Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Banjir Mulai Rendam Sejumlah Wilayah Sambas

- Apahabar.com Sabtu, 7 Desember 2019 - 12:02 WIB

Banjir Mulai Rendam Sejumlah Wilayah Sambas

Kebun pepaya milik Mizan di di Kecamatan Paloh dan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) terendam akibat hujan deras dan air laut pasang. Foto-Antara

apahabar.com, PONTIANAK – Sejumlah daerah di Kecamatan Paloh dan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), sejak pagi terendam banjir. Air dengan ketinggian hingga satu meter tersebut membuat perkebunan warga yang baru berbunga terendam.

“Air mulai tinggi hingga setinggi satu meter terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu dinihari, karena sejak dua hari terakhir daerah Paloh dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas lebat,” kata Mizan salah seorang warga Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Sabtu.

Saat ini, menurut dia banjir sudah merendam kebun pepayanya yang baru mulai berbunga dan kebun lada masyarakat setempat.

“Air hingga saat ini, air terus meninggi karena hingga saat ini hujan terus turun, sementara air laut dan sungai tampak pasang,” ujarnya.

Menurut dia, hingga saat ini belum ada masyarakat Desa Sebubus yang sampai mengungsi. Dan bantuan dari Pemda setempat juga belum ada.

“Saya mengalami kerugian akibat banjir tahun ini, karena pepaya yang saya tanam terendam banjir. Semoga ada solusi dari pemerintah atas musibah banjir kali ini,” harapnya.

Sementara itu, Desa Pipiteja, Kecamatan Teluk Keramat juga direndam banjir hingga ketinggian lutut orang dewasa, yang juga terjadi sejak, Jumat malam (6/12).

Herdianto salah seorang masyarakat Desa Pipiteja menyatakan, desanya memang rutin terendam banjir apabila memasuki musim penghujan.

“Tetapi banjir kali ini cukup besar, sehingga banyak rumah masyarakat di desanya yang terendam banjir tahun ini. Bahkan SMA Negeri 2 Teluk Keramat juga terendam banjir hingga ketinggian 10 centimeter,” ungkapnya.

Dia berharap, air cepat surut sehingga masyarakat secepatnya bisa melakukan aktifitas seperti biasanya.

Baca Juga: Januari 2020, 128 Desa Di Batola Rawan Banjir

Baca Juga: BPBD Petakan Titik Rawan Banjir di Calon Ibu Kota RI

Sumber: Antara
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalbar

BMKG Deteksi Ada 6.382 Hotspot di Kalbar
apahabar.com

Kalbar

Tambah Belasan Pasien, Sebaran Covid-19 Kalbar Capai 500 Kasus
apahabar.com

Kalbar

14 Siswa dan 8 Guru di Kalbar Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalbar

Geger, Wanita Cantik di Kalbar Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
apahabar.com

Kalbar

Kalbar Gencar Tanam Padi Inpari IR Nutri Zinc, Untuk Apa?
apahabar.com

Kalbar

Banjir Masih Rendam Sejumlah Fasilitas Umum di Kapuas Hulu
apahabar.com

Kalbar

3 Pegawai Positif, Puluhan Pejabat Pemprov Kalbar Diswab
apahabar.com

Kalbar

Kebakaran di Sekadau Kalbar, Satu Keluarga Tewas Terpanggang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com