Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Warganet Puji Aksi Mencegah Pembakaran Alquran di Norwegia

- Apahabar.com Selasa, 26 November 2019 - 14:06 WIB

Warganet Puji Aksi Mencegah Pembakaran Alquran di Norwegia

Unjuk rasa menuntut untuk hentikan stigma buruk terhadap muslim Norwegia Foto- the Commentator/Nusantaranews.com

apahabar.com, OSLO – Jagat media sosial pada Jumat lalu diramaikan dengan pujian untuk seseorang yang disebut ‘pahlawan Muslim’ lantaran ia telah berupaya mencegah aksi pembakaran salinan Alquran di Norwegia.

Sebelumnya pada 16 November 2019 lalu, organisasi anti-Islam di Kristiansand, Norwegia, yang dinamakan Stop the Islamization of Norway (SION) menggelar aksi protes menentang Islam dan berupaya membakar salinan Alquran.

Dilansir di Pakistan Today, Selasa (26/11), salah seorang anggota kelompok sayap kanan ekstrim itu, Lars Thorsen, mencoba membakar salinan Alquran. Hal itu ia lakukan di kota Kristiansand yang berpenduduk Muslim.

Saat kejadian, pria bernama Ilyas Umer melompat ke lingkaran barikade dan berupaya menyelamatkan salinan Alquran itu dari aksi pembakaran. Ia lantas mengarahkan tendangan ke anggota SIAN tersebut. Namun, polisi segera tiba dan melerai perkelahian keduanya.

Aksi Ilyas ini kemudian menuai berbagai pujian di media sosial. Hastag menyebut Ilyas menjadi trending di jejaring sosial Twitter di Pakistan, di antaranya #ilyas_Hero_of_Muslim_Ummah, #Norway, #Defender_of_Quran, #TheGloriousQuran dan Muslim. Kendati begitu, meski sang pahlawan Muslim itu disebut bernama Ilyas di media sosial, namun identitasnya belum terkonfirmasi.

Selain memuji aksi Ilyas, di media sosial juga ramai dengan ungkapan kekhawatiran atas munculnya Islamofobia di Eropa dan di seluruh dunia. Menurut laporan, dua salinan Alquran itu pada awalnya dilemparkan ke tempat sampah selama aksi protes. Sedangkan Thorsen membakar salinan yang lainnya.

Aksi yang dipandang sebagai penodaan terhadap Alquran ini pun menuai kecaman berbagai pihak. Termasuk dari sebuah organisasi sosial dan budaya Pakistan Union Norway (PUN). Ketua PUN Chaudhry Qamar Iqbal, dalam sebuah pernyataan, merujuk pada Lars Thorsen.

Ia mengatakan, bahwa Thorsen telah melukai perasaan orang-orang Muslim dengan menodai Alquran. Menurutnya, orang Norwegia adalah orang yang damai dan Norwegia menikmati reputasi yang baik di seluruh dunia karena menghormati hak-hak agama lain.

Baca Juga: Soal Pembakaran Alquran, MUI Minta Pemerintah Panggil Dubes Norwegia

Sumber: Republika.co.id
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Bantu Amankan Banjar Bersholawat bersama Habib Syech, Banser Juga Turunkan Personel Wanita
apahabar.com

Habar

NU Putuskan Awal Rajab Jatuh Selasa Ini
apahabar.com

Habar

Guru Wildan Angkat Bicara Soal Tindakan Petugas Keamanan di Kubah Sekumpul
apahabar.com

Habar

Ustaz Somad Ungkapkan Kekaguman pada Ulama Banjar
apahabar.com

Habar

Demi Kenyamanan Bersama, Berikut Himbauan Panitia Haul ke 14 Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Habar

Kabar Gembira, Kubah Basirih Kembali Dibuka dengan Protokol Covid-19
apahabar.com

Habar

Saudi Batasi Usia Jemaah, Komnas Haji dan Umrah Sarankan Dua Opsi Keberangkatan
apahabar.com

Habar

Bertambah 2.736 Sehari, Positif Covid-19 di Saudi Kini 54.752 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com