Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan Daftar Lengkap 64 Link Pengumuman CPNS 2019, sscn.bkn.go.id & Berkas Online yang Harus Disiapkan! Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru

Waspada, Jalan Retak Lebih dari 1 Kilometer di Desa Banua Lawas

- Apahabar.com Rabu, 20 November 2019 - 12:16 WIB

Waspada, Jalan Retak Lebih dari 1 Kilometer di Desa Banua Lawas

Kondisi sejumlah ruas jalan di Desa Banua Lawas menuju Desa Habau, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong jauh dari kata layak. Jalan di sana mengalami retak lebih dari satu kilometer. Pemerintah daerah masih dianggap abai terhadap kondisi itu. apahabar.com/Agus Suhadi

apahabar.com, TANJUNG – Kondisi sejumlah ruas jalan di Desa Banua Lawas menuju Desa Habau, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong jauh dari kata layak.

Jalan di sana mengalami retak lebih dari satu kilometer. Pemerintah daerah masih dianggap abai terhadap kondisi itu.

Imbasnya, kata Kepala Desa Banua Lawas Hornasi, warga mesti ekstra waspada ketika melintasi jalan tersebut. Terlebih, minim penerangan di sepanjang ruas jalan tersebut.

“Ruas jalan yang retak mencapai lebih dari satu kilometer, jalan tersebut juga sangat sempit, lebarnya hanya sekitar 3,5 meter,” jelas Hornasi dihubungi apahabar.com, Rabu (20/11).

Kian hari, kata dia, kualitas jalan tersebut makin parah, apalagi ketika menghadapi musim penghujan.

“Takutnya terjadi amblas, bahkan saat malam hari sangat rawan terjadinya kecelakaan.

Jalan penghubung antardesa itu, kata dia, bukan menjadi wewenang pemerintah desa, melainkan pemerintah kabupaten.

“Jadi, kami hanya bisa mengajukan usulan perbaikan kepada Pemkab Tabalong, ini pun sudah tiga tahun kami perjuangkan namun sampai saat ini belum ada tindakan,” terangnya Hornadi.

Demi keselamatan warga, Hornadi meminta Pemkab Tabalong segera turun tangan.

“Paling tidak ada penanganan yang diberikan sebelum ada korban,” ujarnya.

Sekretaris Kecamatan Banua Lawas Mohammad Hatta, juga berkomentar mengenai keluhan warga Desa Banua Lawas.

“Kebijakan dan wewenang anggaran sepenuhnya dari Dinas PU serta bupati dan dewan, kami hanya bisa mengajukan usul, karena peran kecamatan hanya koordinasi dan fasilitasi, serta monitoring,” ucap Hatta.

Hatta menjelaskan bahwa perbaikan jalan Desa Habau sebenarnya sudah dilaksanakan di tahun 2019.

Pada tahun depan kemungkinan akan dilanjutkan kembali perbaikan jalannya, mengingat keterbatasan anggaran.

“Masyarakat tetap bersabar dulu, karena keluhan warga Desa Banua Lawas ini sudah kami sampaikan dengan kepala daerah serta DPRD Tabalong,” katanya.

Baca Juga: Balai Jalan Nasional Tanggapi Soal Jalan Angsana yang Retak dan Bergelombang

Baca Juga: Warga Tatah Makmur Keluhkan Jalan Rusak

Reporter: Agus Suhadi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Disuguhi Eksekutif Laporan Copy Paste, DPRD Tala Meradang
apahabar.com

Kalsel

Update Corona di Batola: ODP Naik, Barambai Terbanyak

Kalsel

VIDEO: Upacara Adat Balian pada Perkawinan Suku Dayak Ma’anyan
apahabar.com

Kalsel

Jelang HUT RI, 140 Napi di HSS Diusulkan Dapat Remisi
apahabar.com

Kalsel

Kemensos RI Ingin HKSN 2019 Cetak Rekor Muri
apahabar.com

Kalsel

Safari Ramadan TP PKK Kalsel dan Balangan Bantu Ringankan Beban Warga Desa Muara Ninian
apahabar.com

Kalsel

Calon Haji Banjar Meninggal Sebelum Berangkat, Kemenag: Duit Aman
apahabar.com

Kalsel

Pencabulan di Ponpes Limpasu HST, Keterangan Pelaku Selalu Berubah-ubah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com