Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam! 2 Saudaranya ‘Dipocong’ Hidup-Hidup, Saksi Kunci Pembunuhan Bocah di Benawa HST Trauma Kena Tipu Oknum ASN, Belasan Tukang Sapu Geruduk Pemkot Banjarmasin Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Begal Sadis di Gunung Kayangan Ditembak Sebelum Beraksi di Bali

Cerita Jokowi Bangun Bandara 2,2 Triliun di Kalsel

- Apahabar.com Rabu, 18 Desember 2019 - 15:01 WIB

Cerita Jokowi Bangun Bandara 2,2 Triliun di Kalsel

Presiden Jokowi saat meresmikan Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Rabu siang. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARBARU – Saat meresmikan Bandara Internasional Syamsudin Noor, Jokowi menitipkan sejumlah harapan dan pesan.

Sebelumnya, Jokowi meresmikan langsung bandara senilai Rp2,2 triliun itu.

Peresmian di Banjarbaru, Rabu (18/12) siang. Jokowi membawa sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju. Tampak pula, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Dengan keberadaan bandara internasional, Jokowi ingin infrastruktur dan kawasan industri Banua -sebutan Kalsel- juga meningkat.

Dalam sambutannya, mula-mula Jokowi menyinggung soal ketatnya persaingan antar-negara.

Oleh sebabnya, peningkatan infrastruktur dan kawasan industri juga wajib ditingkatkan.

“Antarnegara saat ini persaingannya sangat sengit sekali, kalo daya saing kita kalah, jangan bermimpi negara kita bisa maju,” kata Jokowi usai meresmikan Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Jokowi menyebut Indonesia tidak akan mungkin bisa berkompetisi jika infrastrukturnya rendah.

Maka dari itu, di masa pemerintahannya saat ini pembangunan jalan tol, bandara, pembangkit listrik, pelabuhan dan kawasan-kawasan industri terus dikebut.

Sejak menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia di 2013, stok infrastruktur negara sebutnya hanya 37 persen.

“Hal tersebut membuat daya saing kita menjadi rendah,” ujar dia.

Dengan adanya infrastruktur jalan tol, dia berharap semua kawasan perkebunan, pertanian, perikanan bisa terhubung dengan sentra industri.

“Di sinipun juga sama, airport ini juga mesti disambungkan dengan kawasan-kawasan yang tadi saya sebut, dan itu adalah tugas provinsi, kabupaten dan kota,” sambungnya.

Presiden juga memuji keseriusan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat membangun bandara.

Jokowi menceritakan tiga tahun lalu dia bertemu dengan sang gubernur untuk pembesaran bandara. Untuk menugaskan pembebasan tanah bandara baru.

Dalam satu tahun pemerintah provinsi Kalsel berhasil menyelesaikan hal tersebut.

Maka tak heran, jika dalam peresmian siang tadi banyak pujian yang terlontar dari mulut Jokowi.

Sebelumnya Jokowi tiba di Kalsel pada pukul 11.38 waktu setempat.

Mengenakan kemeja putih lengan panjang Jokowi tampak didampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

“Dengan mengucap bismillah, siang hari ini saya resmikan Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kalsel,” ujar Jokowi.

Pantauan apahabar.com, Jokowi langsung menjabat erat tangan Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

“Saya sangat kaget pas masuk di bandara baru ini dulu di sana (menunjuk ke terminal lama), sekarang di sini emang bagus dan gede banget,” ujar eks gubernur DKI Jakarta itu.

Menurutnya, Bandara Internasional Syamsudin Noor ini memang patut dibanggakan.

“Terminal yang lama 9 ribu meter persegi sekarang 77 ribu meter persegi, berapa kali lipat itu, 8 kali lipat dari yang lama, kemudian kapasitasnya dulu 1,3 juta per tahun sekarang 7 juta penumpang per tahun, loncatannya sagat tinggi,” ucapnya.

Dengan perluasan bandara baru yang berkali lipat ini, Jokowi meminta agar PT Angkasa Pura tetap perlu berhati hati dengan lonjakan penumpang.

“Hati hati, karena tadi saya cek pertumbuhan pergerakan penerbangan itu 10 persen lebih, pertumbuhan penumpang 7 persen lebih, mungkin gak sampai 10 tahun itu nanti bisa dibesarin lagi,” candanya.

Pertumbuhan persentase yang begitu signifikan membuatnya heran ada apa dengan Kalsel.

“Saya tidak tahu di Kalsel ini ada apa?, Pertumbuhannya cepat sekali. Yang jelas saya tau di sini ada Intan, desainnya juga intan,” terangnya.

Kemudian Jokowi juga mengingatkan untuk pemerintah provinsi agar fokus pada tujuan utama dari Bandara Internasional Kalsel.

“Boleh bangga tapi yang paling penting tindak lanjut dari ini untuk menimbulkan manfaat kepada masyarakat “oh saya lebih baik, oh saya lebih sejahtera”. Nanti ini tugas pak gubernur sambungkan ke masyarakat efek bandara ini,” ujar eks Wali Kota Solo itu.

Sebagai penutup, Jokowi membacakan pantun.

“Pergi ke danau mendayung sampan, sampan melaju terpercik air, bandara baru Kalsel, semoga rakyatnya rejeki deras mengalir,” ujarnya mengakhiri.

Baca Juga: Senator Kalsel Soal Peresmian Bandara Syamsudin Noor: Harus Pacu Wisatawan

Baca Juga: Baru Dioperasikan, Penumpang Syamsudin Noor Melonjak Drastis

Baca Juga: FOTO: Sah, Presiden Jokowi Resmikan Bandara Internasional Syamsudin Noor

Baca Juga: Bandara Internasional Syamsudin Noor Pukau Jokowi!

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Polres Tapin, 31 Warga Terjaring
apahabar.com

Kalsel

HSU Pusat Layanan Unggulan Kampung KB Kalsel
apahabar.com

Kalsel

RTH Baru di Marabahan Berkonsep Titian
apahabar.com

Kalsel

Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin Berpaling dari Tim Gugus Tugas, Apa Alasannya?
apahabar.com

Kalsel

Di Tabalong, Dirbinmas Polda Kalsel Bicara Covid-19 hingga Netralitas Aparat di Pilkada
apahabar.com

Kalsel

BNNK Banjarmasin Kembali Kembangkan Kapasitas Pegiat Anti Narkoba
apahabar.com

Kalsel

Jalur Prestasi untuk Siswa SMP di Banjarmasin, Intip Syaratnya
apahabar.com

Kalsel

Merasa Dirugikan, Wanita di Banjarmasin Timur Laporkan Mantan Suami ke Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com