apahabar.com
Proses evakuasi dua nelayan asal Desa Rampa, Kotabaru yang selamat usai mengapung di laut selama tiga jam. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Angin kencang diiringi gelombang tinggi menghantam perahu nelayan Rampa Lama, Kecamatan Pulau Laut Utara, di Perairan Tanjung Pemancingan, Kotabaru, Minggu (8/12).

Akibatnya, perahu yang ditumpangi dua nelayan bernama Sahlan (46) dan Salman (40) tenggelam.

Saat itu, dua nelayan tersebut berusaha menyelamatkan diri dari maut. Keduanya mengapung menggunakan galon air kosong dan ember di permukaan laut selama tiga jam.

Beruntung, dua nelayan yang sudah terlihat lemas terselamatkan oleh Kapal TB Buma Agata yang sedang melintas di perairan tersebut.

Saat itu, Capten Kapal TB Buma Agata melihat dua orang sedang berenang. Seketika Capten Kapal berinisiatif melabuh jangkar untuk melakukan pertolongan terhadap dua orang nelayan tersebut.

Setelah dipastikan dua nelayan itu selamat, Capten Kapal lantas menghubungi agen yang berada di Kotabaru untuk mengabarkan pemuaan nelayan asal Desa Rampa tersebut.

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, melaui Kasubbag Humas Polres Kotabaru, Iptu H Gatot mengatakan setelah pihaknya mendapat informasi tersebut, personel Sat Polair Polres Kotabaru diterjunkan menuju tempat kejadian perkara menggunakan sarana apung Kapal KP. XIII – 40 – 1006.

Setibanya di atas Kapal TB Buma Agata, personel Sat Polair Polres Kotabaru lalu melakukan pengecekan terhadap kondisi korban selamat.

“Nah, saat itu juga, dua orang korban selamat pun di evakuasi menggunakan KP. XIII – 40 – 1006 menuju kantor Sat Polair Polres Kotabaru untuk di mintai keterangan lebih lanjut terkait peristiwa yang dialaminya,” pungkas H Gatot.

apahabar.com
Dua nelayan setelah porses evakuasi di ruang Sat Polair Polres Kotabaru. Foto-Istimewa.

Baca Juga: Saat Polisi Bantu Warga Kaharingan Bangun Panggung di Kotabaru

Baca Juga: Kado Manis di Hari Armada, 2 Prajurit Lanal Kotabaru Terima Penghargaan

Reporter: Ahc20
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin