BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

2.500 Personel Polri Disiapkan Tangani Bencana

- Apahabar.com Senin, 16 Desember 2019 - 13:29 WIB

2.500 Personel Polri Disiapkan Tangani Bencana

Wakil Komandan Korp Brimob Brigjen Pol Abdul Rakhman Baso. Foto-Antara/Fathur Rochman

apahabar.com, DEPOK – Wakil Komandan Korp Brimob Brigjen Pol Abdul Rakhman Baso mengatakan pihaknya menerjunkan sebanyak 2.500 personel yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasional Kepolisian Terpusat (Satgas Opspus) Aman Nusa II 2019 untuk disiapkan menanggulangi bencana.

Rakhman pada apel gelar pasukan Aman Nusa II 2019 di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin, menyebutkan jumlah tersebut belum termasuk personel yang disiapkan di masing-masing polda di berbagai daerah.

Anggota kepolisian tersebut, kata dia, siap dikerahkan apabila terjadi bencana alam maupun konflik sosial di berbagai daerah.

Dalam Satgas Opsus tersebut, jajaran Polri bekerja sama dengan sejumlah pihak, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta TNI.

“Apabila membutuhkan perkuatan ke depannya, apabila terjadi kontijensi, apakah kontijensi konflik sosial, kontijensi bencana alam dan sebagainya, kami siap untuk¬†backup¬†wilayah bersinergi dengan teman-teman dari TNI,” ucap Rakhman.

Sementara itu, Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab mengatakan bahwa pihaknya telah memetakan wilayah-wilayah yang rawan terjadi bencana.

Berdasarkan hasil pemetaan, diketahui bahwa wilayah yang rentan terjadi bencana hujan dan tanah longsor hingga akhir Desember 2019 meliputi Sumatera bagian utara, kemudian Aceh bagian barat, Sumatera Barat, Jawa bagian barat, Sulawesi Tengah, dan juga Papua.

“Untuk Kalimantan, ada di Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara,” kata Fachri Radjab.

Adapun puncak musim hujan di Indonesia, BMKG memprediksi akan terjadi antara pertengahan Januari hingga pertengahan Februari.

“Kalau saat ini Indonesia sudah mulai memasuki musim hujan, 50 persen wilayah kita sudah masuk musim hujan,” ucap Fachri.

Direktur Penanganan Pengungsi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Johny Sumbung mengapresiasi langkah antisipasi yang dilakukan oleh Polri melalui gelar pasukan Satgas Opspus Aman Nusa II 2019.

“BNPB sangat mengapresiasi kegiatan pada pagi hari ini. Apel ini menunjukkan bahwa Polri sudah siap dalam rangka menghadapi musim hujan yang tadi sudah disampaikan oleh rekan dari BMKG dengan titik-titik rawan,” kata Johny.

Johny pun menyatakan bahwa BNPB akan mendukung kegiatan tersebut dengan menyediakan logistik serta peralatan yang dibutuhkan guna mendukung kegiatan operasi tersebut.

Baca Juga: Police Goes To Campus, Kombes Muji: Komitmen Polri Kampanyekan Tertib Berlalu Lintas

Baca Juga: Kapolresta Banjarmasin Ingatkan Kembali Fungsi Polri dalam Apel Jam Pimpinan

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tangani Covid-19, Jokowi Minta Pimpinan Daerah Harus Bisa Atur Gas Rem
apahabar.com

Nasional

42 Tahun Perjuangan Mencari Patok Indonesia-Malaysia, Ini Hasilnya
apahabar.com

Nasional

Jadi Pembicara di Safari Jurnalistik PWI, Budiono Darsono Bicara Pentingnya Kompetensi Perusahaan Media
apahabar.com

Nasional

Ke Malaysia, Komisioner KPU Cek Surat Suara Tercoblos
apahabar.com

Nasional

87 Mortir Ditemukan di Bandung, Diduga Peninggalan PD II Berdaya Ledak 30 Meter
apahabar.com

Nasional

Jumlah Kasus Kematian Covid-19 Spanyol Terus Menurun
apahabar.com

Nasional

Mardani H Maming Jabat Ketum BPP Hipmi, Endang: Kebanggaan Masyarakat Kalsel
apahabar.com

Nasional

Kapolda Papua: 26 Kasus KKB Selama 2018
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com