Bertambah Belasan, 6 Positif Covid-19 di Kotabaru Pejuang Medis dan WNA Sosok AS, Terduga Teroris di Tanbu yang Diamankan Densus 88 Densus 88 Beraksi di Tanah Bumbu, Buku Jihad dan Syal Diamankan Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya Jumatan Perdana di Banjar, 4 Masjid Dijaga Ketat TNI-Polri




Home Ekbis

Kamis, 19 Desember 2019 - 14:59 WIB

BI: Bandara Internasional Syamsudin Noor Buka Peluang Bisnis Baru

rifad - Apahabar.com

PRESIDEN RI Joko Widodo akhirnya meresmikan Bandara Internasional Syamsudin Noor, Rabu (18/12) siang, sekitar 12.45 Wita. Jokowi terpukau dengan peningkatan fasilitas bandara berjuluk Jewel of Borneo itu. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

PRESIDEN RI Joko Widodo akhirnya meresmikan Bandara Internasional Syamsudin Noor, Rabu (18/12) siang, sekitar 12.45 Wita. Jokowi terpukau dengan peningkatan fasilitas bandara berjuluk Jewel of Borneo itu. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Peresmian Bandara internasional Syamsudin Noor disebut Bank Indonesia dapat mendongkrak peluang bisnis di Kalimantan Selatan. Ekonomi Kalsel bakal makin merata.

“Sebagai pintu gerbang di tanah Banua, keberadaan bandara diyakini dapat mendorong sektor pariwisata sebagai sektor andalan ekonomi baru daerah, dan secara khusus, peranannya dalam menyongsong tema Visit Kalsel Year 2020,” kata Kepala Kantor Bank Indonesia Kalsel, Herawanto, Kamis (19/12).

Herawanto menjelaskan sektor pariwisata mempunyai keterkaitan atau ‘linkages’ yang besar baik ke sektor hulu dan hilir.

Seperti misalnya sektor pertanian, perikanan, transportasi, industri makanan jadi, perhotelan, restoran.

Dia mengatakan dengan dibukanya bandara baru tersebut, Kota Banjarmasin dan Banjarbaru akan memperoleh dampak positif langsung.

Terutama melalui peningkatan kinerja sektor jasa khususnya pariwisata, perdagangan, transportasi dan komunikasi.

Prospek potensi lainnya adalah pengembangan ekonomi syariah di Kalsel seperti Halal Tourism yang dapat dikembangkan lebih baik lagi di masa mendatang.

Dalam hal ini, konektivitas ekonomi dengan negara-negara mitra dagang.

Selain itu, potensi pemasaran produk-produk UMKM Kalsel semakin terbuka luas sejalan dengan kelancaran jalur transportasi dan distribusi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengaku kaget setelah melihat wajah baru Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Baca juga :  Atasi Kelangkaan, Pemerintah Segera Alihkan Gula Industri ke Konsumsi

Jokowi meresmikan bandara berjuluk ‘Jewel of Borneo’ itu pada Rabu (19/12) kemarin.

“Saya tadi masuk ke bandara yang baru ini saya betul-betul sangat kaget sekali. Kaget, karena biasanya di sana (bandara lama). Artinya bisa bayangin yang dulu kayak apa, yang sekarang kayak apa,” kata dia

Kekaguman Presiden Jokowi bukan tanpa alasan. Dari sisi keluasan, terminal baru bandara tersebut memiliki luas 77.000 meter persegi, sangat jauh jika dibandingkan dengan terminal lama yang hanya seluas 9.000 meter persegi.

“Jadi berapa kali ini? 8 kali lipat dari yang lama. Kemudian kapasitasnya untuk penumpang, yang sebelumnya yang di sana itu 1,3 juta penumpang per tahun, di sini 7 juta penumpang per tahun. Kelihatannya loncatannya sangat tinggi,” ujarnya.

Meski demikian, Jokowi mewanti-wanti bahwa pertumbuhan pergerakan penerbangan dan penumpang di bandara tersebut tergolong tinggi.
Dengan kondisi tersebut, lanjut Presiden, bukan tidak mungkin dalam 10 tahun ke depan harus dibangun terminal yang lebih besar.

“Pertumbuhan pergerakan penerbangan 10 persen lebih. Pertumbuhan untuk penumpang 7 persen lebih. Artinya, bandara yang baru ini mungkin tidak ada 10 tahun lagi harus dibangun yang lebih gede lagi. Karena ada pertumbuhan yang sangat cepat sekali, 7 persen dan 10 persen itu pertumbuhan yang sangat tinggi sekali,” imbuhnya.

Baca juga :  Imbau Shop From Home, Banjarisme Apparel Tawarkan Diskon 50 Persen

Presiden mengaku sempat heran dengan kondisi tersebut dan bertanya-tanya ada apa di Kalimantan Selatan. Menurutnya, yang jelas beberapa kota di Kalimantan Selatan memiliki intan. Hal ini tercermin juga dari desain Bandara Internasional Syamsudin Noor.

“Yang jelas, yang saya tahu di sini ada intan sehingga desainnya ini juga desain intan Martapura, desain bandara ini. Martapura, Kabupaten Banjar, dan Kota Banjarbaru. Kalau intan ingat saya hanya tiga tempat itu,” ungkapnya.

Baca Juga: Harapan DPRD Kalsel untuk Bandara Internasional Syamsudin Noor

Baca Juga: Resmikan Terminal Baru Syamsudin Noor, Jokowi Puji Keseriusan Paman Birin

Baca Juga: Senator Kalsel Soal Peresmian Bandara Syamsudin Noor: Harus Pacu Wisatawan

Baca Juga: Baru Dioperasikan, Penumpang Syamsudin Noor Melonjak Drastis

Baca Juga: Menteri Budi dan Paman Birin Puas, Bandara Syamsudin Noor Pukau Jokowi

Baca Juga: FOTO: Sah, Presiden Jokowi Resmikan Bandara Internasional Syamsudin Noor

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Kekeringan di NTB tak Pengaruhi Serapan Pupuk Bersubsidi
Wabah Covid-19 Melanda, Investasi Terancam Tertunda

Ekbis

Wabah Covid-19 Melanda, Investasi Terancam Tertunda
apahabar.com

Ekbis

Super Hadiah Madurasa Dapat Sepeda Motor 
apahabar.com

Ekbis

Hari Pelanggan Nasional, Promo Menarik di Telkomsel
apahabar.com

Ekbis

Kilang OOG-Pertamina Bakal Bersebelahan dengan Kilang Badak LNG
apahabar.com

Ekbis

Produsen Fashion Muslimah Tangerang Jajal Pasar Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Dunia Anjlok, Rupiah Ikut Melemah
Saham China Menuju Kenaikan Empat Hari Berturut

Ekbis

Saham China Menuju Kenaikan Empat Hari Berturut