibekuk.

“Buser masukin barang ke dalam bungkus rokok dan teman saya disuruh pegang,” kata Munx menyertakan keterangan di videonya.

Dalam video itu AD awalnya terlihat tengah nongkrong di depan sebuah emperan toko sambil bermain handphone. Saat sedang asik duduk, sebuah mobil tiba-tiba berhenti di depan AD dan keluar dua orang polisi dengan senapan laras panjang.

Baca juga :  Bupati Kutim Kena OTT, Bukti KPK Era Firli Bahuri Masih Bertaji?

Dalam video itu, polisi langsung membekuk AD dan membuatnya tiarap ke tanah. AD terlihat bingung dan ketakutan dalam video tersebut. Ia juga terlihat dipaksa aparat mengambil sebuah paket yang diduga berisi narkoba.

Hingga kini, video itu telah dibagikan lebih dari 48 ribu kali dan mendapat reaksi dari 20 ribu akun. Ribuan komentar juga membanjiri video tersebut.

Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri mengakui pihaknya telah menangkap AD pada Selasa (05/11) di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Namun dia membantah bahwa pihaknya menjebak AD.

Menurut Khoiri, pihaknya menduga AD menjadi kurir narkoba. Namun setelah diperiksa, polisi melepaskan AD karena tak terbukti terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.

Baca juga :  Jokowi Sampaikan 4 Pesan Penting di Forum Rektor Indonesia

“Saya sudah pulangkan ke keluarganya setelah 24 jam (diperiksa). Kami pulangkan dan sudah diambil keluarganya, tidak ada masalah apa-apa,” kata Khoiri saat dihubungi, Kamis (07/11).

Khoiri menerangkan korban AD saat itu sedang apes karena berada di lokasi tempat terjadinya transaksi narkoba. Polisi yang tengah memantau lokasi itu pun akhirnya juga ikut menciduk AD, yang belakangan diketahui sedang mencari sinyal wifi gratis.

“Sialnya dia karena nyari pulsa, wifi gratis itu,” kata Khoiri.

Baca Juga: Anggota DPR: Wakil Panglima TNI Tidak Akan Munculkan Dualisme

Baca Juga: Kasus Penembakan Mahasiswa Kendari, Polri Tetapkan Brigadir AM sebagai Tersangka

Sumber: Tempo.co
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pemerintah Segera Cabut Konsesi Lahan Sukanto Tanoto
apahabar.com

Nasional

Rekapitulasi Hasil Pemilu Tingkat Nasional Mulai Hari Ini
apahabar.com

Nasional

Penyelundupan 40 Satwa Langka ke Malaysia Berhasil Digagalkan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Para Dubes Fokus Lakukan Diplomasi Ekonomi
apahabar.com

Nasional

Duh, Saudi Tutup Pintu Umrah Sepanjang Tahun Ini
apahabar.com

Nasional

Tak Takut Tekad Bangun Papua Makin Membara
apahabar.com

Nasional

BPBD Pacitan Siagakan Personel di Sejumlah Objek Wisata Pantai
apahabar.com

Nasional

Fenomena Sensen Komara di Garut, ‘Rasul’ Menyesatkan dengan Ribuan Jemaah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com