apahabar.com
Ilustrasi berdoa. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Mayoritas masyarakat masih sulit untuk menerima apa yang telah disiratkan Allah SWT. Hal itu jelas tampak pada keinginan yang kerap kali tidak sesuai dengan hasil.

“Terutama kala menghadapi musibah. Ingin sehat tapi justru sakit,” ujar Dewan Pakar Aswaja Center PWNU Jawa Timur, Gus Yusuf Suharto, dalam keterangannya seperti dikutip dari Republika.co.id, Kamis (05/12).

Menurut dia, ikhlas dan lapang dada saling berhubungan satu samalain, dan harus dimiliki insan manusia. Lebih lanjut, dia juga menyinggung bahwa hal itu sudah dijelaskan secara gamblang dalam QS Thaha, 25-28.

قَالَرَبِّاشْرَحْلِيصَدْرِيوَيَسِّرْلِيأَمْرِي  وَاحْلُلْعُقْدَةًمِنْلِسَانِي  يَفْقَهُواقَوْلِي

Menanggapi hal tersebut dia menyarankan agar setiap insan bisa ikhlas menerima dan mengikuti amalannya. Mengutip perkataan Habib Ahmad Muhajir, dia menuturkan, bahwa pengalaman dan cobaan harus menjadi pembelajaran. “Semua yang diberikan Allah adalah pelajaran untuk diambil hikmah,” sambungnya.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa memang wajar jika belum bisa menerima masalah tertentu untuk pertama kali, di mana pasti ada penolakan. Akan tetapi, jika sudah menerima masalah kedua dan ketiga kalinya, diri pribadi akan menerimanya secara otomatis.

Gus Yusuf menegaskan bahwa Allah SWT akan terus memberikan masalah kepada umatnya. Hal tersebut menjadikannya sebagai sarana untuk mendidik umat Nya. Masih mengutip perkataan Habib Ahmad Muhajir, untuk bisa tabah dan menerima masalah yang ada.

Doa Rabbisyrahlishadri bisa menjadi sarana untuk membantunya, terlebih dengan dibaca sebanyak seratus kali dalam sehari.

Lebih jauh, dia mengatakan jika ingin merasa mudah menerima atau ikhlas dalam setiap perbuatan, amalan dari Habib Taufiq Pasuruan bisa menjadi solusi. “Tiap usai shalat, baca surah al-Ikhlas tujuh kali,” sarannya.

Gus Yusuf menekankan untuk membaca juga shalawat, hal tersebut juga untuk membantu kita agar tetap ingat pada Allah SWT ketika mendapat masalah.

Setiap manusia memang akan mendapat cobaan, bagaimanapun bentuknya. Akan tetapi, dalam surah al-Baqarah ayat 286 disebutkan bahwa “Allah tidak akan memberikan suatu cobaan di luar batas kemampuan manusia.”

Oleh sebab itu, dengan ikhlas dan sabar menerimanya, setiap masalah akan berlalu dan menjadi pembelajaran.

Baca Juga: Menyambut Kehadiran Anak, Begini Adabnya Menurut Islam

Baca Juga: Kisah Manusia Pertama Pelantun Ayat Suci Alquran

Sumber: Khazanah Republika.co.id
Editor: Aprianoor