Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Warganet Puji Aksi Mencegah Pembakaran Alquran di Norwegia

- Apahabar.com Selasa, 26 November 2019 - 14:06 WIB

Warganet Puji Aksi Mencegah Pembakaran Alquran di Norwegia

Unjuk rasa menuntut untuk hentikan stigma buruk terhadap muslim Norwegia Foto- the Commentator/Nusantaranews.com

apahabar.com, OSLO – Jagat media sosial pada Jumat lalu diramaikan dengan pujian untuk seseorang yang disebut ‘pahlawan Muslim’ lantaran ia telah berupaya mencegah aksi pembakaran salinan Alquran di Norwegia.

Sebelumnya pada 16 November 2019 lalu, organisasi anti-Islam di Kristiansand, Norwegia, yang dinamakan Stop the Islamization of Norway (SION) menggelar aksi protes menentang Islam dan berupaya membakar salinan Alquran.

Dilansir di Pakistan Today, Selasa (26/11), salah seorang anggota kelompok sayap kanan ekstrim itu, Lars Thorsen, mencoba membakar salinan Alquran. Hal itu ia lakukan di kota Kristiansand yang berpenduduk Muslim.

Saat kejadian, pria bernama Ilyas Umer melompat ke lingkaran barikade dan berupaya menyelamatkan salinan Alquran itu dari aksi pembakaran. Ia lantas mengarahkan tendangan ke anggota SIAN tersebut. Namun, polisi segera tiba dan melerai perkelahian keduanya.

Aksi Ilyas ini kemudian menuai berbagai pujian di media sosial. Hastag menyebut Ilyas menjadi trending di jejaring sosial Twitter di Pakistan, di antaranya #ilyas_Hero_of_Muslim_Ummah, #Norway, #Defender_of_Quran, #TheGloriousQuran dan Muslim. Kendati begitu, meski sang pahlawan Muslim itu disebut bernama Ilyas di media sosial, namun identitasnya belum terkonfirmasi.

Selain memuji aksi Ilyas, di media sosial juga ramai dengan ungkapan kekhawatiran atas munculnya Islamofobia di Eropa dan di seluruh dunia. Menurut laporan, dua salinan Alquran itu pada awalnya dilemparkan ke tempat sampah selama aksi protes. Sedangkan Thorsen membakar salinan yang lainnya.

Aksi yang dipandang sebagai penodaan terhadap Alquran ini pun menuai kecaman berbagai pihak. Termasuk dari sebuah organisasi sosial dan budaya Pakistan Union Norway (PUN). Ketua PUN Chaudhry Qamar Iqbal, dalam sebuah pernyataan, merujuk pada Lars Thorsen.

Ia mengatakan, bahwa Thorsen telah melukai perasaan orang-orang Muslim dengan menodai Alquran. Menurutnya, orang Norwegia adalah orang yang damai dan Norwegia menikmati reputasi yang baik di seluruh dunia karena menghormati hak-hak agama lain.

Baca Juga: Soal Pembakaran Alquran, MUI Minta Pemerintah Panggil Dubes Norwegia

Sumber: Republika.co.id
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Esok Malam, Guru Zuhdi Bakal Pimpin Peribadatan di Masjid Ini
apahabar.com

Habar

Kiai Ma’ruf Dijadwalkan Hadiri Majelis Guru Bakhiet Malam Ini
apahabar.com

Habar

Adik Guru Zuhdi Pimpin Majelis di Sungai Jingah Malam Ini
apahabar.com

Habar

Kunjungi PBNU, Habib Umar Pesan pada Murid-muridnya untuk Aktif di NU
apahabar.com

Habar

Live Streaming Perdana Pengajian Guru Bakhiet via YouTube
apahabar.com

Habar

Cegah Penyebaran Corona, Karpet Masjidil Haram dan Nabawi Digulung
apahabar.com

Habar

Update Haul Sekumpul ke 15: Desa Pesayangan Selatan Dapat Sumbangan 4 Ekor Sapi dan Tambah 2 Dapur Umum
apahabar.com

Habar

Saudi Terbitkan Panduan Jemaah Haji di Tengah Pandemi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com