MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

BWF World Tour Finals: Langkah Ahsan/Hendra ke Semifinal Gagal Diikuti Praveen/Melati

- Apahabar.com Kamis, 12 Desember 2019 - 16:17 WIB

BWF World Tour Finals: Langkah Ahsan/Hendra ke Semifinal Gagal Diikuti Praveen/Melati

Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Foto-antara

apahabar.com, GUANGZHOU – Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sukses melaju ke semifinal WBF World Tour Finals 2019, di Guangzhou, China, Kamis (12/12).

Namun sukses itu tak menular ke pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Ahsan/Hendra ke semifinal berkat kemenangannya atas ganda Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Pao Han, 21-10, 15-21, 21-19.

Disamping itu, sukses mereka ke babak berikutnya karena sebelumnya Lee Yang/Wang Chi-lin menang atas juara SEA Games 2019, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Hasil tersebut membuat Ahsan/Hendra dan Lee/Wang sama-sama mengantongi dua kemenangan dan berhak atas tiket ke babak empat besar. Di laga terakhir, Ahsan/Hendra akan berebut status juara grup melawan Lee/Wang.

Ahsan/Hendra melalui gim pertama dengan cukup mudah. Torehan enam poin beruntun di awal gim membuat mereka memimpin 7-2. Setelah itu

Ahsan/Hendra terus melaju dan tak kesulitan mendapatkan game point di angka 20-9. Gagal di kesempatan pertama, smes Ahsan akhirnya menutup gim pertama dengan skor 21-10.

Setelah menyudahi gim pertama dalam kurun waktu 10 menit, Ahsan/Hendra mendapatkan tantangan lebih berat di gim kedua.

‘The Daddies’ tertinggal 1-5 dan kemudian berlanjut menjadi 5-9. Ahsan/Hendra sempat menyamakan kedudukan menjadi 9-9 dan berlanjut ke 10-10.

Torehan lima poin beruntun yang didapat Lu/Yang membuat ganda Taiwan itu menjauh dengan skor 15-10. Lu/Yang sukses mempertahankan selisih lima poin pada angka 18-13.

Lu/Yang sukses memaksa terjadinya rubber game dengan kemenangan 21-15 di gim kedua.

Memasuki gim penentuan, Ahsan/Hendra tak mengulang kesalahan di gim kedua. Mereka mampu memimpin 5-2 dan berlanjut menjadi 8-5.
Namun ganda Taiwan mampu merebut dua poin beruntun untuk mendekat pada skor 8-7.

Ahsan/Hendra lalu memberi respons dengan catatan tiga poin beruntun yang membuat mereka memimpin 11-8 di interval gim ketiga.

Ahsan/Hendra sempat melesat dengan keunggulan empat poin pada 14-10 namun Lu/Yang merebut dua poin yang membuat skor menjadi 14-12 dan berlanjut menjadi 15-13.

Pukulan Hendra yang membentur net mengembalikan keunggulan ‘The Daddies’ menjadi tiga poin, 16-13. Lu/Yang memberikan ancaman lewat dua poin beruntun yang membuat skor menjadi 16-15.

Kesalahan dari Lu/Yang dan backhand silang Hendra membuat Ahsan/Hendra kembali memiliki selisih tiga poin, 18-15.

Ahsan/Hendra mempertahankan selisih tiga poin ke angka 19-16 tetapi Lu/Yang kembali memberikan ancaman dengan membuat skor jadi 19-18.

Keberhasilan Ahsan/Hendra memenangkan adu drive membuat mereka meraih match point di angka 20-18. Setelah gagal di kesempatan pertama, kemenangan Ahsan/Hendra akhirnya ditentukan lewat backhand Hendra yang tak bisa dikembalikan Lu/Yang. Skor 21-19 untuk Ahsan/Hendra di gim penentuan.

Sayang sukses itu tak diikuti ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Pasalnya, pada laga penyisihan yang berlangsung di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, China, Kamis (12/12), Praveen/Melati kembali menuai kekalahan saat menghadapi pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino.

Juara SEA Games 2019 ini menyerah dari pasangan rangking tiga dunia asal Jepang tersebut dalam tiga gim dengan skor 15-21, 21-18, 15-21.

Pada gim pertama, sebetulnya penampilan Praveen/Melati tidak terlalu buruk. Pasangan rangking lima dunia itu kerap memimpin pertandingan.
Sayangnya, Watanabe/Higashino lebih gesit dan pandai mencari celah, sehingga mampu merebut kemenangan dengan skor awal 21-15.

Gim kedua berjalan lebih ketat. Kali ini, kedua pasangan saling mencuri poin sepanjang jalannya pertandingan. Namun kejar-kejaran poin di gim kedua itu berhasil dimenangkan oleh Praveen/Melati dengan skor 21-18.

Pada gim penentu, Watanabe/Higashino membuktikan keunggulannya dengan terus memimpin perolehan angka sejak awal hingga akhir permainan. Tak mampu mengejar, akhirnya Praveen/Melati kalah dengan skor penutup 15-21.

Ini menjadi kekalahan kedua bagi Praveen/Melati setelah sebelumnya, pada penyisihan pertama pada Rabu (11/12) kemarin, Praveen/Melati ditaklukkan oleh rekan senegaranya Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dengan skor 11-21, 19-21.

Meskipun sudah dipastikan tidak lolos ke semifinal, Praveen/Melati masih punya satu pertandingan lagi di fase penyisihan Grup B, yaitu melawan pasangan China rangking satu dunia Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong pada Jumat (13/12) besok.

Baca Juga: Barito Tekuk PSM, Djajang Simpan Sedikit Penyesalan

Baca Juga: Satu Kemenangan Lagi, Barito Incar Persipura

Sumber: cnnindonesia.com
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Martapura FC Berbagi Poin Dengan Persewar Waropen
apahabar.com

Sport

Senangnya Zidane untuk Benzema, Empati Terhadap Bale
apahabar.com

Sport

Hasil Timnas U19 Indonesia vs Kroasia, Bagas Kaffa Cetak Gol, Krosia Unggul 7-1, Supriadi Kartu Merah
apahabar.com

Sport

Liga Mahasiswa 2019 Minim Peserta, JPOK Banjarbaru Optimis Wakili Kalsel
apahabar.com

Sport

Kans Ferdiansyah Jalani Debut Liga 1 2019 Bersama Barito
Lagi, Mundari Karya Promosikan Pemain Barito Putera Junior ke Tim Senior

Sport

Lagi, Mundari Karya Promosikan Pemain Barito Putera Junior ke Tim Senior
apahabar.com

Sport

Lima Atlet Kalsel Berjuang di Kejurnas Boling Palembang
apahabar.com

Sport

Cetak 6 Gol, KPI Puji Paman Birin Layaknya Pemain Profesional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com