Kalsel Kedatangan Pejabat Pusat, Ibnu Sina Minta Laboratorium Bertambah Belasan, 6 Positif Covid-19 di Kotabaru Pejuang Medis dan WNA Sosok AS, Terduga Teroris di Tanbu yang Diamankan Densus 88 Densus 88 Beraksi di Tanah Bumbu, Buku Jihad dan Syal Diamankan Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya




Home Ekbis

Selasa, 17 Desember 2019 - 09:59 WIB

Boeing Hentikan Produksi 737 Max

Uploader - Apahabar.com

Ilustrasi Boeing 737 Max. Foto-extremetech.com

Ilustrasi Boeing 737 Max. Foto-extremetech.com

apahabar.com, SEATTLE – Boeing akan menghentikan produksi 737 Max pada Januari 2020. Sebelumnya, produksi 737 Max terus berlanjut selama sembilan bulan setelah dua kecelakaan fatal yang menimpa Lion Air dan Ethiopian Airlines.

Boeing yang berbasis di Seattle, Washington merupakan salah satu eksportir pesawat terbang terbesar di Amerika Serikat (AS). Dalam sebuah pernyataan, Boeing mengatakan, meski produksi 737 Max berhenti, perusahaan tidak akan melakukan pengurangan karyawan.

Namun, berhentinya produksi diperkirakan akan mempengaruhi penjualan perusahaan.

“Mengembalikan 737 Max ke layanan adalah prioritas utama kami,” ujar Boeing dalam pernyataan yang dilansir BBC.

Kami tahu bahwa proses persetujuan 737 Max untuk kembali melayani penumpang, dan menentukan persyaratan pelatihan yang tepat harus luar biasa teliti dan kuat, untuk memastikan bahwa regulator, pelanggan, dan masyarakat penerbangan kami memiliki kepercayaan diri dalam pembaruan 737 Max.”

Baca juga :  Harga Tiket Pesawat Naik, Kaltara Bersurat ke Pusat

Analis industri perjalanan Henry Herteveldt mengatakan, keputusan untuk menghentikan produksi pesawat terbang sebelumnya belum pernah terjadi. Menurutnya, berhentinya produksi 737 Max akan berdampak besar pada Boeing dan maskapai penerbangan.

“Ini akan menciptakan kekacauan bagi maskapai penerbangan, dalam hal ini ada 600 perusahaan yang merupakan bagian dari rantai pasokan 737 Max dan Boeing,” ujar Herteveldt.

Saham Boeing turun lebih dari 4 persen pada Senin (16/12), di tengah spekulasi bahwa perusahaan akan mengumumkan penghentian produksi 737 Max. Selain itu, penghentian produksi diperkirakan akan membuat Boeing merugi sebesar 9 miliar dolar AS.

Baca juga :  Belajar di Rumah, Pengguna Google Classroom Meningkat

Boeing masih memiliki 400 unit 737 Max yang akan dikirim kepada pelanggan. Sementara, sebagian besar maskapai penerbangan di seluruh dunia telah menangguhkan kontrak pembelian hingga regulator penerbangan menyatakan bahwa 737 Max layak terbang dan aman.

Baca Juga: Boeing Akan Bayar Rp2 Miliar kepada Keluarga Korban Pesawat 737 Max

Baca Juga: Alami Masalah Mesin, Boeing 737 Max Lakukan Pendaratan Darurat

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tekan Inflasi, Kalsel Perlu Pacu Produksi Sejumlah Komoditas
apahabar.com

Ekbis

Surat Edaran Menaker, THR Bisa Dicicil atau Ditunda
apahabar.com

Ekbis

Omnibus Law, Jubir Jokowi Pede Kerek Ekonomi ke 6%
apahabar.com

Ekbis

Hidupkan Gairah, Saturday Night Riding Suzuki Hadir di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Klaim Keberhasilan 90 Persen, TRGD Kalsel Siap Bangun 2 Sumur Bor Tower
apahabar.com

Ekbis

Harga Beras Bergerak Tipis
apahabar.com

Ekbis

Hari Ini, Rupiah Mantap Libas Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Dipicu Penjualan Mobil di China Lesu, Harga Batu Bara Turun Lagi