Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Dihajar Vietnam 3-0, Doan Van Hau Jadi Mimpi Buruk Timnas U-22

- Apahabar.com Selasa, 10 Desember 2019 - 21:04 WIB

Dihajar Vietnam 3-0, Doan Van Hau Jadi Mimpi Buruk Timnas U-22

Duel Timnas U-22 vs Vietnam di SEA Games 2019. Foto-Istimewa

apahabar.com, MANILA – Timnas U-22 Indonesia gagal mempersembahkan emas SEA Games 2019. Menyusul kekalahan 0-3 dari Vietnam di laga pamungkas yang digelar di Stadion Rizal Football, Manila, Selasa (10/12) malam.

Pada laga ini, gelandang Barito Putera, Evan Dimas terpaksa ditarik keluar saat pertengahan babak pertama. Tak ayal membuat kekuatan lini tengah Tim Garuda Muda sedikit timpang.

Evan Dimas mengalami cedera parah pada menit ke-20 setelah mendapat tekel keras dari Doan Van Hau.

Akibat cedera parah, Evan Dimas terpaksa ditarik keluar dan digantikan Syahrian Abimanyu.

Selepas itu, Doan Van Hau mencetak gol ke gawang Indonesia pada menit ke-40.

Bola tandukan pemain belakang Vietnam itu masuk ke gawang Merah Putih menyambut umpan tendangan bebas Do Hung Dung.

Vietnam mendapat hadiah tendangan bebas setelah Asnawi Mangkualam melakukan pelanggaran terhadap pemain Vietnam.

Kedua tim memulai pertandingan dengan tempo tinggi. Vietnam memiliki peluang bagus pertama melalui sepakan voli Ha Duc Chinh yang melebar pada menit ke-15.

Faruda Muda coba membalas di sisa waktu babak pertama. Namun, hingga turun minum, pasukan Indra Sjafri masih tertinggal 0-1 dari Vietnam.

Di babak kedua, Indra Sjafri memasukkan Egy Maulana menggantikan Witan Sulaeman. Permainan Osvaldo Haay dkk juga lebih keras, mengimbangi perlawanan Vietnam.

Sama-sama menekan, tapi Vietnam yang bisa mencetak gol di menit ke-59. Do Hung Dung menjebol gawang Indonesia, memanfaatkan kesalahan Bagas Adi dalam melakukan clearance.

Bola liarnya langsung disepak dari luar kotak penalti, sempat membentur sedikit sebelum masuk ke gawang Indonesia. Vietnam memimpin 2-0.

Di menit ke-71, Timnas punya kans lewat sepakan jarak dekat Osvaldo. Namun, sepakannya masih bisa diblok barisan belakang Vietnam. Alih-alih memperkecil skor, Indonesia malah kembali kebobolan. Doan Van Hau bisa merobek gawang Nadeo untuk kali kedua di menit ke-73.

Berawal dari tendangan bebas Nguyen Hoang Duc, bolanya gagal ditepis dengan baik oleh Nadeo sehingga membentur mistar kanan gawang Indonesia. Bola muntahnya bisa dicocor Doan Van Hau untuk menjadikannya gol ketiga Vietnam.

Pada menit ke-76, pelatih Vietnam, Park Hang-seo, dikartu merah karena melakukan protes keras. Hang-seo, yang sudah melawan Timnas tiga kali sepanjang 2019, meninggalkan bench-nya sambil marah-marah.

Menit ke-80, Garuda Muda punya peluang lewat kombinasi serangan Egy dan Muhammad Rafli. Sepakan Egy sempat diblok Van Toan, bola liarnya kemudian diteruskan Muhammad Rafli, namun bolanya bisa digagalkan Nguyen Thanh Chung di mulut gawang.

Di sisa waktu, Garuda Muda tak mampu memperkecil skor dari Vietnam. Kekalahan 0-3 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Hasil ini membuat Timnas cuma meraih medali perak. Sementara medali emas jatuh ke tangan Vietnam.

Susunan pemain:

Indonesia: Nadeo Argawinata, Andy Setyo, Bagas Adi, Firza Andika, Asnawi Mangkualam, Evan Dimas Darmono (Syahrian Abimanyu 20′), Zulfiandi, Witan Sulaeman (Egy Maulana Vikri 46′), Rizki Sani (M Rafli 64′), Saddil Ramdani, Osvaldo Haay

Vietnam: Nguyen Van Toan, Huynh Tan Sinh, Ho Tan Sai, Doan Van Hay, Ha Duc Chinh, Nguyen Thanh Chung, Nguyen Duc Chien, Nguyen Trong Hoang, Nguyen Hoang Duc (Trong Van Thai Quy 69′), Do Hung Dung, Nguyen Tien Linh

Baca Juga: SEA Games 2019: Akhir Penantian Tim Voli Indonesia Selama 10 Tahun Raih Emas

Baca Juga: Siap Bangkit, Djanur Enggan Terkecoh Kekalahan PSM dari Persela

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Suka Marah ke Atlet, Pelatih Senam Diskor 8 Tahun
apahabar.com

Sport

Selain Evaluasi Implementasi Filanesia, PSSI Juga Lakukan Talent Scout di Banjarmasin
apahabar.com

Sport

Tekuk Arema FC, Barito Putera Menutup Liga 1 di Peringkat 13

Sport

Selangkah Lagi, Barito Kuala Miliki Dinding Panjat Standar
apahabar.com

Sport

Hasil Liga Italia: Drama 7 Gol dalam Duel Inter Milan vs Fiorentina
apahabar.com

Sport

Link Live Streaming Barito Putera vs Persebaya Malam Ini, Wajib Tiga Angka!
apahabar.com

Sport

Manajemen Borneo Bantah Terlibat Pengaturan Skor
apahabar.com

Sport

Kriteria Djanur Terkait Sosok Pengganti Donni Monim
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com