ga('send', 'pageview');
Ribuan Gram Sabu Gagal Edar, BNN Kalsel Diapresiasi Pusat Banjir di Pelaihari, Warga Diminta Waspada Hujan Susulan Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin Resmi, Wali Kota Banjarmasin Terbitkan SE Tahun Ajaran Baru




Home Dishut Kalsel

Rabu, 4 Desember 2019 - 12:30 WIB

Dilindungi Undang-Undang, Seekor Kucing Hutan Dilepasliarkan di Balangan

Redaksi - Apahabar.com

KPH Balangan melepasliarkan seekor kucing hutan di Hutan Pal Batu, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Senin (2/12) kemarin. Foto-Istimewa

KPH Balangan melepasliarkan seekor kucing hutan di Hutan Pal Batu, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Senin (2/12) kemarin. Foto-Istimewa

apahabar.com, PARINGIN – KPH Balangan kembali melepasliarkan seekor kucing hutan di Hutan Pal Batu, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Senin (2/12) kemarin.

Itu dilakukan karena satwa tersebut termasuk hewan yang dilindungi. Sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi.

“Kita mendapat laporan bahwa ada seekor anak kucing hutan yang berhasil dievakuasi warga. Tim kita langsung melakukan penjemputan menuju lokasi penemuan satwa dilindungi tersebut,” ucap Kasi Perlindungan Hutan KPH Balangan, Muhammad Emir Faisal melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Rabu (4/12) siang.

Kucing hutan itu ditemukan oleh warga Desa Murung Sari RT. 01, No. 01, Kecamatan Amuntai Selatan bernama Rahman, pada 19 Oktober 2019 lalu.

Saat itu, Rahman menduga kucing hutan itu sedang kelaparan dan berusaha mendekati burung yang terperangkap di penjaringan miliknya. Alhasil, kucing itu juga ikut terperangkap.

“Sebenarnya ada dua kucing hutan yang terjaring di pejaringan burung milik saya. Namun, satunya berhasil melarikan diri,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, sebelum dilepasliarkan, kucing hutan itu dikarantina terlebih dahulu selama 43 hari sembari dilakukan pengecekan kesehatan secara rutin. Mengingat, hewan itu rentan akan stres.

Baca Juga: Hasil Lelang Jadi Dana Bagi Hasil, Dishut Tetap Tingkatkan Patroli

Baca Juga: KPH Kayu Tangi Bagikan Ribuan Bibit Gratis di Car Free Day

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Puja Mandela

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Persemaian Permanen BPTH Kembangkan Kaliandra untuk Pangan Lebah Madu Kelulut
apahabar.com

Dishut Kalsel

Melalui Bimtek, Dishut Kalsel Pasang Badan Dukung Pengembangan Serai Wangi
apahabar.com

Dishut Kalsel

Belasan Tanaman Mati, KPH Tala Langsung Tanam Bibit Baru
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dishut Kalsel Terus Distribusikan Bibit Pohon
apahabar.com

Dishut Kalsel

Tambah Pengetahuan Pengamanan Hutan, Dishut Kalsel Gelar Bimtek
apahabar.com

Dishut Kalsel

Budidaya Kelulut di Desa Hampang Kotabaru Terus Berkembang
apahabar.com

Dishut Kalsel

Desa Haruyan Dayak di HST Akan Ditanami Kayu Manis hingga Jahe
apahabar.com

Dishut Kalsel

Air Terjun Gemuruh Asikan di Tanah Bumbu Segera Dikembangkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com