apahabar.com
Francisco Torres menjadi pencetak gol satu-satunya Barito Putera ke gawang Tira Persikabo di Stadion Pakansari Cibinong. Foto-Istimewa

apahabar.com, CIBINONG – Tekad Barito Putera menekuk Tira Persikabo di Stadion Pakansari Cibinong, Senin (2/12) malam, bukan pepesan kosong.

Barito memanfaatkan stok yang tersedia, setelah kehilangan winger dan striker andakan. Pelatih Djajang Nurdjaman menempatkan Gavin Kwan Adsit lebih ke depan, bukan lagi sebagai bek sayap.

Posisi Gavin lebih mirip penyerang tengah, karena Samsul Arif diberi peran free role seperti yang biasa dilakukan Rizky Rizaldi Pora.

Barito bermain agresif di menit-menit awal. Kesempatan terbuka di menit 8 melalui sepakan Gavin yang meneruskan umpan Samsul dari kanan kotak penalti.

Tetapi Tira yang memiliki peluang nyata dan bahkan terjadi dalam waktu berdekatan. Dimulai menit 18, ketika sepakan Guntur Triaji membentur tiang.

Hanya berselang semenit, tendangan menyilang dari Frisca Womsiwor membentur mistar dan membentur ke tanah, sebelum dapat disapu Dandi Maulana.

Setelah dua kesempatan tersebut, permainan berlangsung terbuka. Namun Barito berusaha bermain lebih sabar menunggu kesempatan mengalirkan bola ke depan.

Donni Monim yang masuk menggantikan Cassio de Jesus di menit 19, sempat memiliki ruang tembak di 30. Namun usaha bek tengah ini masih jauh dari sasaran.

Tak lama berselang, tuan rumah memiliki kesempatan bagus. Ciro Alves lolos di kanan kotak penalti dan melepas tembakan dari sudut sempit. Bola kemudian masih dapat diblok Adhitya Harlan.

Hanya semenit kemudian, umpan Ciro meloloskan Osas Saha ke kotak penalti. Namun sepakan efek yang dilakukan Saha, sedikit melenceng dari sasaran.

Akhirnya di injury time babak pertama, Barito memecah kebuntuan. Berakselerasi di kiri lapangan, Samsul mengumpan kepada Gavin di kotak 16.

Memang sepakan first time Gavin masih dapat diblok Angga Saputro. Namun rebound dengan cepat disambar Franscisco Torres di tiang dekat.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tidak banyak berubah. Tira berusaha membongkar pertahanan Barito melalui umpan-umpan silang dan terobosan, kendati belum terlihat efektif.

Hingga menit 60, belum terlihat peluang yang berarti. Kemudian di menit 61, Paulo Sitanggang nyaris menggandakan keunggulan Barito, seandainya sedikit lebih akurat menyundul bola umpan Samsul.

Tira kembali membuang peluang bagus. Umpan Ciro dari kiri kotak penalti yang mengarah kepada Saha di depan gawang, malah disundul menjauh dari sasaran.

Sementara di menit 74, giliran sundulan Yakob Sayuri yang melenceng, setelah menerima umpan tendangan bebas Bayu Pradana.

Menjelang pertandingan berakhir, Tira memporsir serangan. Tetapi tidak satupun menjadi gol penyama, termasuk sepakan Ciro yang masih dapat diblok Adhitya dengan kaki.

Barito pun berhasil mempertahankan keunggulan, sekaligus memanjat ke peringkat 13 klasemen dengan 37 poin.

Sementara Tira yang sempat menghuni papan atas klasemen di putaran pertama, tertahan di peringkat 12 atau hanya unggul 1 angka atas Barito.

Kekalahan ini juga memperburuk catatan Tira. Dalam 15 pertandingan terakhir, mereka tidak pernah menang dengan rincian 9 kekalahan dan 6 imbang.

Susunan Pemain

Tira Persikabo (4-3-3):
Angga Saputro; Vava Mario, Rifat Marasabessy, Khursed Beknazarov, Abduh Lestaluhu; Parfait Essengue, Guntur Triaji, Roni Sugeng; Frisca Womsiwor (Muhammad Kassim ’70), Osas Saha (Sansan Fauzi ’68), Ciro Alves

Barito Putera (4-3-3):
Adhitya Harlan; Andri Ibo, Cassio De Jesus (Donni Monim ’19), Dandi Maulana, Roni Beroperay; Gavin Kwan Adsit (Yakob Sayuri ’56), Bayu Pradana, Kozuke Yamazaki; Paulo Sitanggang (Ferdiansyah ’75), Fransisco Torres, Samsul Arif,

Baca Juga: Bali United Juara Liga 1, Teco Cetak Sejarah

Baca Juga: Gol Sani Sia-Sia, Timnas U-22 Kalah Dari Vietnam

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif