apahabar.com
Ketua TP PKK Kalsel, Hj Raudayul Jannah dan Hj. Ririen saat menghadiri Peringatan Hari Ikan Nasional ke 6, di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu lalu. Foto-Humas Pemkot Banjarbaru

apahabar.com, BANJARBARU – Untuk mencegah stunting pada anak usia dini, Tim Penggerak PKK Banjarbaru berupaya meningkatkan gizi melalui sosialisasi gerakan makan ikan (Gemarikan) untuk anak-anak.

“Menu serba ikan yang diolah untuk balita dengan variasi menu dapat meningkatkan gizi dan mencegah stunting pada anak usia dini,” ungkap Ketua PKK Banjarbaru, Hj Ririen Nadjmi Adhani, saat menghadiri Peringatan Hari Ikan Nasional ke 6, di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu lalu.

Didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Hj Raudayul Jannah Sahbirin Noor, kehadiran Ririen mewakili TP PKK Kelurahan Mentaos Banjarbaru Utara yang berhasil meraih Juara I Tingkat Nasional pada lomba masak serba ikan untuk menu balita.

“Saya bersyukur atas peraihan penghargaan ini. Apresiasi juga saya berikan kepada perwakilan TP PKK Kelurahan Mentaos yang telah berhasil meraih juara,” kata istri orang nomor satu di Kota Idaman.

Menurutnya, gerakan makan ikan baik diterapkan pada anak usia dini, sebab nilai gizi yang terkandung bermanfat untuk mendukung pertumbuhan dan intelegensia anak-anak.

“Karena itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan sedang gencar menyosialisasikan program ‘Gemarikan’ di sekolah-sekolah,” beber dia.

Gemarikan dapat memotivasi masyarakat secara luas untuk mengkonsumsi ikan secara teratur. Karena kata dia, tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia dinilai masih rendah.

Baca Juga: Tekan Stunting, Menkes Minta Daerah Kedepankan Kearifan Lokal

Baca Juga: Angka Stunting Masih Tinggi, PR Pemkot Banjarmasin ke Depan

Reporter: Musnita Sari
Editor: Puja Mandela