Resmi, Banjarmasin Hanya Izinkan SMP Sekolah Tatap Muka Januari 2021 Sekolah Tatap Muka di Kalsel, Banyak Laporan Kekhawatiran Ortu Rontok Lagi! Bawaslu RI Tolak Laporan Keberatan Denny Indrayana Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri

Dewan Kota Minta Ada Evaluasi Izin Reklame

- Apahabar.com Kamis, 19 Desember 2019 - 18:47 WIB

Dewan Kota Minta Ada Evaluasi Izin Reklame

Salah satu reklame di Jalan A. Yani, kini reklame itu sudah dibongkar dan anggota dewan meminta pemkot mengevaluasi ulang perizinan reklame. Foto- apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota DPRD Banjarmasin, Gusti Yuli Rahman meminta pemerintah kota (pemkot) melakukan evaluasi seluruh izin reklame, baik itu resmi mau­pun tidak.

Karena menurutnya saat ini pemasangan reklame atau baliho sudah merusak estetika kota dan membuat kumuh.

Yuli Rahman memberi contoh, seperti tepat di kawasan Jalan A Yani, di mana pemasangannya ada di tengah trotoar, meski kini semua sudah dirobohkan.

“Sudah saatnya pemkot menge­valuasi semua perizinan reklame yang terpasang, di semua sudut kota Banjarmasin,­” ujar anggota komisi I ini.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, kendati sudah dibongkar, harus disikapi dan perlu meningkatkan pengawasan terhadap semua reklame yang ada di Banjarmasin.

“Paling tidak dinas yang bersangkutan melakukan penertiban perizinannya, agar para advertising tidak sembarangan mendirikan reklame. Pasalnya, selain membahayakan masyarakat, juga akan merusak estetika kota,” jelasnya.

Yuli menilai, banyak dari kondisi reklame sendiri sudah tak berizin, tapi masih berdiri tegak, bahkan dilihat segi kondisi bangunannya, selain berusia tua ditambah kualitas material sudah berkarat.

Berkaitan dengan itulah ujarnya, pemkot harus mengulang, serta menata kembali, terutama tiang papan reklame, agar para advertising tidak sembarangan memasang reklame yang dipesan tersebut. “Memang mereka telah membayar pajak, tetapi keselamatan dan keindahan perlu diperhatikan,” lanjutnya.

Semua itu dikatakan Yuli dikarenakan tidak memaksimalkan pengawasan terhadap pihak adveritising. Menurut Yuli, semestinya ada ketegasan, apabila pihak advertising tidak mengindahkan peraturan tersebut.

“Pemasangan baliho itu harus mengutamakan keindahan dan keselamatan serta memberikan hak pengguna jalan, bukan sebaliknya malah diabaikan hak-hak mereka terutama hak pejalan kaki,” pungkasnya.

Baca Juga:  Baliho di Trotoar Jalan Ahmad Yani Disorot, Halangi Lintasan Difabel  

Baca Juga: Ma’ruf Amin: Pemerintah Tingkatkan Akses Lapangan Kerja Bagi Difabel

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tamu Bupati Tapin Wajib Cek Suhu Tubuh 
apahabar.com

Kalsel

9 Wilayah Kalsel Masuk Peringatan Dini BMKG, Berikut Prakiraan Cuacanya
apahabar.com

Kalsel

[KLARIFIKASI] Polres Tabalong Tetap Proses Hukum Terduga Maling Jahe
apahabar.com

Kalsel

Acer Day 2019 Gebrak Banjarmasin, Menangkan Trip ke Korea dan 2222 Hadiah Sensasional
apahabar.com

Kalsel

Cegah Kelebihan Muatan, Dishub Banjarmasin Kembali Pasang Portal Jembatan Besi Kuin Utara
apahabar.com

Kalsel

Ortu di Batola Boleh Larang Anak Kembali ke Sekolah

Kalsel

Sebelum Damai dengan Julak Larau, Rizwan Mimpi Bersua Sang Ayah Anang Ardiansyah

Kalsel

Pemilih Difabel Kritik Simulasi Pemungutan Suara di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com