Live Streaming SCTV PSG vs Man United Liga Champions Malam Ini, Link Siaran Langsung Vidio.com Demo Setahun Jokowi di Banjarmasin: 5 Remaja Diamankan, Mahasiswa Respons Santuy Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan Terduga Penyusup Diamankan, Kapolda Kalsel Angkat Bicara Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes

30 Ibu Hamil dan Menyusui Ikuti Penyuluhan Pendidikan Gizi Pencegahan Stunting

- Apahabar.com Senin, 2 Desember 2019 - 18:04 WIB

30 Ibu Hamil dan Menyusui Ikuti Penyuluhan Pendidikan Gizi Pencegahan Stunting

30 ibu hamil, ibu menyusui dan ibu dengan balita di Desa Batuah, Kecamatan Kusan Hilir mengikuti kegiatan penyuluhan pendidikan gizi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Program Studi Kesehatan Masyarakat (PSKM), Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM) didukung Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan penyuluhan pendidikan gizi di gedung serbaguna Kantor Desa Batuah, Senin (2/12).

Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh 30 ibu hamil, ibu menyusui dan ibu dengan balita di Desa Batuah, Kecamatan Kusan Hilir.

“Kegiatan penyuluhan ini sebagai salah satu intervensi promosi kesehatan melalui pendidikan gizi pada kelompok potensial untuk pencegahan stunting,” ujar Fungsional Perencana Muda Bappeda, Hasanudin.

Dengan adanya kegiatan ini, kata Hasanudin, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait dengan pemberian asupan gizi bagi kelompok ibu hamil, ibu menyusui dan ibu dengan anak balita.

Selain itu, ia juga berharap bagi kelompok ibu hamil dan menyusui mampu mengolah bahan pangan lokal yang cukup gizi dan cukup ragam, sesuai dengan ‘ISI PIRINGKU’.

‘ISI PIRINGKU’ merupakan program pemerintah pengganti konsep empat sehat lima sempurna dengan pedoman agar masyarakat paham pentingnya makan sehat dengan gizi seimbang.

Kegiatan penyuluhan pendidikan gizi tersebut juga diisi dengan praktikum menyusun menu bergizi dan lomba menyiapkan menu bergizi.

Materi penyuluhan disampaikan oleh Tim PSKM FK ULM bekerjasama dengan Puskesmas Perawatan Pagatan Bidang Promkes dan Bidang Gizi yang juga melibatkan tim Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting (KP2S) Kabupaten Tanbu, dinas kesehatan, Pemerintah Kecamatan Kusan Hilir, kepala desa, Puskesmas Pagatan, PKK Kecamatan, Petugas Kesehatan Desa, PKK Desa, dan Kader Desa.

Baca Juga: Terus Menekan Stunting, SKPD Batola Berbagi Tugas

Baca Juga: Sudian Noor : Pencegahan Stunting Perlu Sinergisitas

Reporter: Ahc21
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Korban Kebakaran di Jalan Sulawesi Itu Akhirnya Wafat
apahabar.com

Kalsel

Ganasnya Kebakaran di Banjarmasin; 89 Rumah Hangus, 367 Jiwa Mengungsi
apahabar.com

Kalsel

KPU Banjarmasin Usulkan 12 Titik Kampanye Terbuka
apahabar,com

Kalsel

Dalam Penanggulangan Bencana, Gerak BPBD Tabalong Luar Biasa

Kalsel

Polisi Abaikan MoU, Eks Pemred Banjarhits.id Tersangka UU ITE
Tambah Shift Penjaga Perbatasan Kalsel-Kalteng, Batola Siap Kemungkinan Terburuk

Kalsel

Tambah Shift Penjaga Perbatasan Kalsel-Kalteng, Batola Siap Kemungkinan Terburuk
apahabar.com

Kalsel

Terkepung Asap Karhutla, 5 Pelajar SMKS Tunas Bangsa Sempat Pingsan
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pemilu 2019, Bupati: Suasana Pemilu di HSS Masih Damai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com