Kopi Liberika Diminati Mancanegara, SPI Kalsel Sebut Mutiara Hitam Gambut Keren! OB-Sekuriti UIN Antasari Banjarmasin Juga Divaksin OTT KPK di Amuntai, Pegawai Kaget Ruang Kerja Bupati HSU Sudah Disegel Siang Ini, KSAL Bareng Menko Perekonomian Kunker Tinjau Vaksinasi-Replanting di Kotabaru Raperda Pajak HST Tuai Kritik, Jangan Matikan Usaha Kecil

Wirausahawan Keluhkan Minimnya Kunjungan Wisatawan di Banjarmasin

- Apahabar.com     Kamis, 7 November 2019 - 09:10 WITA

Wirausahawan Keluhkan Minimnya Kunjungan Wisatawan di Banjarmasin

Kawasan wisata Siring Menara Pandang, Jalan Piere Tendean, Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Strategi pemerintah dalam mempromosikan pariwisata kota Banjarmasin rupanya masih belum memuaskan para wirausahawan lokal.

Pemilik usaha oleh-oleh B Banjar, Budi mengaku target penjualan tidak sebanding dengan modal yang dikeluarkan. Salah satu kendalanya adalah kurangnya kunjungan wisatawan di Banjarmasin.

“Kawan-kawan juga tidak mempunyai tempat secara tersendiri. Jadi kita harus keluar budget sewa tempat tapi penjualan tidak masuk target, banyak yang merasa jatuh bisnisnya,” bebernya kepada apahabar.com, belum lama ini

Berkaca dari kota lain seperti Bali atau Martapura, Banjarmasin sebutnya, belum memiliki satu kawasan khusus yang menyediakan beragam oleh-oleh khas daerah.

“Segmen kita adalah tamu. Prinsipnya mereka inginnya sekali datang ada semua dan banyak pilihan. Harapannya semua kota atau titik destinasi tersedia, untuk menunjang pariwisata lokal,” ungkap dia.

Apabila pendapatan terus menurun, bukan tidak mungkin pebisnis seperti dia bakal gulung tikar.

“Tidak mungkin bisnis ini kita closing, nanti orang mau ke mana untuk menemukan oleh-oleh atau cenderamata daerah,” tandasnya.

Tak semata menyalahkan pemerintah, untuk membangkitkan wisata lokal perlu keterlibatan semua pihak.

Untuk itu, menurutnya, perlu ada sesuatu yang mampu menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke Banjarmasin.

“Menurut saya kita harus membuat event yang benar-benar punya daya tarik sehingga membuat orang penasaran untuk datang melihat secara langsung,” tuturnya

Seperti promosi pada kalender event tahunan, harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan. Dia menilai keliru apabila promosi dilakukan di tahun yang sama.

“Minimal 6 bulan sebelumnya, bukan di tahun ini event tahun ini pula baru mempromosikan. Karena wisatawan perlu prepare membuat agenda, juga mempersiapkan budgeting dulu,” paparnya

Melalui persiapan yang matang, bukan hanya tuan rumah namun para tamu pun akan dapat menikmati wisata di daerah yang dia kunjungi.

“Kalau sesuai dengan harapannya, dia bisa promosi untuk mengajak teman-temannya lagi,” tutupnya.

Baca Juga: Horeee, Jembatan Sungai Puting Tapin Sudah Bisa Dilewati

Baca Juga: Demi Sukses Serasi di Jejangkit, Petani Milenial Dilibatkan

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS! Tongkang Tua Itu Terbakar Lagi
apahabar.com

Kalsel

Mendadak, PDAM Bandarmasih Hentikan Distribusi Air Bersih, Simak Alasannya
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Lansia 2019, Pemko Banjarmasin Gelar Pasar Murah

Kalsel

Minibus Terbakar di Balangan, Pemilik Nyaris Terpanggang
apahabar.com

Kalsel

Kasak-kusuk Pendamping Paman Birin di Pilgub 2020, Pengamat: Fifty-Fifty
apahabar.com

Kalsel

Guru Zuhdi Tutup Usia, PWNU Kalsel Instruksi Warga Nahdliyyin Salat Gaib di Rumah
Pasca Haul, Air Kembali Genangi Sekumpul

Kalsel

Pasca Haul, Air Kembali Genangi Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Ada 2 Kapal Evakuasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com