ga('send', 'pageview');
Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST




Home Nasional

Sabtu, 14 Desember 2019 - 08:36 WIB

Ahok Ditarget Sebulan ‘Bongkar’ 142 Anak Usaha Pertamina

Redaksi - apahabar.com

Pertamina. Foto-Liputan6.com

Pertamina. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Dipercaya menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama dapat tugas. Menteri BUMN Erick Thohir meminta Ahok mengecek secara rinci 142 anak usaha PT Pertamina (Persero).

Erick meminta, data rinci 142 anak usaha Pertamina itu harus dilaporkan kepadanya pada Januari mendatang. Data-data tersebut diperlukan, mengingat Menteri BUMN ini tak mengetahui bidang apa saja yang dikerjakan anak usaha Pertamina.

“Ini saya minta juga untuk Komut dan Direksi, di rapat bulan Januari saya minta mapping 142 perusahaan ini usahanya apa? Terus bagaimana kesehatan perusahaannya?” ungkap Erick.

Erick menjelaskan 142 anak usaha itu ia temukan ketika menggelar rapat perdana dengan Ahok dan juga Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

“Kemarin dengan Pertamina kan saya sudah mulai rapat bulanan dengan Komut dan Dirut Pertamina. Yang kemarin Pertamina juga kita rapatkan ternyata di Pertamina ada 142 perusahaan,” terang dia.

Tak Ingin Oknum Gerogoti Anak Usaha

Menteri BUMN pun sangat menanti laporan dari Ahok dan Nicke mengenai 142 anak usaha tersebut. Ia juga secara tegas mengatakan bahwa anak usaha yang hanya diisi oleh oknum dan menggerogoti Pertamina akan ia sikat.

“Saya juga nggak mau nanti ternyata ya, mohon maaf yang seperti kemarin saya bicara, 142 perusahaan yang ada di Pertamina ini hanya oknum-oknum yang akhirnya menggerogoti Pertamina. Ini yang saya juga sudah minta laporan dari Dirut dan Komut,” tutur Erick.

Baca juga :  Ekonomi Jeblok, Presiden Bertekad Pacu Pariwisata

Ia mengaku heran dengan jumlah anak usaha yang dimiliki Pertamina. Informasi jumlah anak usaha tersebut dia peroleh saat rapat bareng Pertamina

“Yang kemarin Pertamina juga kita rapatkan ternyata di Pertamina ada 142 perusahaan,” terang Erick.

Dirinya mengaku tak tahu bidang apa saja yang dikerjakan oleh ratusan anak usaha Pertamina itu. Erick mengatakan, dirinya sudah meminta Komut Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, dan juga Direksi Pertamina untuk memeriksa ratusan anak usaha itu.

Anak Usaha Mau Digabung

Sementara itu Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati akan merampingkan seluruh anak dan cucu perusahaan yang saat ini jumlahnya mencapai 142 perusahaan. Perampingan akan dilakukan dengan cara holding atau penggabungan bagi perusahaan yang memiliki core bisnis sama.

Dirinya memilih holding sebagai perampingan karena sesuai dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir.

“Dari Kementerian BUMN sendiri sudah ada program untuk bidang usaha sejenis, kemudian dijadikan satu holding, itu kita akan ikuti dalam hal tersebut,” kata Nicke di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Namun bagi anak dan cucu perusahaan yang terbukti tidak sesuai dengan core bisnis Pertamina, dikatakan Nicke akan dievaluasi lebih dalam. Dirinya mengaku tidak langsung menutup anak dan cucu perusahaan tersebut.

“Nggak selalu begitu (ditutup), kan kita lihat,” tegasnya.

Nicke mengungkapkan diberi waktu selama satu bulan ke depan untuk mengevaluasi 142 anak dan cucu perusahaan Pertamina. Program ini dilakukan usai Erick Thohir menemukan beberapa kejanggalan seperti sektor usahanya yang tidak sesuai dengan induk usaha.

Baca juga :  Peserta Positif Covid-19 Bisa Ikuti SKB CPNS, Berikut Penjelasan BKN

Anak Usaha di Industri Hulu

Menurut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, 142 anak dan cucu perusahaan Pertamina paling banyak bergerak di bidang hulu. Pembentukan anak dan cucu perusahaan juga sesuai dengan ketentuan bisnis di sektor hulu perminyakan.

“Karena setiap wilayah kerja itu harus dalam satu perusahaan, ketentuannya seperti itu jadi banyak cucu perusahaan di hulu karena secara ketentuan memang harus seperti itu,” ucapnya.

Meski demikian, Nicke mengaku dalam waktu satu bulan ke depan akan mengevaluasi seluruh anak dan cucu perusahaan sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir.

“Kami atas arahan Menteri BUMN, jadi Pertamina akan lakukan review seluruh anak perusahaan dan cucu perusahaan, jadi ini dalam rangka memperkuat seluruh lini bisnis yang ada di Pertamina. Jadi saya rasa ini positif, jadi nanti kita lihat bagaimana pola restrukturisasi yang paling tepat yang paling menghasilkan nilai tambah bagi Pertamina,” ungkap dia.

“Kita diberi waktu 1 bulan untuk melakukan review, insyaallah tahun depan kita sudah ada gambaran bagaimana rencana restrukturisasinya. Ini saya rasa berlaku sama untuk seluruh BUMN,” sambungnya.

Baca Juga: Resmi Jadi Komisaris Utama Pertamina, Ahok Mohon Doa dan Informasi

Baca Juga: Viral di Jagat Maya, Ahok Berseragam Pegawai SPBU

Sumber: Detik.com
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ramai-Ramai Tolak Revisi Aturan Perlindungan Tumbuhan dan Satwa Liar
apahabar.com

Nasional

IPW Pertanyakan Jabatan Baru Suami Jaksa Pinangki
apahabar.com

Nasional

BPP Hipmi Berikan 1.000 Masker Bantuan untuk Jemaah Habib Syech
apahabar.com

Nasional

Pelabuhan Sorong Jadi Pelabuhan Internasional
apahabar.com

Nasional

KPK Periksa Sekjen DPR RI, Kasus Suap Kebumen?
apahabar.com

Nasional

Belasan Anak Panti Asuhan di Kabupaten Banjar Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Kabar Duka, Satu Jemaah Haji Tapin Tutup Usia di Mekah
apahabar.com

Nasional

Dijamu di Meja Bundar, Megawati Siapkan Bakwan Khusus untuk Prabowo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com