Puluhan Personel Polda Kalsel Amankan Distribusi Vaksin ke Setiap Daerah Kadinkes Banjarmasin Covid-19, Sekretaris Gantikan Lurah Pemurus BREAKING NEWS! Calon Wakil Wali Kota Balikpapan Terpilih Meninggal Terpapar Covid-19 Akhirnya, 2BHD Beber Pelanggaran TSM Pilbup Kotabaru dalam Sidang MK Di Tengah Kondisi Banjir, Pemprov Kalsel Tak Tunda Vaksinasi Tahap 2

Bisik-Bisik Pasien ke Dewan: Ada Jual Beli Kamar di RSUD Ulin

- Apahabar.com Selasa, 3 Desember 2019 - 15:44 WIB

Bisik-Bisik Pasien ke Dewan: Ada Jual Beli Kamar di RSUD Ulin

Komisi IV DPRD Kalsel melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Ulin Banjarmasin, Senin 11 November lalu. Sidak yang dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M Lutfi Saifuddin menjelang petang itu mengungkap tabir sejumlah fasilitas yang belum layak di rumah sakit milik Pemprov Kalsel ini. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Dugaan praktik jual-beli kamar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin menyeruak ke permukaan.

Buntutnya, pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel memanggil sang Direktur Umum rumah sakit milik Pemprov Kalsel itu.

Pemanggilan itu tindaklanjut inspeksi mendadak Komisi IV DPRD Kalsel, beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi IV Luthfi Saifuddin membenarkan temuan tersebut.

Dalam rapat yang berlangsung dua jam lebih itu, dugaan jual beli kamar atau makelar kamar inap pasien jadi bahan pembicaraan.

Praktik tersebut diakui Luthfi memang terjadi di RSUD Ulin Banjarmasin.

Konon, makelar biasanya memanfaatkan para pasien supaya bisa dapat kamar inap.

“Pernah kerabat kami sendiri mengalami,” jelas Luthfi kepada apahabar.com, Selasa (03/12).

Awalnya dibilang penuh, tapi setelah bisik-bisik dan membayar sejumlah uang bisa ada kamar.

“Itu yang dilakukan oleh oknum di sana,” jelas Politikus Gerindra itu.

Saat itu, kerabat Luthfi tidak bisa dirawat di ruangan karena penuh. Tiba-tiba bisa mendapat tempat saat membayar ke seseorang yang diduga oknum pegawai di RSUD Ulin.

Kondisi keluarga pasien yang panik dimanfaatkan oleh oknum itu untuk mencari penghasilan tambahan.

Seusai rapat, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Suciati menegaskan pihaknya tentu melarang adanya praktik makelar kamar atau tempat tidur pasien.

Walau Ia tak menampik hal tersebut sempat terjadi di RSUD Ulin Banjarmasin. Dia berujar praktik makelar mungkin saja dilakukan oleh oknum di luar rumah sakit.

Suci berjanji jika mendapati oknum tersebut maka akan ada tindakan tegas.

“Ada juga orang yang mungkin tidak punya kerjaan jadi ceritanya membantu calon pasien dikasih berapa bisa mencarikan. Yang saya tahu orang luar. Kalau di dalam juga ada tunjukkan saja, kalau makelar kan jelas dilaporkan polisi,” kata Suci.

Jika didapati praktik makelar oleh oknum internal RSUD Ulin maka langkah yang diambil akan disesuaikan dengan status oknum tersebut.

Di mana jika berstatus ASN, maka akan dimulai dengan peringatan pertama, kedua, ketiga dan seterusnya sesuai prosedur yang diatur pemerintah.

Sedangkan, jika dilakukan oleh pegawai kontrak, manajemen bisa langsung menonaktifkan oknum tersebut.

Selain menyoal perihal makelar kamar inap pasien, anggota Komisi IV yang sebelumya sudah melaksanakan studi komperasi ke RSUD di Provinsi Bali, meminta temuan-temuan saat sidak segera diperbaiki, terlebih soal pelayanan langsung pada masyarakat.

apahabar.com

Ketua Komisi IV Luthfi Saifuddin membenarkan temuan tersebut. Foto-apahabar.com/Rizal

Baca Juga: Bisakah RSUD Ulin Meniru RSUD Bali Mandara?

Baca Juga: RSUD Ulin Bangun Pusat Jantung Terpadu, Siap Operasi 2021

Baca Juga: Disentil Dewan, Ini Dalih Direktur Utama RSUD Ulin

Baca Juga: Keuangan RSUD Ulin ‘Di Ujung Tanduk’, Memelas BPJS Kesehatan Bayar Tunggakan

Baca Juga: Disidak DPRD, Dirut RSUD Ulin: Masyarakat Biasa dengan Ruangan Tak Ber-AC

Baca Juga: Sidak ke RSUD Ulin, Ini Fakta yang Bikin Wakil Rakyat Tercengang

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Lari Kebelakang Rumah, Warga Kambat HST Tertangkap Simpan Sabu

Kalsel

Lari Kebelakang Rumah, Warga Kambat HST Tertangkap Simpan Sabu
apahabar.com

Kalsel

Stok 5,5 Kg Terbatas, Alasan ASN Batola Masih Pakai Gas Melon
apahabar.com

Kalsel

Terancam Sanksi, Pol PP Siap Bangun Tenda di Balai Kota Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Terungkap, Penyerang Mapolsek Daha Tetangga Korban
apahabar.com

Hukum

Heboh Bocah Cabul di Tapin Perkosa Wanita Tunagrahita, Ini Bahaya Jika Kecanduan Film Porno Menurut Psikiater
apahabar.com

Kalsel

Rumah Singgah Banjarmasin, Penghuni Dirawat sampai Akhir Hayat
Soliditas

Kalsel

Lapor ke Menpan RB, Bupati Tabalong Ungkap Soliditas Tiga Pilar Tangani Sebaran Covid-19
Parkiran

Kalsel

Parkiran UPPD SAMSAT Banjarmasin 1 Kebanjiran, Warga Harus Copot Sepatu Sebelum Bayar Pajak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com